Senyum Itu Ibadah, Tertawa Jangan Berlebihan
#Tagur 1095/1835
Senyum Itu Ibadah, Tertawa Jangan Berlebihan
Tertawa memang menyehatkan. Senyum pun termasuk sedekah. Islam tidak pernah melarang seseorang bergembira. Rasulullah juga dikenal murah senyum dan sesekali bercanda dengan para sahabat. Namun, ada batas yang perlu dijaga.
Rasulullah bersabda:
"Janganlah kalian banyak tertawa, karena banyak tertawa dapat mematikan hati." (HR. Ibnu Majah no. 4193).
Maksudnya bukan kita harus selalu murung, tetapi jangan sampai tertawa berkepanjangan hingga lupa diri, melalaikan ibadah, atau bahkan menjadikan orang lain sebagai bahan tertawaan. Hati yang terlalu sibuk dengan hiburan akan semakin sulit tersentuh nasihat dan semakin jauh dari mengingat Allah.
Senyumlah secukupnya, tertawalah sewajarnya, lalu imbangi dengan banyak bersyukur dan berzikir. Sebab, hati yang hidup bukanlah hati yang paling sering tertawa, melainkan hati yang selalu dekat dengan Rabb-Nya.
Gemurung_22 Juli 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan