Refleksi dan Guru Profesional Dua Sisi yang Tak Terpisahkan
T. 380

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang menyebutkan bahwa guru adalah tenaga profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Dalam menjalankan tugasnya tersebut, guru memerlukan refleksi.
Refleksi bukan sekadar kegiatan mengingat kembali apa yang sudah dilakukan, melainkan proses sadar untuk menilai, memahami, dan memperbaiki praktik pembelajaran secara berkelanjutan. Refleksi dilakukan pada:
Perencanaan pembelajaran Pelaksanaan pembelajaran Penilaian pembelajaran Dampak pembelajaran terhadap perkembangan muridRefleksi menjadi jembatan antara tupoksi guru dan peningkatan mutu pembelajaran. Tanpa refleksi, pengalaman mengajar guru hanya menjadi rutinitas; dengan refleksi, pengalaman berubah menjadi pembelajaran. Kebiasaan berpikir reflektif, akan menghasilkan guru profesional. Guru akan dapat mengembangkan profesionalismenya. Hal ini dapat dilihat dari:
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Guru yang reflektif mampu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan pembelajarannya. Ia tidak menyalahkan murid semata, tetapi bertanya: Apa yang bisa saya perbaiki? Mengembangkan Kompetensi Pedagogik. Refleksi membantu guru memahami karakteristik murid, gaya belajar, serta kebutuhan perkembangan mereka. Menumbuhkan Integritas dan Etika Profesi. Guru profesional memiliki kesadaran moral terhadap dampak tindakannya. Refleksi membuat guru lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan pembelajaran. Mendorong Pembelajaran Berkelanjutan. Guru reflektif cenderung terbuka terhadap supervisi, pelatihan, dan kolaborasi. Ia melihat kritik sebagai peluang tumbuh, bukan ancaman.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan