Pentigraf 11 (Sahabat Dokter)
Pagi ini Rita merencanakan bertemu dengan sahabat SMA-nya . Sahabatnya ini seorang dokter dan istri Camat. Bukan Rita membanggakan sahaba-sahabat yang berhasil. Rita ingin memaparkan arti persahabatan waktu di SMA tahun 1989. Bersahabat ada dua pilihan ke arah negatif dan arah positif. Sukses dan tidak sukses. Rita ingin menjelaskan bersahabatlah dengan satu tujuan bagaimana berbagi pikiran untuk memberikan masukan positif kepada kawan-kawan/sahabat. Bagaiana untuk menjadi seorang yang sukses dan berguna buat masyarakat dan negara. Tujuannya meraih cita-cita yang dapat dicontoh oleh generasi muda terutama putra-putri kita. Jika cita-cita berhasil suatu saat bertemu mempersatukan bahwa cita-cita telah berhasil diraih. Rita berpisah sekitar 31 tahun . Hari ini Rita bertemu sahabat lama di pandemi Covid-19 akhir tahun 2020.
Awal cerita ini enam tahun lalu Rita bertanya kepada sahabat-sahabat sekelas dimana sahabat Rizal (sebut saja nama sahabat dokter) dan Ine (sebut saja nama sahabat istri camat). Dr.Rizal pernah membuat status di facebook berbahagia bertemu dengan Rita di facebook . Pertemuan di facebook sejak 25 tahun yang lalu. Sejak itu Rita ditambahkan dalam grup whatsapp alumni 89. Ine bertemu dengan Rita di facebook 2 tahun lalu. Sejak itu Ine ditambahkan dalam grup alumni 89. Saat libur ini Rita bertemu dengan kedua sahabatnya. Walaupun ragu karena pandemi ovid-19. Tiba-tiba Ine mengirim pesan . “Rita bisa bertemu pukul 11.00 wib di puskesmas?” Rita “Aduh takut pandemi Covid-19”. Ine “Kita bertemu di kantor dr. Rizal dari situ berangkat ke lesehan”.
Rita berangkat pukul 10.00 wib dengan menggunakan gojek. Harganya Rp.104 ribu berarti jauh. E toll penumpang yang membayar. Pukul 11.00 wib Rita tiba di puskesmas. Rita langsung menelepon dr. Rizal. Ia mempersilahkan Rita naik ke lantai 4 diantar satpam puskesmas. Saat menuju ruangan dr. Rizal, Rita melihat di atas pintu ruangan Kepala Puskesmas. Rita merasa bangga sahabat dr. Rizal kepala puskesmas. Pertemuannya tidak berjabatan tangan. Jaga jarak. Wajib masker. Dr. Rizal mengatakan baru menyelesaikan tugas merazia masyarakat yang tidak bermasker. Hukumannya bukan sanksi sosial dan denda. Tetapi masyarakat yang terjaring tidak bermasker langsung di swab. Rita berpendapat dari segi positif jika tertangkap tidak bermasker di swab. Orang tersebut mengetahui dirinya positif dan negatif Covid-19. Masyarakat akan berhati-hati dan disiplin dalam 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Sehingga masyarakat tidak akan pernah lupa 3M. Sisi positif yang lain seseorang yang terdeteksi positif Covid-19 akan langsung dikarantina dan diobati. Sehingga mengurangi orang terpapar Covid-19 lebih banyak. Program yang sangat bagus dan perlu dicontoh. Menurut Rita perlu dikembangkan di setiap puskesmas. Rita lalu bertanya darimana dananya sampai begitu mudah untuk menswab setiap orang jika tertangkap tidak bermasker. dr. Rizal mengatakan dari pemda setempat. Rita melihat kota yang dikunjungi sangat bersih dan sepi. Tidak berapa lama Ine datang. Kami bercerita masa-masa di SMA 31 tahun lalu. Teman sekelas hampir 100 % berhasil. Setelah beberapa menit Dr. Rizal mengajak keluar ruangan sambil menginspeksi anggota di setiap lantai sambil menuju lantai dasar. Sampai di lantai dasar kami bertiga di antar sopir mencari lesehan yang bisa berempat dalam satu meja tetapi tidak dapat. Akhirnya ada rumah makan yang sangat besar dan menyediakan meja yang sangat besar untuk empat orang. Dari sini Rita mendapatkan pembelajaran yang berarti bahwa dalam sikap makan tidak berbicara sedikitpun menghindari cipratan air liur dari mulut. Rita berpendapat dalam hatinya bertemu dengan sahabat lama sebenarnya bukan untuk makan siang tetapi berbagi cerita meraih sukses. Situasi pandemi Covid-19 mewajibkan pertemuan sangat instan. Intinya rindu sudah terobati dan hilang selama 31 tahun. Pembelajaran hari ini menurut Rita pertemuan tidak dilarang asalkan wajib protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer. Jangan terlalu lama pertemuan . Pertemuan bertujuan yang sangat penting.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan