Eko Adri Wahyudiono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
STRATEGI BAGI SISWA KELAS XII MENEMBUS SNMPTN FAVORIT
logo.snmptn.dikti.co.id

STRATEGI BAGI SISWA KELAS XII MENEMBUS SNMPTN FAVORIT

STRATEGI BAGI SISWA KELAS XII MENEMBUS SNMPTN FAVORITE

Tidak terasa akhir bulan Februari adalah finalisasi bagi siswa kelas XII SMA, SMK, MA negeri swasta sederajat yang telah lolos dari proses seleksi PDSS ( Pangkalan data Sekolah dan Siswa) untuk mendaftarkan diri dalam mengikuti Seleksi Nasional Masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), melalui jalur akademik atau rapor serta prestasi atau yaitu jalur tanpa menikuti tes tulis. Perlu diketahui bahwa kuota PTN dalam menerima jalur ini adalah 20% dari jumlah daya tampung PTN favorit yang diinginkan. Sedangkan sisanya akan diambil melalui jalur UTBK-SBMPTN ( Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan 10% diambil dari jalur mandiri jika PTN tersebut menghendaki. Tunggu pengumuman resmi siapa saja yang diterima jalur snmptn untuk siswa siswi atau putra putri bapak ibu pada awal April tahun 2020.

Saat ini, mereka yang sudah terdaftar per 2 Februari minggu lalu sekitar 1,8 Juta siswa (Kompas.com), dan anda hitung sendiri saja jika diambil rentang 20% sampai dengan 40% dari siswa di sekolah anda, berapa kira kira yang bisa menembus jalur SNMPTN terutama untuk beberapa kampus PTN yang favorit di mata siswa, guru dan orang tua. Disebut Perguruan Tinggi favorit, bisa jadi karena peringkat PTN tersebut di daftar PTN terbaik Indonesia, Jurusan atau fakultasnya mempunyai animo pendaftar yang tinggi, para alumninya banyak yang menjadi tokoh terkenal dan sukses serta berada di kota besar di satu Provinsi dan masih banyak lagi untuk kriterianya.

Nah, selanjutnya bagaimana kita semua mencari strategi bagi putra atau murid anda semua bisa diterima di PTN tanpa harus melalui tes mengingat tingkat persaingan dan tingkat kemungkinan diterimanya yang sangat kecil. Diskusi di bawah ini bisa menawarkan solusi dan tidak ada salahnya untuk dijadikan bahan pertimbangan sebelum memutuskan memilih PTN yang diinginkan bagi mereka yang lolos PDSS dengan kuota 40 sampai dengan 50 persen jumlah siswa di satu sekolah.

1. Nilai akademis siswa. Nilai yang akan diperhatikan adalah nilai mulai dari semester 1 sampai dengan semester 5. Dalam hal ini, harus pastikan, bahwa rata rata nilai semuanya adalah minimal berpredikat B.(Nilai dari rentang 83 sampai dengan 90), Jadi walalupun sama sama mendapatkan nilai B, pastikan ada di nilai 90, dan bukan di nilai 83. Demikian juga berlaku untuk predikat dengan nilai A, dari rentang 91 sampai dengan 100. Pastikan, nilai yang diperoleh mempunyai grafik yang stabil (flat) atau Increase (naik). Sebagai misal, pada satu bidang studi Bahasa Inggris, karena ada 5 semester, artinya cakupan nilainya dimulai dari semester awal, yaitu 85-87-88-90-92. Jika anda perhatikan, predikat nilai anak tersebut adalah B-B-B-B-A. Artinya nilai siswa tersebut bagus ,yaitu flat atau increase. Jadi usahakan nilai jangan decrease atau turun secara grafik dalam 5 semester itu ya. Jika semua mata pelajaran dalam raport siswa tersebut seperti itu grafik increase, dapat dipastikan anak atau siswa tersebut akan lolos PDSS di sekolahnya untuk mendapat PIN atau tiket mendaftarkan diri sebagai calon mahasiswa memalui jalur SNMPTN.

2. Perguruan Tinggi Negeri yang dipilih juga akan menentukan, siswa tersebut diterima atau tidak, termasuk fakultas maupun jurusannya. Sebelumnya, setiap sekolah mempunyai nilai akreditasi yang juga berperan penting sebagai bahan pertimbangan siswa siswinya dari satu sekolah akan banyak diterima atau tidak di satu PTN.Juga, karena kualitas mutu lulusan dari sekolah tersebut dengan dibuktikan banyaknya prestasi yang dihasilkan bagi nama baik PTN setelah mereka diterima menjadi mahasiswanya. Tidak kalah penting lagi, perhatikan para alumni tahun sebelumnya, apakah banyak diterima di salah satu PTN atau hanya PTN tertentu saja karena terkadang, PTN tertentu tidak menerima atau sedikit sekali menerima mahasiswa dari sekolah tertentu pula dikarenakan kemampuan akademis mahasiswa yang sudah diterima di satu PTN itu sangat jauh dari memuaskan secara akademis. Kasus semacam itu akan menjadikan catatan bagi PTN tersebut saat melakukan proses penerimaan mahasiswa baru pada tahun berikutnya. Satu faktor lagi, adalah apakah animo pendaftar untuk jalur SNMPTN pada fakultas atau jurusan yang dipilih , yaitu rasio peminat dan rasio mahasiswa yang diterima harus menjadikan pertimbangan juga. Jadi, jangan sampai terjadi, anak yang mempunyai peringkat 1 sampai dengan 10 secara parallel memilih fakultas kedokteran pada 1 (satu) PTN, karena kemungkinan yang diterima juga hanya 1 siswa, atau maksimal 2 siswa. Itu harus diperhatikan juga. Di samping itu,kenali kemampuan teman anda, namun menjadi saingan berat saat memilih jurusan dan PTN yang sama dari satu sekolah.

3. Sertifikat atau Piagam kejuaraan yang dimiliki murid juga akan dijadikan salah satu bahan pertimbangan diterima atau tidaknya siswa tersebut melalui jalur SNMPTN. Pada fomulir isian secara online, maksimal setiap calon mahasiswa yang mendaftar diperbolehkan untuk melampirkan piagam 3 (tiga) kejuaran yang diperolehnya dan mengunggah pada kolom yang sudah disediakan melalui file attachment dengan format JPG atau PDF. Misalnya Piagam juara Olimpiade, Sertifikat Lomba di Luar negeri, Sertifikat Pertukaran pelajar di Luar negeri, Juara O2SN, F2LSN atau Debat bahasa Inggris, juga sertifikat TOEFL (Test of English as Second language ) dengan minimal skor 450 untuk PTN tertentu dan 500 untuk PTN favorite terutama di kota besar. Justru saat ini, latihan tes TOEFL di sekolah, itu harusnya digalakkan, bukan malah dihapus, karena, saat mereka diterima menjadi mahasiswa, di setiap PTN, pastilah akan diadakan tes kemampuan Bahasa Inggris di awal mereka menjalani perkuliahan. Tes sejenis itu adalah ACEPT, ETP, TOEIC, IELTS dan lain sebagainya. Bayangkan saja, jika mahasiswa yang berasal dari SMA A, dan berada di semua fakultas di satu PTN, semua siswa dari SMA A tersebut mendapatkan nilai TOEFL yang sangat tinggi, otomatis itu akan menambah kuota SNMPTN diterimanya siswa siswi dari SMA A tersebut bagi PTN favorit pada tahun berikutnya. Jadi siapa bilang TOEFL tidak penting ?. Belum lagi saat nanti akan wisuda, juga harus lulus standar TOEFL yang ditentukan oleh kampus tersebut. Masak, setelah jadi mahasiswa mau mengikuti kursus bahasa Inggris lagi ?. Jika iya, juga tidak apa apa sih, sah sah saja. Jadi jangan biarkan kolom piagam atau sertifikat yang ada di form online snmptn dibiarkan kosong ya. Piagam OSIS atau Ketua English Conversation Club, bisa dipakai itu. Asal ada piagam dari Sekolah yang ditanda tangani kepala sekolah. Sebagai peringatan, jangan menggunakan piagam juara kegiatan memasak untuk masuk fakultas kedokteran, piagam juara karate untuk memilih fakultas sastra dan sebagainya.

4. Lintas minat, IPA dan IPS. Faktor ini, juga harus menjadi bahan pertimbangan matang. Jika ada siswa dari jurusan IPA, mau mengambil jurusan IPS di PTN yang dipilih melalui jalur SNMPTN, kemungkinan diterima ada dengan prosentase yang sangat kecil. Biasanya prosentase mereka diterima besar jika masuk melalui jalur UTBK-SBMPTN. Jadi sebaiknya, jika memang jurusan IPS, pilih saja jurusan IPS dan fakultasnya. Sedangkan IPA tetap dengan jurusan eksaknya. Oleh karena itu pemilihan fakultas dan jurusannya sangatlah penting, jangan sampai terjebak dengan jurusan asal pilih ternyata siswa tersiksa atau merasa tidak nyaman dengan fakultasnya di masa perkuliahan. Jadi hati hati, jangan salah pilih jurusan atau fakultas ya.

5. Saat diterima melalui jalur SNMPTN ini, ingat hak calon mahasiswa dari mereka akan hilang di UTBK-SBMPTN, karena daftar ulang, biasanya bersamaan dengan mereka yang mengikuti jalur UTBK ini. Jika siswa tidak daftar hari itu, maka mereka dianggap mengundurkan diri sebagai calon mahasiswa di PTN yang menerimanya. Bila tidak segera melaporkan diri, biasanya pihak PTN akan melayangkan surat teguran pada sekolah sekolah tersebut karena dianggap lalai dan menyia nyiakan kesempatan atau kursi yang ada dari para siswa pada sekolah itu yang sudah diterima melalui jalur SNMPTN. Jika ada kasus, satu siswa diterima di jalur snmptn, dan sudah melakukan daftar ulang, namun juga diterima di sekolah kedinasan, sebaiknya orang tua siswa datang ke PTN tersebut dengan membuat surat pengunduran diri secara tertulis di atas materei, sehingga hubungan kampus dengan sekolah tersebut tetap terjaga di tahun berikutnya. Sudahkah anda perhatikan hal ini, yaitu hubungan kampus atau PTN tersebut dengan sekolah anda ?

Demikian penjelasan hal hal apa saja yang perlu diperhatikan dan dijadikan bahan pertimbangan oleh sekolah sebagai institusi pendidikan karena semakin banyak jumlah siswanya yang diterima melalui jalur SNMPTN ini menunjukkan bahwa sekolah tersebut sudah mempunya kualitas atau brand nama bagi PTN yang dituju. Juga orang tua, jangan terlalu memaksa anak mereka untuk mengambil jurusan atau fakultas yang terlalu tinggi secara akademis karena semua tergantung grafik raport anak dan minatnya. . Untuk itu, peranan guru Bimbingan Karir (BK) di satu sekolah sangat penting dan dominan. Kenapa demikian ? karena semua data prestasi siswa, maupun peringkat ada di sana. Juga, orangtua murid harus pro aktif dengan sering berkonsultasi dengan guru BK atau BP tersebut. Semua usaha ini sangatlah penting dalam membantu siswa siswi mendapatkan PTN yang dinginkan dan sebagai siswa seringlah mencari informasi kepada seniornya yang sudah ada di PTN tentang prospek fakultas dan jurusan serta lapangan kerjanya agar saat lulus, pekerjaan yang didapatkan sesuai dengan bidang ilmu yang dipelajari.

Dan yang terakhir, jangan lupa berdoa. Tidak ada satupun doa yang tidak dikabulkan oleh Allah SWT bagi hambaNYA yang selalu memohon dengan tekun dan sabar. Yakinlah.

Salam Pendidikan

Magetan,14022020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post