Sehari Menyusuri Wisata Religi Lamongan dan Tuban
# Tagur 940/1680
Sehari Menyusuri Wisata Religi Lamongan dan Tuban
Pagi itu kami berencana berangkat pukul 06.00 WIB. Namun karena harus menunggu beberapa teman, perjalanan baru dimulai pukul 07.15 WIB. Kami berangkat bersama bapak Kepala Madrasah, siswa-siswi takmir musalla madrasah. Meski sedikit terlambat, niat kami tetap sama: menapaki jejak para ulama di Lamongan dan Tuban.
Tujuan pertama adalah makam Sunan Drajat di Lamongan. Di tempat yang teduh itu, kami belajar kembali tentang makna kepedulian sosial—bahwa dakwah bukan hanya kata, tetapi aksi nyata membantu sesama.
Perjalanan berlanjut ke Tuban, berziarah ke makam Syeikh Asmoro Qondi dan Syeikh Maulana Ishaq. Dari keduanya, kami merenungi pentingnya kesabaran, keteguhan, dan akhlak dalam menyampaikan kebaikan.
Sehari yang singkat, namun sarat makna. Kami pulang bukan hanya membawa lelah perjalanan, tetapi juga doa dan tekad untuk meneladani jejak para pendahulu dalam kehidupan sehari-hari.
Gemurung_14 Februari 2026
Anda bilang: Anda bilang:
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan