Desnaini .S.Pd.I

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
TIDAK USAH BIGUNG
Dok goole

TIDAK USAH BIGUNG

T62

Khusus di bulan Ramadhan, biasanya sholat witir dilaksanakan setelah sholat tarawih.

Dan dihari selain bulan Romadhon Sholat witir juga kita laksanakan sebagai penutup dari ibadah qiyamul lail seperti sholat tahajud, sholat hajat serta sholat sunat lainnya.

Rasulullah SAW mengajarkan sholat witir dilakukan dengan jumlah ganjil. Sesuai dengan hadits berikut:

Nabi Muhammad saw pernah bersabda: "(Sholat) Witir itu adalah hak setiap muslim, siapa yang lebih suka witir lima rakaat, maka kerjakanlah, dan barang siapa yang lebih suka witir satu rakaat, maka kerjakanlah," (Hadis shahih, riwayat abu Daud: 1212 dan al-Nasa'i: 1693).

Waktu pengerjaan sholat witir adalah setelah mengerjakan sholat sunnah lainnya, dan boleh pada permulaan malam (sehabis isya), pertengahan malam, atau menjelang waktu subuh.

Hal ini sesuai dengan hadis yang meriwayatkan bahwa Aisyah RA pernah mengatakan: "Dari setiap malam, Nabi Muhammad SAW pernah mengerjakan sholat witir pada permulaan malam, tengah malam, akhiran malam, dan berakhir pada waktu subuh," (Hadits shahih, riwayat Bukhari:941 dan Muslim: 1230).

Adapun bacaan niat sholat witir yang dilakukan sendirian dan tata cara mengerjakan serta doa yang dianjurkan dibaca setelah mengerjakan sholat ini adalah sebagai berikut :

1. Niat Salat Witir Sendiri Satu Rakaat

أصلى سنة من الوتر ركعة لله تعالى

Ushallii sunnatam minal witri rak'atal lillaahhi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat shalat sunnat witir satu rakaat karena Allah ta'ala."

2. Niat Salat Witir Sendiri Tiga Rakaat Sekaligus

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal witri tsalâtsa raka‘âtin mustaqbilal qiblati adâ’an lillâhi ta‘âlâ

Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunnah shalat witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala

Tata cara pelaksanaannya sebagai berikut:

Salah satu dasar pendapat tersebut ialah hadis yang diriwayatkan Imam Muslim, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: "Barang siapa di antara kalian yang khawatir tidak bisa bangun di akhir malam, hendaklah ia witir dan baru kemudian tidur. Dan siapa yang yakin akan terbangun di akhir malam, hendaklah ia witir di akhir malam, karena bacaan di akhir malam dihadiri (para Malaikat) dan hal itu adalah lebih utama," (Hadis Shahih Muslim Nomor 1256).

Sementara kebiasaan orang kita mengerjakan sholat witir ketika masuk bulan romadhon secara berjamaah di mesjid. mereka yang berniat akan melakukan sholat tahajud pada tengah malam, hanya mengikuti jamaah tarawih, atau bisa pula tetap berjamaah sholat witir dengan niat sholat sunnah mutlaq

Cara melaksanakan Sholat Witir Sendiri (tidak berjamaah)

Cara pertama:

Bagi yang mengerjakan sholat witir 1 rakaat , dikerjakan dengan 1 kali rujuk dan sujud lalu salam .

Cara kedua :

Bagi yang mengerjakan Sholat witir 3 rakaat tersambung sekaligus dengan satu salam, dilakukan tiga rakaat tanpa tasyahud awal, dan diakhiri dengan salam.

Namun ada juga yang melakukan dengan cara 2 salam , seperti 2 sujud ditutup dengan salam dan ditambah 1 sujud dan salam

Meskipun ada perbedaan pendapat ulama mengenai anjuran cara sholat witir tiga rakaat, yang semuanya didasari dalil-dalil kuat, para ulama Mazhab Syafii juga memperbolehkannya.

Jadi tidak usah bigung dan i perdebatkan ,sehingga menjadikan perbedaan lakukan sesuai kebutuhan dan keyakinan masing & masing saja sesuai Mazhab yang di yakini.

Bacaan Doa Setelah Sholat Witir

Setelah mengerjakan salat witir disunnahkan membaca doa berikut ini dengan diulang sebanyak tiga kali.

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسُ 3x

Subhaanal malikil qudduus

Artinya:"Maha Suci Allah Yang Maha Merajai dan Yang Maha Bersih."

Kemudian, dilanjutkan dengan kalimat

رَبُّ الْمَلآئِكَةِ وَالرُّوْحِ

(robbul-malaa-‘ikati warruuh)

Artinya "Yang Menguasai para Malaikat dan Ruh/Jibril."

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post