Rindu Pasar
#Tagur 1058/1798
Rindu Pasar
Pagi ini sepi sekali,
langkah kaki terdengar sendiri,
jalan-jalan masih enggan terjaga
dari sunyi yang panjang semalam.
****
Kuberjalan menuju pasar,
banyak lapak memilih libur,
tak seperti hari-hari biasa
saat tawa dan tawar-menawar berbaur.
****
Biasanya penjual dan pembeli ramai,
mengalir seperti arus kehidupan,
namun pagi ini pasar hanya menyimpan
rindu pada keramaian yang tertunda.
Gemurung_16 Juni 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan