Effi susanti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Cerita Anak Kampus (2) Bayar UKT atau Pulang?

#Tagur 1086/1826

Cerita Anak Kampus: (2) Bayar UKT atau Pulang?

Ruang administrasi kampus hari itu terlihat penuh. Mahasiswa datang silih berganti, sebagian membawa map, sebagian lagi datang dengan wajah cemas.

Di layar ponsel Nisa, notifikasi terus muncul.

Batas pembayaran UKT: tiga hari lagi.

Ia menatap angka nominal itu lama sekali. Baginya, angka tersebut mengingatkan perjalanan kuliah yang saat ini ia jalani antara tetap menjadi mahasiswa atau kembali ke rumah tanpa gelar.

Nisa menghela napas panjang.

Ia sudah menghitung isi rekening berkali-kali. Tetapi tetap saja hasilnya tidak berubah. Jauh dari cukup. Ia berharap ada keajaiban muncul secara tiba-tiba.

Malamnya, telepon dari rumah masuk.

"Apa kabar, Nak?" suara ayah terdengar hangat.

"Baik, Yah."

"Belajar yang rajin ya."

"Iya."

Saat iu Nisa ingin berkata bahwa UKT belum terbayar. Ia ingin bercerita bahwa tabungannya hampir habis. Namun, ia teringat ayahnya yang baru saja kehilangan pekerjaan dan ibunya yang masih berjualan gorengan setiap sore.

Lidahnya terasa kelu.

"Ayah sama Ibu sehat?"

"Alhamdulillah."

Percakapan selesai tanpa membahas uang sedikit pun.

Di kamar kos, Nisa menangis pelan. Bukan karena lemah, tetapi karena tidak ingin menjadi beban orang tuanya.

Esok paginya, ia memberanikan diri menemui dosen pembimbing.

"Pak... kalau belum bisa bayar UKT, apa saya harus berhenti kuliah?"

Dosen itu tersenyum tipis.

"Siapa bilang?"

Nisa terdiam.

"Kalau memang sedang kesulitan, kampus punya jalur pengajuan keringanan dan cicilan. Kamu sudah mencoba?"

Nisa menggeleng.

Selama ini ia terlalu sibuk berpikir jalan buntu ada di hadapannya, hingga lupa mencari pintu yang mungkin masih terbuka.

Hari itu juga ia mengurus semua berkas. Tidak mudah baginya. Ia harus bolak-balik mengisi formulir, meminta surat keterangan, dan menunggu keputusan.

Seminggu kemudian, kabar baik datang.

Pengajuan cicilannya disetujui.

Nisa menatap surat itu sambil tersenyum. Rasanya seperti mendapat durian runtuh.

Malamnya ia menelepon rumah.

"Yah..."

"Iya, Nak?"

"UKT sudah ada jalan keluarnya."

"Alhamdulillah."

Suara ayah terdengar bergetar.

"Nak... Ayah sebenarnya sudah siap jual motor kalau memang harus."

Nisa menutup mulutnya. Air matanya jatuh tanpa permisi.

Motor tua itu satu-satunya kendaraan ayah untuk mencari pekerjaan sambilan.

"Jangan, Yah. Nisa masih bisa berjuang."

Ayah tertawa kecil.

"Kamu kuliah yang sungguh-sungguh saja. Doa Ayah dan Ibu selalu menyertai."

Telepon ditutup.

Nisa memandangi langit dari jendela kos. Malam itu ia sadar, bahwa kuliah yang saat ini ia jalani bukan hanya tentang mengejar nilai, tugas, atau mengejar IPK. Namun disitu ada keringat orang tua, ada doa yang diam-diam dipanjatkan setiap selesai salat, dan ada pengorbanan yang sering tidak bisa diceritakan kepada orang lain.

Sejak hari itu, Nisa mulai mencari pekerjaan paruh waktu sebagai guru les. Penghasilannya memang tidak besar, tetapi cukup untuk membantu biaya hidup dan sedikit demi sedikit menabung untuk semester berikutnya.

Ia tidak lagi bertanya, "Bayar UKT atau pulang?"

Karena kini ia tahu, selama masih mau berusaha dan tidak malu meminta bantuan melalui jalan yang benar, selalu ada kesempatan untuk tetap melangkah.

Kadang, yang paling kita butuhkan bukan uang yang langsung tersedia, melainkan keberanian untuk berkata, "Saya sedang kesulitan, tapi saya tidak ingin menyerah."

Gemurung_15 Juli 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post