Eko Adri Wahyudiono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
KALIMAT AJAIB PEMBANGKIT SEMANGAT BAGI MURID SAAT LOMBA

KALIMAT AJAIB PEMBANGKIT SEMANGAT BAGI MURID SAAT LOMBA

KALIMAT AJAIB PEMBANGKIT SEMANGAT BAGI MURID SAAT LOMBA

Ayoo, semangat..ya..!!”, “ Harus menang..!” atau “Kamu pasti bisa..!” itu adalah kalimat kalimat yang sering dipakai untuk memotivasi murid saat mengikuti lomba atau kompetisi apapun di event apapun, baik di tingkat lokal, regional, nasional bahkan juga di level Internasional. Kelihatannya sepele, namun bapak ibu guru semua harus hati hati saat memberikan kalimat motivasi atau pembangkit semangat itu pada peserta lomba, yaitu siswa anda. Juga perhatikan timing (waktu), kapan anda sebagi guru atau Pembina harus menyampaikan kalimat pembangkit semangat itu.

Sebelumnya mari kita ingat dalam beberapa sejarah, tokoh tokoh nasional kita, sebut saja Mantan Presiden Republik Indonesia yang pertama yaitu Ir. Soekarno, pernah mengatakan, “ Beri aku seratus orang tua, maka akan aku bangun negeri ini, dan beri aku seratus pemuda, maka akan aku guncang dunia ini.!”. Wow, sesuatu banget banget khan saat beliau menyampaikan itu, apalagi anda sebagai pemuda pada masa itu karena pastilah maknanya beda jika anda mendengarnya pada saat sekarang ini. Lagi, Saat Bung Tomo, membakar semangat perjuangan 10 November di Surabaya. Hanya satu kalimat, yaitu “Merdeka ataoe Mati..!”. Nah, kalimat itu yang membuat ribuan rakyat Indonesia dari berbagai suku, agama dan daerah berdatangan ke Surabaya hanya untuk berjuang dan rela gugur dengan tulisan ‘Pahlawan Tak Dikenal” di nisannya. Kalimat sakti, kan ?. Dari Negara lain misalnya, jika anda pernah melihat film layar lebar “We are soldiers”, dengan pemeran si Mel Gibson. Di situ, karena dia sebagai komandannya mengatakan pada pasukannya sebelum perang di Vietnam, “Saya sebagai komandanmu akan menjamin kamu semua untuk kembali pulang ke tanah air (Amerika), namun satu hal yang tidak bisa saya janjikan adalah kamu pulang dalam keadaan hidup atau mati. Saya yang akan orang pertama yang menginjakkan kaki di tanah di medan perang, dan saya pula menjadi orang terakhir yang meninggalkan medan perang..!”. Luar biasa, kan ?. Masih, Mel Gibson di filmnya “Braveheart”,saat pasukan gabungan dari Kerajaan Wales,Skotlandia ,Irlandia yang dia pimpin untuk semangat bertempur dan turunnya moral milisinya saat melawan Kerajaan Inggris, Dia Berpidato sambil menunggang kuda ke sana kemari,” Anda semua berkumpul di sini hari ini, dan ini merupakan satu kehormatan bagi saya bisa berjuang bersama kalian semua..!, jika kalian tidak bertempur sekarang kelak kalian akan menyesal dan ingin mengganti waktu tidur anda dengan hari ini..!”. Waah, rasanya gak ada habisnya untuk diulas kan ?.

Nah, bagaimana kata pembangkit semangat untuk siswa anda pada saat mengikuti lomba?. Hati hati bagi bapak dan ibu guru saat menjadi Pembina dan mengantar siswa mengikuti lomba karena jika salah justru bukan kalimat pembangkit semangat, namun menjadi blunder, yaitu malah mematikan semangat anak dalam berjuang. Mungkin niatnya bercanda, namun suasana hati anak yang cemas, takut dan kawatir akan membuat mereka semua kehilangan rasa percaya diri pada kemampuan mereka sendiri. Hal seperti itu harus dihindari sebisa mungkin. Bapak ibu semua,mungkin pernah melihat dasyatnya kekuatan kata kata dari seorang pengemis yang buta di pinggir jalan dengan tulisan di kertas kardus bekas "Mohon keikhlasan sedekahnya.." tapi kalengnya kosong terus,sampai seseorang yang lewat mengganti tulisan itu dengan " Betapa beruntungnya anda semua bisa menikmati indahnya langit, indahnya gunung, indahnya ciptaan sang Maha penguasa alam ini..". Tak berapa lama,kalengnya penuh dengan uang sumbangan untuk pengemis itu. Nah,.pilihan kata atau kalimat, pengaruhnya besar bagi orang di sekitarnya,apalagi untuk murid anda yang sedang ikut lomba.

Dari pengalaman saya, biasanya kalimat pembangkit semangat yang saya berikan dibagi menjadi pada saat berangkat, kemudian saat akan tampil ke depan dan yang terakhir kalimat apresiasi. Kalimat yang sering saya gunakan saat berangkat adalah adalah bisa seperti ini, “ Berjuanglah, tidak usah berfikir menjadi juara, tampil saja tanpa beban..!” atau “Kamu semua berani tampil saja, itu sudah menjadi juara di mata saya sebagai gurumu..!”.Jika memungkinkan dengan kalimat yang agak memaksa sedikit, misalnya, “Tampilkan terbaikmu, jangan berfikir untuk menang, pikir saja gimana caranya agar tidak kalah..!”. Juga bisa dengan kalimat, “Kamu tahu, nak ?, mereka yang tampil semuanya grogi,jadi jika kamu grogipun juga tidak masalah, banyak temannya tuh..!”

Saat selesai mereka tampil, jangan lupa, apapun hasilnya ,jangan langsung divonis, “ Ahh, kamu ini, malu maluin saja..! atau “ “ Hadeeh, Menyesal saya memilih dan mengirim kamu ikut lomba ini..!”. Apa yang bapak ibu sampaikan ke anak saat itu akan membunuh daya juang dan kreatifitas mereka. Justru saat masih belum tampil, bapak ibu guru pembina lomba, meyarankan anak anak untuk terus dan terus berlatih sampai sempurna saat masih ada waktu dan kesempatan dan katakan pada mereka bahwa “Barang siapa naik panggung tanpa persiapan, dia akan turun tanpa penghormatan..!”. Saya sering mengatakan begini, “ Kamu tahu nggak, film Lord of the Rings, itu dibuat selama kurun waktu 3 tahun, tapi hanya diputar di gedung bioskop hanya 2 jam..!, itulah yang kita sebut latihan..!”.

Demikianlah bapak ibu, kata kata apa yang sesuai dengan kondisi, waktu dan karakter murid kita. Pernah saat lomba di event Luar negeri, rombongan putri murid saya ketakutan tapi bukan karena materi lombanya melainkan ketakutan naik pesawat terbang yang selama hampir 5 jam. Mereka takut, jika pesawatnya jatuhlah atau apalah. Sulit menjelaskan kepada siswi siswi itu untuk mengatakan jangan takut, namun akhirnya terpaksa saya juga harus mengeluarkan kalimat ajaib saya saat di dalam pesawat terbang. “Kamu tahu?, kita naik pesawat ini sudah di asuransikan lho,ratusan juta lagi..jadi tenang saja ya.!”. Kemudian , mereka saya ajak untuk bertanya jawab biar tidak tegang, “ Coba kamu lihat para pramugari itu ?, cantik cantik semua nggak ?”. Mereka menjawab ,” Iya pak, rata rata cantik semua..!”. “Nah, jika pesawat ini jatuh, pramugari yang cantik cantik itu pasti juga meninggal kan ?, nah yg cantik itu aja mati, apalagi dengan kamu..!”. Jelasku sambil menahan tawa.

Salam Literasi Lomba

Manhatan, 13022020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post