Desnaini .S.Pd.I

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
APAKAH  YANG SALAH ?

APAKAH YANG SALAH ?

T103

Menemukan gambar tersebut di kirim melalui link facebook dari seorang teman, melihat fenomena tersebut trenyuh rasa di hati sebigininyakah ..? kondisi negara kita yang kaya raya dan melimpah ruahnya orang - orang pintar tapi kenapa mencari pekerjaa sesulit ini , terlontar kata dari seorang anak muda buat apa sekolah tinggi, nyatanya mereka yang sudah lulus dan berilmu tinggi pun sangat sulit mencari pekerjaan.

Benar juga ya..?

Timbul pertanyaan kenapa tidak buka usaha ? ,

Nah pertanyaan ini mengundang permasalahan baru dengan rentetan pertanyaan lain menyusul yang akan membuat pening kepala hmmm ....,

Sementara waktu sudah terbuang sekian tahun dengan biaya yang tidak sedikit sampai orang tua ngutang sana sini untuk biaya sekolah, Hingga setelah selesai sekolah tinggi utang orang tua juga sudah menumpuk, berharap anak dapat pekerjaan untuk dapat mencicil sisa hutang, berbagai upaya dan cara dilakukan orang tua untuk menyekolahkan anaknya, hanya untuk mendapatkan predikat sarjana, dengan harapan setelah selesai sarjana bisa menjadi ASN begitulah sebagian besar keinginan orang tua , termasuk juga keinginan almahum orang tuaku. Namun nasib berpihak lain, aku belum di takdirkan untuk menjadi ASN sampai saat ini. Dan mungkin aku tidak pernah akan berharap lagi karena umurku sekarang sudah tak muda lagi. Dengan melihat kenyataan yang ada sekarang untuk menjadi tukang ojek saja sulitnya juga minta ampun hingga rela ngantri bermandi keringat fenomena itu terjadi saat ini. Kasarnya kalau hanya mau jadi tukang ojek ya ndak usah sekolah tinggi , Hal ini ku jadikan cermin bagi anakku yang sudah 2 tahun lulus SMA dan memang tidak ingin kuliah malah dia ingin melanjutkan asah pemndidikan untuk mengasah skill dan keahlian di bidang bisnis .

Beberapa hari lalu aku juga mendengar hal yang sama , keluhan dari beberapa ibu - ibu tetangga , secara tak sengaja terdengar saat berbelanja di warung.., Ehhhm berita yang ku dengar sepintas itu sama persis dengan kiriman gambar yang bertulisan " RIBUAN SARJANA NGANTRI HANYA UNTUK JADI TUKANG OJEK, DISAAT YANG SAMA RIBUAN BURUH ASING DI BERI PEKERJAAN YANG JAUH LEBIH BAIK DARI ANAK BANGSA SENDIRI, kalimat ini sangat memukul dan penuh tanda tanya , Apakah yang salah ..? bagi kami yang tidak banyak paham kondisi dan keadaan saat ini katanya sedang carut marut dan kacau balau, di tambah lagi ulah si wabah Covid -19 yang tak kunjung mereda.

Namun kondisi timpang sangat kelihatan yang kaya semakin kaya dan miskin tambah miskin, ini lagu siapa ya ? hehe , Apakah yang salah ? dan siapakah yang salah...? bigung memang melihat begitu banyak sudah pengangguran sarjana. Bahkan lucunya banyak sarjana yang lari dari jurusan yang ia pilih saaat pendidikan, contohnya keponakankanku seorang sarjana pertanian sudah selesai 2 tahun yang lalu, dan pekerjaaan melanjutkan usaha orang tua di bidang kuliner, dan keponakan satunya sarjana keuangan selesai tiga tahun yang lalu, kerjaannya jualan pulsa dan buka konter lumayan nyambunglah, dan sangat disayangkan banyak lulusan sekolah tinggi dan sarjana namun hanya menjadi tukang parkir dan ojek online ..., Apakah yang salah ? Atau dulunya salah pilih jurusankah ...? Atau apa yang perlu di perbaiki dalam pendidikan ini, sehingga banyak yang lari dari jurusannya hmm sepertinya makin sulit dan membingungkan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post