Dr. Atikah Sari, M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Taman Ceria Dari Bangun Datar (3)

T. 336

Pak Rahmat kemudian membagi murid kedalam beberapa kelompok. Setiap kelompok mendapatkan berbagai bangun datar. Ada persegi, persegi panjang, segitiga, dan setengah lingkaran, juga ada potongan layang-layang, belah ketupat, dan trapesium. Warnanya cerah dan bentuknya bermacam-macam.

Rita dari Kelompok 1 menyusun persegi panjang di tengah.“Menurutku, ini paling cocok jadi dasar taman. Nanti bangun lain bisa ditempel di sekelilingnya.”

Bimo dari Kelompok 2 mengambil sebuah belah ketupat berwarna biru.“Kalau kami pakai ini di tengah, taman akan terlihat seperti bunga,” katanya penuh semangat.

Sinta dari Kelompok 3 memegang layang-layang.“Kalau kami ingin menjadikan ini sebagai kolam taman. Bentuknya unik!”

“Tapi kalau bentuknya aneh, nanti tamannya tidak rapi,” bantah Dika dari Kelompok 4 sambil memegang trapesium.“Menurut kami, trapesium lebih cocok jadi inti taman.”

Rita menghela napas.“Kami jadi bingung, semua ingin memakai bentuk sendiri.”

Beberapa anak mulai terlihat kecewa karena idenya tidak langsung diterima.

Pak Rahmat lalu berkata,“Anak-anak, sekarang kita sedang membuat dugaan sementara. Artinya, kita memilih satu cara yang menurut kita paling mungkin, walaupun belum tentu benar.”

Bimo berpikir sejenak lalu berkata kepada kelompoknya,“Bagaimana kalau kita coba belah ketupat sebagai inti taman, lalu kita tambahkan persegi panjang, layang-layang, dan trapesium di sekelilingnya?”

Dona mengangguk.“Iya, kita coba dulu. Kalau tidak cocok, kita bisa mengubahnya.”

Pak Rahmat tersenyum.“Bagus. Dugaan sementara bukan untuk diperdebatkan, tetapi untuk diuji.”

Anak-anak pun mulai menyusun bangun-bangun itu bersama kelompoknya dengan semangat baru.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post