Renungan dalam Secangkir Kopi
Bila pagi datang, berbagai rentetan masalah pun membentang. Bukan hanya bagi seorang yang menyandang gelar 'Ibu", melainkan semua yang masih menghembuskan napas satu persatu. Seringkali kita merasa menjadi orang paling merana sedunia, paling berat beban hidupnya, dan merasa paling menderita sejagat raya. Tanpa kita pernah merasa: bukankah semua orang memiliki masalah sesuai kapasitas mereka?
Kita sering meremehkan masalah orang lain hanya karena kita merasa berat dengan masalah diri sendiri. Ego yang terlalu tinggilah penyebabnya. Tak mau belajar mengambil hikmah dari setiap masalah yang dihadapi, pun terhadap masalah yang dialami orang lain. Rasa "merasa paling"lah penyebabnya. Hati yang keras ditambah ego yang tinggi seolah sebuah ramuan mematikan dalam jamu kehidupan.
Di sisi lain, bila masalah datang, kita seringkali tidak berfokus pada penyelesaian, tetapi keluhan. Padahal, mengeluh ke sana ke mari, justru menambah rasa kesal dan beban hati semakin berat. Akhirnya, hanya serangan penyakit yang datang tanpa disadari. Memang benar, mengeluh membuat diri seolah mendapat kekuatan. Akan tetapi, sejatinya hanyalah menambah beban karena semakin diri mengeluh, semakin keras hati kita, dan semakin tumpullah otak kita. Solusi atau penyelesaian tidak kita dapatkan, tetapi berbagai serangan penyakit yang datang menyerang. Maka, pilihan ada di diri kita, ingin tetap terus mengeluh atau mencari solusi atas setiap permasalahan yang dihadapi.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
