DAN BURUNG BURUNGPUN MENGELILINGI KABAH
DAN BURUNG BURUNGPUN MENGELILINGI KA’BAH
Rasanya masih tak percaya,gara gara Covid-19 ini, kita semua sudah hampir sepekan tinggal di rumah dan melakukan pembelajaran dengan model daring (dalam Jaringan). baik untuk guru, orang tua murid dan siswa. Saat ini, semuanya harus berada di dalam rumah untuk mencegah penyebaran virus corona yang mana sampai sekarang belum menunjukkan hasil yang signifikan dan menggembirakan dalam pemberantasannya .
Bahkan, banyak mereka para garda kesehatan terdepan, baik dokter maupun paramedis yang berguguran karena tertular virus Covid-19 ataupun karena faktor lainnya. Mereka menjadi korban dan mati syahid dalam peperangan melawan ganasnya virus corona ini. Jadi, janganlah anda semua memandang enteng bahayanya virus ini.
Namun, bukan hanya negeri kita saja yang mengalaminya, semua negara di dunia ini juga terkena dampaknya, bahkan ada negara yang lebih parah dalam jatuhnya korban daripada negara kita sehingga terpaksa segera diterapkan aturan Lockdown penuh sebagai pengganti social distancing pada masyarakat di negara tersebut.
Bagaimanakah dengan negara di Timur tengah ?
Sama juga, termasuk Iran,Iraq dan Arab Saudi yang juga terdampak dari Covid-19 ini. Untuk mencegah penyebaran virus itu, bahkan pemerintah kerajaan Arab Saudi akhirnya mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan sementara kegiatan umat muslim seluruh dunia yang akan menjalankan Ibadah Umrah di Baitullah terhitung mulai tanggal 26 Februari 2020 sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Yang menarik adalah apabila tidak ada jamaah yang melakukan tawaf, yaitu mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali, kemudian siapa yang akan melakukannya agar energi dunia ini tetap terpancarkan ? ( Baca buku 'Pusaran Energi Ka'bah' ,dari Agus Mustofa). Ternyata, Allah Azza wa Jalla, Maha Penguasa bumi, langit dan isinya, telah mengirimkan pasukan-NYA untuk melakukan tawaf mengelilingi Baitullah. Siapa mereka semua itu ?. Dalam **(censored)** (14/03.2020), Masyaa Allah, mereka semua adalah burung-burung berwarna putih yang terbang bergerombol dan melawan arah jarum jam saat mengitari Baitullah.
Para ahli burung masih berspekulasi dengan jenis burung apa yang terlihat berwarna putih itu. Apakah Allah SWT mengirimkan burung Ababil kepada kita semua ? Ataukah burung merpati yang banyak dijumpai di Baitullah?. Ada beberapa jawaban yang beredar di masyarakat, namun dipastikan, apabila burung merpati, hal itu tidaklah mungkin mengingat burung merpati di Arab Saudi berwarna abu-abu kehitaman. Masyaa Allah, Akhirnya, tidak ada satupun yang bisa menjelaskannya. Jadi ini tanda tanda apa untuk kita semua ?. Hanya Allah SWT ,Maha Pemilik segala ilmu pengetahuan
Marilah kita berdoa semoga ini merupaka tanda tanda yang baik bagi umat manusia di muka bumi ini. Kita yang mungkin selama ini kehilangan keikhlasan dalam beribadah, selalu mengejar dunia, jabatan dan harta, Kita mungkin kurang kepedulian sosial dengan sesama, Kita juga mungkin lupa dengan fakir miskin dan kaum yatim piatu serta lain-lainnya. Inilah saatnya moment yang tepat untuk meningkatkan kadar keimanan kita semua khususnya untuk saya pribadi.!, Mari ,kita semua segera bertaubat dan instropeksi diri sendiri.
Coba anda lihat sendiri biar jelas, apakah burung tersebut berwarna putih ? Untuk itu bisa anda semua saksikan di video di bawah artikel ini atau klik ini **(censored)**
Mengapa arah putaran sekelompok burung putih di baitullah itu juga searah dengan Tawaf ?.
Dalam bukunya, tentang Pusaran Energi Ka’bah, Agus Mustofa, seorang sarjana tehnik Nuklir lulusan Universitas di Jepang, menjelaskan besarnya energi yang dihasilkan dan terpancar saat gerakan tawaf dalam mengitari Ka’bah. Juga energi yang dihasilkan dari gerakan umat islam dalam ruku’ dan sujud setiap saat setiap waktu dan hari. Itulah energi untuk menggerakkan bumi dan alam semesta ini. Masyaa Allah. Allahu Akbar !. Maaf, saya tidak berani berfikir lebih dari semua itu dan berandai andai akan hal itu karena kurangnya kemampuan pemahaman saya dalam masalah ini.
Dalam techno.okezone.com, yang ditulis oleh Achmad Lutfie, seorang jurnalis memberikan sedikit penjelasan bahwa Teorinya, elektron-elektron selalu berputar mengelilingi inti pusat atom, melakukan putaran rotasi dengan arah berlawanan dengan jarum jam.. Sedangkan, Tawaf menunjukkan kesamaan arah putaran Bumi dan galaksi. Pada saat tawaf, seseorang cenderung tidak cepat lelah karena polanya seirama dengan arah putaran Bumi. Tidak hanya itu, di dalam tubuh, peredaran darah manusia berlawanan dengan arah jarum jam. Jadi, mungkin inilah alasan mengapa seseorang saat berolahraga, lebih baik berlari melawan arah jarum jam atau mengitari lapangan berlawanan dengan jarum jam.
Nah, sekarang kita jadi tahu, kenapa bumi bisa berputar pada porosnya ? Kenapa kita saat salat , dimanapun kita berada haruslah mengarah ke kiblat ? kenapa tawaf arahnya melawan jarum jam, seperti teori energi dalam pelajaran fisika. kenapa kita harus terus menerus salat baik sunnah maupun wajib ? karena Itulah yang menggerakkan bumi dan alam semesta ini. Saat hanya ada sedikit jamaah yang melakukan tawaf di Baitullah karena mewabahnya virus Covid-19 di seluruh dunia, Maka Allah SWT, mengirimkan "pasukannya" untuk melakukan tawaf. Karena tidak ada hal yang tidak mungkin bagi Allah Azza wa Jalla yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Allahu Akbar !.
Salam Literasi Religi.
Magetan, 26032020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
