Pentigraf 13 (Rapid Test Antigen Berlaku 3 Hari)
Sore ini Rita mempersiapkan segala barang bawaannya. Pukul 02.00 wib dini hari Rita berangkat kembali ke kampung melalui transportasi udara. Hari ini 29 Desember 2020, hari kedua belas Rita di kota. Rita berkeyakinan rapid tes antigennya berlaku selama empat belas hari. Malam ini Rita tidak dapat tidur nyenyak. Rita bangun pukul 23.00.00 wib. Pukul 24.00 wib. Pukul 01.00 wib. Pada akhirnya Rita terbangun pukul 02.00 wib. Saat itu kakaknya Rita sedang masak mempersiapkan sarapan pagi di bandara. Pukul 3.00 wib Rita berangkat dari rumah dengan gojek. Sebelum berangkat Rita berdoa bersama dengan keluarga kakaknya.
Tiba di bandara pukul 04.00 wib subuh. Rita memasuki ruang pemeriksaan kesehatan. Rita menunjukkan rapid test antigen tiga belas hari lalu pada saat kedatangannya ke kota ini. Petugas pemeriksaan kesehatan bandara menolak. Rita harus menunjukkan rapid test antigen terbaru. Rapid tes antigen berlaku 3 hari . Peraturan terbaru rapid test antigen berlaku hanya 3 hari. Jika lebih dari 3 hari . Silahkan rapid test antigen ulang. Petugas menyuruh Rita memeriksakan di lab klinik bandara. Rita berangkat menuju lab klinik. Kebetulan tidak antri masih pukul 04.00 wib subuh. Rita dan putri memeriksakan diri untuk mendapatkan hasil pemeriksaan rapid test antigen terbaru. Tidak lebih dari 15 menit. Hasil pemeriksaan antigen rapid test Sars-CoV-2 negatif. Setelah menerima hasil pemeriksaannya Rita dan putri kembali ke petugas pemeriksa kesehatan. Petugas bandara menstempel surat hasil pemeriksaan rapid test antigen. Rita melanjutkan pemeriksaan security chek. Rita membawa tanaman monstera, anggrek bulan, anggrek thailand pemberian kawan yang tidak bertemu sejak 31 tahun lalu. Masing-masing satu tanaman dan masih anakan muda. Tanaman ini bebas lewat laser security check. Rita melaju pintu lima. Ruang tunggu penumpang. Ruangan masih sepi. Pukul 05.00 wib Rita sarapan pagi bersama Putri.
Tanpa di sadari Rita melihat ruang tunggu sudah ramai. Rita melihat penumpang berdiri menuju pesawat. Rita melihat tiketnya pukul 05.40 wib bersamaan dengan berdirinya semua penumpang. Rita bertanya apakah pesawat ini menuju ke kampungnya. Salah satu penumpang mengatakan ya. Rita mendapatkan nomor kursi di tengah. Rita memesan tiket tanpa menjaga jarak. Sehingga di dalam pesawat penumpang penuh tanpa menerapkan menjaga jarak. Rita berpendapat. Memang semua penumpang di pesawat membawa rapid test antigen. Ini menunjukkan penumpang bebas Covid-19. Rita berpendapat apakah dengan tidak menjaga jarak kemungkinan tidak terpapar covid-19 dikarenakan penumpang sudah di rapid test antigen. Oleh sebab itu Rita berpendapat setiap penumpang harus bijak dalam memesan tiket yang menerapkan menjaga jarak. Sehingga nyaman duduk di pesawat. Setelah dua jam di dalam pesawat. Pukul 08.10 wib pesawat yang ditumpangi Rita landing . Rita turun dari pesawat langsung menuju ruang tunggu. Di ruang tunggupun penumpang kurang memperhatikan menjaga jarak. Di pandemi Covid-19 dan mewabahnya varian Covid-19 yang baru di Inggris. Protokol kesehatan wajib dilaksanakan yaitu 3M memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan hand sanitizer/sabun. Rita berpendapat menjaga jarak sangat sulit diterapkan dan kurang dipatuhi. Tergantung dari kedisiplinan masing-masing induvidu/penumpang. Sehingga setiap induvidu wajib disiplin 3M. Jika tidak sanksinya langsung di swab, ini saran Rita . Di pandemi Covid-19 masih saja ada orang yang tidak disiplin. Sebagai contoh sebelum meninggalkan bandara penumpang harus mengisi eHAC manual atau online. Tetapi masih ada penumpang mau langsung keluar tanpa mengisinya. Sampai petugas mengingkat dengan memanggil-mangil penumpang yang berusaha untuk keluar. Menurut Rita sengaja atau tidak tahu atau ingin cepat-cepat keluar. Rita berkesimpulan dan berpendapat pada perjalanan libur selama 12 hari. Rita tidak pernah keluar ke tempat kerumunan. Jika terpaksa usahakan jangan bersentuhan. Hand sanitizer selalu di tangan karena hand sanitizer adalah faktor pendukung sekali menjaga penularan Covid-19. Setiap pekerjaan menggunakan tangan. Cucilah tangan setiap memegang sesuatu. Masker jangan pernah di lepas di tempat umum. Jika kita disiplin dengan protokol kesehatan. Mudah-mudahan tidak terpapar Covid-19.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
