Dr. Atikah Sari, M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Taman Ceria Dari Bangun Datar (6)

T. 340

Anak-anak berdiri mengelilingi susunan taman yang sudah jadi. Berbagai bangun datar—persegi panjang, belah ketupat, layang-layang, trapesium, segitiga, dan setengah lingkaran—kini menyatu membentuk sebuah taman yang indah.

Rita memandang hasil kerja mereka sambil tersenyum.

“Awalnya potongan-potongan ini terpisah, tapi sekarang bisa menjadi satu taman yang utuh.”

Bimo mengangguk.

“Ternyata walaupun bentuknya berbeda-beda, semuanya bisa disusun bersama.”

Pak Rahmat lalu bertanya,

“Jadi, apa yang bisa kalian simpulkan dari kegiatan hari ini?”

Sinta berpikir sejenak lalu berkata,

“Kita bisa membuat satu bentuk besar dari banyak bangun datar kecil.”

Dika menambahkan,

“Itu disebut komposisi bangun datar, Pak. Kita menyusun beberapa bangun menjadi satu bentuk baru.”

Pak Rahmat tersenyum bangga.

“Benar sekali. Kalian telah menemukan sendiri bahwa bangun datar bisa digabung untuk membentuk taman yang lebih besar dan bermakna.”

Anak-anak pun semakin memahami bahwa dari bangun-bangun sederhana, mereka bisa menciptakan bentuk yang lebih kompleks.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post