Pentigraf Ke-2 Susu Kerbau
Pagi ini pukul 11.00 wib Rita tiba di bandara. Rita akan check in di pintu masuk. Pertanyaan pertama ada surat pemeriksaan rapid tes antigen. Rita menunjukkan hasil pemeriksaan. Petugas tidak memeriksa kesesuaian tiket dan hasil pemeriksaan rapid tes antigen. Sebab tiket keberangkatan atas nama anak bungsu Rita. Padahal yang berangkat putri ketiga Rita. Dengan sadar sebagai warga negara yang baik. Rita mengatakan “Kak tiket atas nama anak bungsu, tetapi yang berangkat putri ketiga ?” . Petugas mengatakan “Lapor ke kantor tiket yang bersangkutan . Rita melangkahkan kakinya ke kantor pesawat. Rita mengambil KIA , KTP, KK serta tiket. Rita melaporkan yang sebenarnya.
Petugas mencek keberangkatan atas nama Rita, Petugas lalu mengatakan administrasi perubahan nama Rp. 500 ribu. Rita kaget. Sepertiga dari harga tiket harus ditambah sebagai biaya balik nama. Rita bercanda kepada petugas “Kenapa saya jujur ya, kenapa saya ngak diam-diam saja. Biar uang saya tidak keluar. Petugas “ Tertawa, Oh ibu nanti di dalam di check in kesesuaian tiket dan ktp. Rita mengatakan : “ Oke terima kasih saya sebagai warga negara yang baik patuh hukum. Rita melanjutkan ke dalam ruangan untuk security check. Rita melanjutkan pemeriksaan keamanan barang yaitu untuk bagasi. Saat bagasi Rita bertanya bisa membawa minuman, ombus-ombus, nasi makan siang, dan susu kerbau yang sudah masak. Petugas mengatakan : “ Ibu, air di susu kernau harus dibuamg sebab uap susu kerbau menggangu kenyamanan penumpang. Rita ingin mengembalikan susu kerbau kepada Rizal. Tetapi Rizal sudah duluan pulang, malas menunggu. Petugas mengatakan tidak apa-apa. Ibu hanya airnya dibuang. Kemudian tutupnya diisolasi dengan isolasi biar jangan bau. Rita memasuki pintu ke ruang tunggu . Pintu terakhir. Petugas menanyakan apa isi tupper wear ini. Rita mengatakan susu kerbau. Di goyang-goyang susu kerbaunya. Dalam hati Rita seandainya tahu susu kerbau ditanya-tanyakan . Rita sudah memakan susu kerbau yang lezat dan enak itu. Susu kerbau adalah makanan kuliner kampung Rita. Rita menunggu di ruang tunggu. Rita beristirahat minum dan makan siang untuk menambah tenergi menuju ibukota.
Pukul 12.50 wib embarkasi pesawat. Sebelum naik pesawat. Rita mendokumentasikan putri di depan pesawat agar diingat pandemi Covid-19. Selama dua jam di pesawat tiga kali pengumuman cuaca buruk. Tanpa disadari mempengaruhi psikologi Rita. Tiba-tiba kepala sebelah kanan kram digosok minyak kayu putih tambah sakit. Rita berdoa dan bernyanyi lagu rohani. .Akhitnya rasa sakit hilang.. Tak lama kemudian pengumuman 30 menit pesawat landing. Sampai di bandara kedatangan melapor manual di eHAC tujuannya jika dalam dua minggu ada gejala batuk, dan panas segera hubungi dinas kesehatan setempat. . Rita s ditunggu kakaknya di pintu keluar. Sebelum menuju pintu keluar Rita berdoa terima kasih Tuhan sudah tiba dengan selamat. Berkati perjalanan Natal dan Tahun Baru. Mulai upijakkan kaki di kota ini ampaii kembali ke kampung halaman. Sehat, panjang umur dan terhindar dari Covid-19.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan