Tafakur Diri
Menguliti kesalahan diri, pernah dan mampukah kita melakukannya? Seringkali karena ego yang menguasai, apa yang kita katakan seolah itu adalah pembenaran yang paling benar. Tanpa kita memahami, bagaimana bila kita ada di posisi terbalik?
Banyaknya kasus dan kejadian yang menimpa Indonesia akhir-akhir ini lama kelamaan membuat hati teriris. Muncul terus pertanyaan, mengapa dan mengapa tanpa tahu jawabannya. Beberapa saat yang lalu, hujatan pada sosok guru terus mengalir. Lalu, berganti arah ke ranah hukum. Dan hari ini, kita mau tidak mau diperlihatkan pada tanggapan-tanggapan Yang terhormat jajaran para menteri. Wallahu a'lam bisshowab.
Akan tetapi, tentu saya tidak sedang membahas fenomena tersebut. Saya melihat dari sudut pandang seorang pendidik. Apabila generasi muda terus menerus disuguhi "keteladanan" dari dunia luar seperti itu, bagaimana Indonesia pada 2045 nanti? Doa terus kita alirkan, semoga tidak ada "98 yang terulang.
Aamiin....
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
