Pagi Itu, Lawang Sewu Tak Seseram Cerita
#Tagur 1029/1769
Pagi Itu, Lawang Sewu Tak Seseram Cerita
Tekad kami sudah bulat. Rasa penasaran tentang megah dan misteriusnya Lawang sewu akhirnya benar-benar terwujud. Setelah sarapan pagi, kami berdelapan berangkat dengan dua mobil grab menuju ikon bersejarah Kota Semarang itu. Sepanjang perjalanan, suasana penuh tawa dan cerita kecil yang membuat pagi terasa semakin hangat.
Sesampainya di lokasi, salah satu teman segera membeli tiket masuk seharga Rp20.000 per orang. Bangunan tua bergaya Belanda itu berdiri gagah dengan deretan pintu dan jendela besar yang langsung mencuri perhatian. Nuansa klasiknya begitu terasa, seolah membawa kami kembali ke masa lampau.
Kami mulai menelusuri lorong-lorong lantai satu. Rupanya akses menuju lantai atas sedang ditutup sementara. Meski begitu, rasa penasaran kami tetap terbayar. Lorong panjang, cahaya matahari yang masuk melalui jendela-jendela besar, serta aroma bangunan tua menghadirkan sensasi tersendiri. Ada rasa kagum bercampur penasaran di setiap langkah.
Karena waktu yang cukup terbatas, kami berusaha menikmati setiap sudut dengan sebaik mungkin. Dari satu pintu ke pintu lainnya, kami berjalan sambil sesekali berhenti untuk mengambil foto. Suasananya ternyata tidak seseram yang selama ini dibayangkan. Justru terasa artistik, tenang, dan penuh nilai sejarah.
Beberapa saat kemudian, kami keluar menuju halaman depan gedung. Ternyata pemandangan di luar tak kalah indahnya. Bangunan megah dengan arsitektur klasik menjadi latar foto yang sangat cantik untuk diabadikan. Kami pun sempat berfoto bersama sambil tertawa menikmati momen kebersamaan sederhana itu.
Pagi itu, Lawang sewu terasa ramah dan bersahabat. Mungkin suasananya akan berbeda jika sore atau malam hari. Sayangnya, kami harus segera kembali pulang sebelum sempat merasakan nuansa misteriusnya saat senja datang. Namun setidaknya, rasa penasaran kami sudah terjawab dengan pengalaman yang seru, hangat, dan penuh kenangan.
Gemurung_17 Mei 2026

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
