Merayakan Jomo, Melawan Fomo
#Tagur 1041/1781
Merayakan JOMO, Melawan FOMO
Ponsel bergetar, lini masa bergerak, dan seketika muncul kecemasan: Fear of Missing Out (FOMO). Kita takut tertinggal tren, liburan viral, atau pencapaian orang lain. FOMO perlahan memaksa kita terus berlari di atas roda kompetisi yang melelahkan.
Namun, ada pilihan yang lebih menenangkan: Joy of Missing Out (JOMO).
JOMO adalah seni merayakan ketertinggalan tanpa rasa bersalah. Ini adalah momen ketika kita dengan sadar mematikan notifikasi, melewatkan keramaian, lalu memilih menyeduh kopi, membaca buku, atau tidur lebih awal.
Memilih JOMO bukan berarti anti-sosial. Ini adalah cara kita mengambil kendali atas kedamaian pikiran sendiri. Di dunia yang menuntut kita untuk selalu terhubung dengan segala hal, berani "putus koneksi" sejenak adalah kemewahan yang hakiki.
Tidak perlu cemas jika hari ini kamu tertinggal tren. Kadang, menjauh dari keriuhan dunia adalah cara terbaik untuk menemukan kembali diri sendiri.
Gemurung_30 Mei 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan