Apa yang merasuki aku di 2020 ?
Saat di bandara,sambil menunggu pesawat yang delayed di Bandara Internasional Sepinggan, Waktu masih menunjukkan ada beberapa jam lagi sebelum memasuki tahun baru 2020. Saat itu terlintas gebrakan apa saja yang muncul dalam benakku dan harus aku lakukan.
Semisal slogan bahwa aku harus lebih bersemangat,harus lebih giat, harus lebih rajin lagi cari uang dan lain lain,..ah,aku pikir kok berlebihan,hanya bombastis diri saja,toh faktor usia sudah tidak bisa dicurangi,apalagi aku sudah masuk kategori awet tua.,.mau apa juga,toh nanti juga pensiun.
Sempat terlintas,bagaimana jika aku lebih produktif dalam menerbitkan buku,baik buku pelajaran,novel,puisi, atau apa saja,..namun hal itu rasanya mudah dalam pikiran,.saat sudah mulai di depan komputer dan mulai mengetik rasanya inspirasi dan ide ide entah pergi kemana, kenapa juga jemari tangan di atas keyboard menjadi kaku dan sakit seperti punya penyakit asam urat yang mendadak.
Rasanya jadi tambah pemalas saja aku ini atau mulai mencari usaha dagang atau bisnis saja untuk persiapan pensiun ?, sempat telintas juga di pikiran ini,namun saat aku hanya dan masih seorang guru, rasanya keuntungan bukanlah tujuan utama dalam hidupku bisa jadi aku terlalu baik hati sehingga akan mudah ditipu dalam bisnis lagian aku tidak punya pengetahuan dan ketrampilan dalam ilmu berbisnis ria.
Lha terus mau apa juga di tahun 2020 ini,..Tiba tiba ada ide gila,.gimana jika aku menikah lagi di tahun ini? namun, saat itu aku segera sadar diri bahwa aku seorang ASN,.bisa bisa kena sanksi P.P.10,tuh..aduuh,.maksudku biar lebih semangat di tahun baru ini tapi pikiranku yang lain berusaha membujukku lagi,.."sudah,selingkuh aja..!",
Aku merenung lagi,." aah,selingkuh malah membuatku bingung aja,..nggak bebas,mau mengajak jalan jalan takut,..hadeeh, membuatku enggak tenang saja".
Tiba tiba terlintas ide yang gila dan lebih tepat , .Bagaimana, jika punya istri muda yang sah dengan cara menikah secara siri. Lebih tenang,dan sah, bisa jadi lebih semangat dan akan lebih produktif dalam menulis karya niih." Pikirku. Namun, jujur saja, sebetulnya masih tetap ada satu masalah,bagaimana caranya mendapatkan izin dari istri pertama untuk menikah siri..waah,pusing juga ternyata, atau membuat surat izin palsu saja,yang penting menikah siri dulu dan segera punya istri muda.?
Sesaat ideku itu kuanggap sempurna,tiba tiba aku ingat pepatah lama yang berbunyi 'Sepandai pandai dan serapat rapatnya kamu menyembunyikan istri mudamu, suatu saat kelak dia akan menjadi tua juga.'.
Belum sampai, peribahasa itu aku renungkan, istriku datang dan berkata :" Mas,apa sih yang merasukimu,dipanggil tiga kali kok diam saja ?, ...tuh,kopinya kok enggak segera diminum,sudah dipesan dari tadi tuh..,entar keburu dingin ..!".
Tanpa menunggu lama,segera keseruput kopi yang sudah dingin itu. Setelah itu,kukecup kening istriku sambil kuberkata dalam hati " Terimakasih sudah mengembalikan aku ke jalan yang benar.."
Salam
Balikpapan, **(censored)**
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
