Effi susanti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Cerita Anak Kampus (6) Nyaris Tinggal Semester

#Tagur 1092/1832

Cerita Anak Kampus: (6) Nyaris TInggal Semester

"Bro... dosen Pak Haris sudah keluar nilai."

Kalimat itu langsung membuat kantin mendadak sunyi bagi Fajar.

Tangannya yang sedang menyuap bakso berhenti di udara.

"Serius?"

"Iya. Cek aja SIAKAD."

Jantungnya berdegup lebih cepat.

Perlahan ia membuka laptop.

Klik.

Masuk.

Klik lagi.

Layar menampilkan daftar nilai.

Huruf merah itu muncul begitu saja.

D.

Fajar mematung.

"Astaga..."

Temannya melongok dari belakang.

"Waduh..."

Bukan hanya satu.

Ada dua mata kuliah yang nilainya jeblok.

Kalau semester ini tidak diperbaiki, IPK-nya bisa turun drastis.

Malam itu kamar kos terasa sesak.

Laptop terbuka.

Buku berserakan.

Tetapi tidak satu pun terbaca.

Yang berputar di kepalanya hanya satu pertanyaan.

"Aku sebenarnya kuliah buat apa?"

Ia teringat awal masuk kuliah.

Penuh semangat.

Punya target lulus empat tahun.

Ingin membuat kedua orang tuanya bangga.

Entah sejak kapan semuanya berubah.

Begadang bukan lagi untuk belajar, melainkan maraton serial.

Main game katanya "cuma sebentar", tahu-tahu azan Subuh.

Tugas dikerjakan lima menit sebelum dikumpulkan.

Kuliah sering datang terlambat.

Presentasi mengandalkan teman.

Semua terasa biasa.

Sampai nilai benar-benar menamparnya.

Keesokan harinya, Fajar mengurung diri di kamar kos.

Tiba-tiba pintunya diketuk.

"Jar... buka."

Itu Rio, teman satu kos.

"Apa?"

"Gue bawa nasi goreng."

"Nggak lapar."

"Dusta."

Fajar membuka pintu.

Rio masuk tanpa dipersilakan.

Ia melihat layar laptop yang masih menampilkan nilai.

"Oh..."

Rio mengangguk pelan.

"Gue pernah di posisi itu."

"Terus?"

"Capek nyalahin dosen?"

Fajar terdiam.

"Soalnya gue juga pernah."

Rio mengambil sendok.

"Mau dengar cerita?"

Fajar mengangguk pelan.

"Dulu gue pikir dosennya yang pelit nilai. Ternyata yang pelit itu gue."

"Pelit?"

"Pelit belajar."

Mereka sama-sama tertawa.

Untuk pertama kalinya sejak kemarin, Fajar bisa tersenyum.

Malam itu mereka membuat kesepakatan.

Tidak ada lagi begadang tanpa alasan.

Tidak ada lagi tugas mepet.

Kalau ada materi yang sulit, mereka belajar bareng.

Kalau mulai malas, yang lain wajib mengingatkan.

Pelan-pelan semuanya berubah.

Fajar mulai duduk di barisan depan.

Rajin bertanya.

Mengurangi nongkrong yang tidak perlu.

Ia bahkan mematikan notifikasi media sosial saat belajar.

Awalnya berat.

Lama-lama menjadi kebiasaan.

Semester berikutnya, dosen yang sama kembali mengajar.

Pak Haris masuk kelas sambil berkata,

"Saya berharap tidak ada yang mengulang kesalahan semester lalu."

Fajar tersenyum kecil.

Kali ini ia siap.

Beberapa bulan kemudian, nilai keluar lagi.

Tangannya tetap gemetar saat membuka SIAKAD.

Klik.

Huruf yang muncul bukan lagi D.

A-.

Fajar mengembuskan napas panjang.

Rio yang berdiri di belakangnya langsung berteriak,

"Woi! Traktir es teh!"

Mahasiswa lain ikut tertawa.

Fajar menggeleng.

"Boleh."

"Tapi cuma es teh?"

"Iya."

"Kenapa?"

"Soalnya perjuangan nggak harus dirayakan pakai makanan mahal."

Mereka berjalan keluar kampus sambil bercanda.

Di tangan Fajar, secarik kertas hasil studi terasa begitu ringan.

Ia akhirnya mengerti.

Yang hampir membuatnya gagal bukan dosen, bukan mata kuliah, bahkan bukan nilai.

Melainkan kebiasaan menunda dan merasa masih punya banyak waktu.

Karena di dunia kampus, musuh terbesar seorang mahasiswa sering kali bukan ujian.

Melainkan dirinya sendiri, malas!!!!!!

Gemurung_19 Juli 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post