Persiapan Pendalaman Materi TKA
Setiap hari Jumat mendekat, saya merasa bahagia karena itu artinya libur sekolah hampir tiba. Akan tetapi, bila hari Jumat mulai menjelang Magrib, gundah gulana pun tiba. Sabtu adalah hari paling berat bagi saya karena harus mengajar pendalaman materi TKA mapel bahasa Indonesia Lanjut. Tentu berat mengingat saya pun masih harus mendalami materi yang terakhir saya pelajari pada tahun 2000 dan sekarang justru harus mengajar pendalaman. Hiks . . .
Tahun ini adalah tahun ke-2 adanya ujian TKA di kelas 12. Bila tahun kemarin masih ada pilihan boleh mengikuti boleh tidak maka tahun ini, di madrasah kami, semua murid kelas 12 diwajibkan dengan pertimbangan akan digunakan ketika mendaftar SNBP. Entahlah, sejatinya apakah hasil TKA ini benar-benar dapat dijadikan "pembantu" dalam memasuki gerbang PTN? Jawabannya masih wallau a'lam. Setiap kebijakan seolah tidak selalu dipikirkan secara matang. Bahkan, MBG saja memasaknya terkadang kurang matang, wakakakaka. . . Ups.
Yang aneh lagi (menurut saya) adalah kebijakan pada mapel pilihan yang menyatakan bahwa murid boleh memilih mapel pilihan TKA sesuai dengan jurusan yang akan diambil ketika kuliah nanti. Kemudian, nilai TKA tersebut akan dijadikan sebagai pembanding dengan nilai rapor untuk seleksi jalur SNBP. Hal itu memang benar, tetapi tidak seharusnya ditelan mentah-mentah karena berakibat pada pemahaman yang salah pada murid. Akhirnya, ada murid peminatan agama di kelas 12 yang memilih mapel pilihan biologi pada TKA dengan alasan ketika kuliah ingin mengambil jurusan kesehatan. Menurut saya, ini suatu anomali. Bila mapel ciri khas pada peminatan agama di rapor kelas 12 adalah Tafsir, Ilmu kalam, Bahasa Arab, dan Hadist, lalu nilai pilihan biologi pada TKA akan dibandingkan dengan mapel apa di rapor? Entahlah, saya yang salah memahami atau memang benar-benar bisa murid jurusan agama menggunakan hasil TKA biologi sebagai "pendukung" memasuki perkuliahan jurusan kesehatan? Dan lagi-lagi jawabannya adalah wallahu a'lam bishowab.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
