Kelas XII Sosial Lebih Minat Belajar Kimia Melalui Pembelajaran TIK TP 2020-2021
Tahun Pelajaran 2020-2021 mata pelajaran kimia sebagai mata pelajaran lintas minat di kelas XII Sosial pada SMA Negeri 1 Silaen. Pada kelas XII Sosial ini terdiri dari 3 rombongan belajar diantaranya XII sosial 1, 2 dan 3. Sebagai mata pelajaran lintas minat para siswa kurang menyukai pelajaran Kimia, dianggap sukar dan sulit dimengerti. Pada tahun pelajaran 2020-2021 situasi melanda dunia yaitu pandemi Covid-19. Pembelajaran di sekolah dilaksanakan secara daring (online) yaitu pembejaran jarak jauh (PJJ) dan luring. Setiap guru mata pelajaran mempersiapkan materi, laporan, absensi secara online dengan berbasis TIK (teknologi informasi dan komunikasi). Bagian kurikulum mewajibkan setiap guru memberikan PJJ dari sekolah melalui laptop dan line di sekolah sesuai jadwal masing-masing serta pemberian kuoata kepada peserta didik dan Guru.
Guru sebagai pengajar mata pelajaran Kimia merasa kuatir bagaimana mengajarkan Kimia pada ilmu peminatan alam dan sosial tanpa membedakan pemberian materi secara online pada kedua jurusan tersebut. Selama satu semester Guru berusaha mencari teknik bagaimana memberikan pembelajaran Kimia dapat dimengerti peserta didik ilmu sosial, pembelajaran secara tatap muka saja tidak dimengerti, apalagi secara online. Guru berpikir pasti peserta didik tidak ada yang belajar di ruang kelas maya (google meet). Guru berpikir materi Kimia tidak bisa dikuasai oleh ilmu peminatan sosial, Guru berpikir tidak akan ada siswa yang belajar sama sekali, entah bagaimana kelulusan peserta didik jurusan ilmu sosial ini.
Sesuai aturan terbaru kelas XII kelulusan tergantung sikap, nilai ujian sekolah dan nilai rapor semester satu sampai lima. Guru Kimia berusaha untuk menguasai TIK melalui pelatihan-pelatihan gratis dari IGI diantaranya google workspeace, aplikasi kinemaster, dan penulisan soal online. Pembelajaran tatap muka diubah menjadi pembelajaran daring , awalnya sangat sukar peserta didik hadir di ruang kelas maya (google meet) sangat sulit dan harus ditunggu sampai 30 menit. Guru menetapkan aturan setiap siswa untuk menscreenshot foto ikut kelas dunia maya dan mengirimkan tugas online, ternyata jurusan ilmu sosial lebih termotivasi mengirimkan tugas-tugas melalui whatsapp grup. Setiap pembelajaran daring melalui google meet peserta didik ilmu sosial lebih antusias menjawab pertanyaan yang diajukan Guru Kimia, pernah salah satu murid mengatakan”Saya tidak mengerti pelajaran Kimia karena jurusan ilmu sosial”. Guru Kimia mengatakan tidak ada diskriminasi semua sama-sama belajar Kimia tidak ada perbedaan. Guru Kimia memberikan pelajaran Kimia mulai sampai selesai sesuai waktu pukul 8.00-9.00 wib. Pembelajaran TIK Kimia yang lebih disukai hal ini terlihat pada ulangan harian online, link soal dibagikan di grup. Setiap siswa ada yang bisa buka link dan tidak, Guru Kimia memantau dengan melihat tanggapan siapa saja yang menjawab soal ulangan harian online. Hasil ulangan online yang diberikan ternyata ada beberapa peserta didik mendapatkan nilai bagus bahkan nilai 100. Ternyata mata pelajaran Kimia melalui daring lebih diminati peserta didik ilmu sosial walaupun sebagai mata pelajaran lintas minat.Dengan demikian disimpulkan mata pelajaran Kimia lebih disukai diberikan secara TIK dibandingakan dengan tatap muka.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
