Ketika Harapan Tak Sesuai Kenyataan
6 Juli 2026 adalah hari terakhir rangkaian kegiatan semester genap. Hari ini adalah waktunya pembagian rapor. Setelah melalui berbagai ritual yang sungguh menguras segalanya, alhamdulillah, 29 santri di kelas saya dinyatakan naik. Apakah ada yang tidak naik? Bagi kami, madrasah berbasis pondok pesantren, tentu saja ada dan masih usum.
Biasanya, puncak dari pembagian rapor adalah sakit yang menyertai. Sudah saya pahami dan saya terima dengan ikhlas. Mulai dari batuk, pilek, terkadang vertigo. Tapi kali ini, asam lambung saya yang naik. Ya Allah, sungguh tak mampu saya gambarkan bagaimana keadaan waktu itu. Praktis tiga hari saya tak mampu bangun. Dalam kondisi demikian, santri saya ada yang mengikuti lomba resensi yang diadakan oleh perpustakaan daerah Kabupaten Ponorogo. Karena mencari anak yang mau membaca dan menulis resensi tidaklah mudah, begitu ada yang mau, saya pun singgap membantunya. Entah bagaimana nanti hasilnya, saya hanya pasrah.
Padahal, malam tanggal 6 adalah acara yang telah lama saya tunggu, yaitu pembukaan haflah. Pada pembukaan haflah, acaranya selalu meriah dan penuh luapan kegembiraan. Apalagi dimeriahkan oleh Cak Yudho dan Cak Komet, serta band lokal. Sayangnya, saya hanya mampu berbaring di kasur. Bahkan, saya tertidur mulai pukul 19.00 WIB. Ketika terbangun karena perut saya yang sangat sakit sekitar pukul 01.00 dini hari, live telah berakhir. Hiks...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
