Eko Adri Wahyudiono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kepribadian yang Manakah Diri Anda dalam Bermedia Sosial ?

Kepribadian yang Manakah Diri Anda dalam Bermedia Sosial ?

Kepribadian yang Manakah Diri Anda dalam Bermedia Sosial ?

oleh : EA.WAHYUDIONO.

Disclaimer : Bahwa apa yang disampaikan dalam artikel berikut ini bukan bermaksud untuk menilai, menghakimi, mendiskreditkan dan lain lainnya yang terutama bersifat menununjukan sifat kebencian, melainkan untuk memperkaya khazanah silaturahmi bermedia sosial sebagai pembaca ataupun penulis. Apabila ada kesamaan karakter dan kepribadian dari yang membaca, itu semata hanya faktor kebetulan saja dan tidak ada maksud lainnya.

Dalam Teori Psikologi, Kepribadian dan karakter manusia pada dasarnya dikelompokkan ke dalam 4 (empat) tipe dasar manusia, yaitu Sanguinis,Melankolis, Plegmatis dan Koleris. Setiap Individu mempunyai minimal 1 Karakter yang dominan dari keempatnya itu, namun bisa juga memiliki 2 karakter atau kepribadian, dan tetap 1 karakater akan lebih mendominasi dari 1 karakter lainnya, semisal, anda memiliki kepribadian Sanguinis namun sekaligus Melankolis. Jika seseorang memiliki 3 atau 4 karakter/ kepribadian, dapat dipastikan, dia akan mengalami syndrome double atau multiple personality, dan ini sangat berbahaya jika bergaul dengannya, dari seseorang yang mencintai bisa sekaligus menjadi orang yang sangat kejam dengan melakukan pembunuhan pada orang yang justru disayanginya. Pernah dengar suami membunuh istrinya? Atau kebalikannya ?..yaah, seperti itulah contoh kasusnya.

Nah, bagaimana jika mereka dengan 4 karakter/ kepribadian itu berinterkasi dalam bermedia sosial ?, Baik Itu berupa Facebook, Blog, seperti Gurusiana, Instagram, Twitter, atau Whassaps. Jadi penasaran kan ?. ayok simak deeh..!, Anda akan rugi jika tidak membaca secara menyeluruh artikel ini.

TIPE SANGUINIS :

Apabila anda sebagai PENULIS yang berada di dalam tipe kepribadian ini, anda adalah orang yang periang, dan akan mengunggah atau menulis sesuatu hal yang berhubungan alam, jalan jalan, tempat wisata, atau sesuatu yang bersifat menghibur atau bisa jadi juga cerita humor serta cerpen ceria. Karena tipe ini orangnya mudah bosan terhadap sesuatu. Lagi,yang diunggah, bisa jadi juga adalah tentang dunia kuliner, cara memasak, fashion atau olahraga, yang sebenarnya hal itu dilakukan untuk menghibur dirinya sendiri, namun juga bisa dinikmati oleh pembaca lain juga. Penulis tipe Sanguinis ini, Intinya, apa yang ditulis adalah hal hal yang menyenangkan, serta menghindari sesuatu hal yang membuatnya sedih dalam tulisannya, namun jika terpaksa, pembaca akan cepat terbawa emosinya,entah tertawa atau menangis, minimal terharu walaupun dikemas dengan bahasa yang serius dan penuh canda.

Jika sebagai PEMBACA, tipe Sanguinis ini, TIDAK akan pilih pilih dalam membaca karya atau artikel dari semua penulis, bahkan cenderung untuk me-LIKE semua karya dari semua temanannya, karena disamping suka menjaga hubungan, tipe kepribadian ini juga sering memberikan komentar dan masukkan yang konstruktif atau membangun, Sama sekali komentarnya tidak ada yang bersifat merendahkan atau menghina, justru selalu memberikan semangat pada teman temannya yang menjadi penulis karya yang diunggah, karena tipe ini mempunyai karakter yang membuat orang lain (Penulis), menjadi senang pada semua tipe karya penulis yang menjadi temannya.

TIPE MELANKOLIS :

Untuk tipe Melankolis ini, jika sebagai PENULIS, akan mengunggah karya yang berhubungan dengan Tradisi, semisal, Pernikahan, Rumah tangga, Adat istiadat Keunikan suatu daerah dalam tema pada puisinya, cerpennya, dan semua karya temannya, karena tipe ini orangnya berkepribadian sedikit penakut keluar dari tradisi, Bisa juga, karya yang diupload berupa sesuatu yang berhubungan dengan pelajaran sekolah, administrasi pembelajaran , pekerjaan bhakti sosialnya atau juga membahas tentang studi pustaka atau literature. Karyanya pasti mengandung sesuatu hal yang berhubungan dengan seni, bisa tarian, lukisan dan lagu lagu daerahnya. Tipe ini, akanselalu setia pada teman sesama penulis lainnya dan mereka saling mengapresiasi dan bertegur sapa untk menjaga hubungan di antara mereka agar harmonis serta saling memberikan dukungan.

Jika sebagai PEMBACA, hanya akan membaca sesuatu yang berhubungan dengan komunitasnya. Jadi, jika anda tidak pernah bertegur sapa dengan tipe ini, jangan harap karya anda akan dibaca, walaupun karya anda adalah artikel populer sekalipun. Orang di tipe ini, hanya akan me-LIKE, karya atau artikel seperti puisi, tradisi, sosial masyarakat, pernikahan, pembelajaran dan administrasi pembelajaran. Mereka semua sangat akurat dalam meneliti kata demi kata dalam artikel karya penulis itu.

TIPE PLEGMATIS :

Bagi PENULIS, pada tipe kepribadian ini, mereka suka artikel tentang perdamaian. Karya yang diupload, biasanya puisi tentang orang tuanya, keluarga, cinta kasih, Sang Pencipta, alam semesta dan juga cerpen yang bersifat kesetiakawanan, rasa solidaritas, dan menghindari karya yang nantinya akan menimbulkan konflik atau polemik bagi pembaca. Jadi intinya, karya yang aman aman saja. Tema yang diunggah oleh tipe ini, bisa jadi juga meliputi tentang kasus perkasus murid, kelas di sekolah,layanan konseling, memberikan bantuan pada orang lain. Di situ mereka ada kepuasan tersendiri. Lagi,mereka juga akan mengupload karya tentang rumah sakit, penyakit, atau ceramah agama dan nilai moral pada pembaca.

Nah,jika sebagai, PEMBACA, orang di tipe ini sangat jarang memberikan LIKE ataupun komentar, karena mereka tidak mau mengikuti para penulis jika ada notifikasi. Tipe ini juga hanya membaca saja tanpa memberikan komentar atau dukungan pada temannya. Karena orang di tipe ini, merasa, lebih baik tidak melakukan apa apa daripada nanti menimbulkan masalah. Jadilah pembaca pasif. Hanya mengambil manfaat dari karya teman untuk dirinya, terkadang juga di sharingkan agar orang lain bisa menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.

TIPE KOLERIS :

Untuk PENULIS, orang pada tipe ini, hanya mengunggah materi yang bersifat menimbulkan polemik agar karyanya menjadi viral dan dibaca orang banyak, sehingga terjadi ramai dan gaduh pada kolom komentar. Orang di tipe ini sangat cerdas. Biasanya unggahan karya, hanya fokus pada foto dirinya sendiri. Dia tidak peduli, orang lain suka atau tidak, yang penting tujuannya terpenuhi. Di tipe ini, tema yang diusung biasanya politik, kebijakan pemerintah yang tidak adil, materi sulit tentang Rekayasa genetika , teknologi misalnya, atau tentang komputer yang sangat rumit dan selalu mengajak pembaca untuk berkomentar meskipun dia tidak mau menjawab komentar tersebut. Tipe ini hanya akan berkumpul dengan sesama tema yang diupload. Mereka tidak pernah mengupload puisi, cerpen, ratapan, atau sesuatu yang membuat emosi mereka jatuh atau sedih.

Jika sebagai PEMBACA, Bisa anda tebak khan ?. tipe ini, hanya mau membaca sesuatu yang berhubungan tujuan dirinya dan TIDAK PERNAH me-LIKE atau memberikan apresiasi berupa komentar pada karya teman lain di group, karena bagi mereka itu menyia nyiakan waktunya. Tipe ini suka sendiri, dan bangga dengan karyanya sendiri tanpa pernah memberikan apresiasi pada karya teman, meskipun hanya bertegur sapa. Mereka suka menjadi yang terbaik, bukan pada menjaga hubungan di komunitas. Tipe ini, juga sangat sensitive, apabila anda mencoba berkomentar pedas, langsung akan direspon dengan lebih keras dengan bahasa yang sangat, maaf, kasar. Namun tipe ini sangat tegas, jika tidak, artinya tidak.

Nah, setelah membaca dari 4 tipe kepribadian atau karakter manusia pada aktifitas mereka media sosial, anda sekarang dapat meraba raba, diri anda masuk pada tipe kebribadian yang mana. Seperti sudah dijelaskan di atas, bahwa terkadang seseorang bisa mempunyai lebih dari 1 kepribadian atau kombinasi. Tinggal mana yang dominan dari karakter anda. Namun jangan pernah mengatakan bahwa si A atau si B itu, kepribadiannya adalah itu atau ini. Cukup anda maknai dalam hati anda saja, Dengan demikian,kita semua bisa menjaga persaudaraan di Group Media Guru Indonesia serta saling mengapresiasi karya teman di group GURUSIANA.ID. terlepas kepribadian kita apa karena hal itu sulit untuk menilai diri kita sendiri. Biarlah orag lain yang menilainya. Yang harus kita lakukan , adalah menulis dan menulis, mau dibaca atau tidak, di-LIKE atau tidak, dikomentari atau tidak, biarlah para penulis tetap berkarya. Ingat dan percayalah bahwa masing masing karya tulisan anda, akan menemukan jodoh pembacanya masing masing.

Bagaimana dengan pendapat anda ?

Salam Literasi

Antwerp, Brussel ,27012020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post