Bu Lantur
Siang yang berat seberat langit yang membawa beban benda-benda langit. Berat, tetapi mau tidak mau harus dijalani. Sebuah takdir yang entah baik, entah buruk. Begitulah rasanya menjadi guru di era sekarang ini. Kirani menghela napas sambil mengangkat buku-buku dari mejanya. Sekali lagi dpandangnya seluruh ruangan kelas yang kosong. Setelah memastikan anak-anak tidak ada yang tertinggal karena mungkin ketiduran, dia pun melangkah pelan keluar. Ditariknya engsel pintu, lalu dikunci. Tidak ada bunyi tak tak tak dari sepatunya karena ia memakai sepatu casual, bukan hells.
Hampir mendekati ruang guru, langkahnya terhenti. Tatapannya tajam seolah menembus sesuatu. Sehela napasnya terhembus dan langkah pun kembali maju.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
