Eko Adri Wahyudiono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
SEPERTI INI, KAMU BOSAN DI RUMAH ? MAU TAHU..? GURU JUGA BOSAN LHO !
sourcegambarsteemit.com

SEPERTI INI, KAMU BOSAN DI RUMAH ? MAU TAHU..? GURU JUGA BOSAN LHO !

SEPERTI INI, KAMU BOSAN DI RUMAH ?, MAU TAHU..?, GURU JUGA BOSAN LHO !

Oleh : E.A.Wahyudiono

Kemaren sore ,saya menerima chatting dari salah satu muridku yang sedikit mengeluh melalui Whassaps dengan kalimat yang tertulis, “ Pak, saya bosan di rumah terus seperti ini dengan banyak tugas dari bapak dan ibu guru semua..!, rasanya saya ingin segera masuk sekolah..!” dengan diberi emot wajah sendu.

Akupun tidak bisa menahan tertawa, walaupun itu hanya kalimat di whassaps dan saya sendiri tidak bisa melihat langsung ekspresi wajah muridku saat menulis itu. Tanpa menunggu , segera aku balas dengan kalimat yang hampir sama, “ Dalam kondisi seperti ini, kamu bosan di rumah ? mau tahu nggak ? guru juga bosan lho..! rasanya kangen menganiaya kamu saat di kelas..!” plus tambahan emod tertawa.

Kemudian, kami berdua terlibat chatting yang intinya kerinduan muridku untuk pergi ke sekolah dan bertemu dengan teman temannya lagi. Rasanya dia sudah tidak sabar bahwa liburan, yang menurut murid adalah liburan menyambut awal Corona dan masih sempat sempat juga mengatakan bahwa sehabis ini akan ada liburan lagi yaitu libur menyambut awal Ramadhan.

Waah., ternyata pemberian libur dalam arti belajar mandiri di rumah bagi anak didik kita ini bukanlah merupakan sesuatu hal yang menyenangkan dan ditunggu tunggu. Justru mereka semua berdoa semoga situasi pandemic ini segera berakhir agar bisa kembali berada di rumahnya yang kedua yaitu lingkungan sekolah.

Itulah mereka para murid kita. Saat mereka mengikuti pelajaran di hari hari efektif pelajaran, mereka harus berada di sekolah dan terkadang terbersit ingin segera mendapatkan liburan. Namun saat mendapatkan liburan yang tidak mereka duga sebelumnya seperti saat ini, mereka jugalah tidak merasa nyaman dengan berada di rumah. Dan hal itu membosankan bagi mereka dengan segala tumpuk tugas yang mereka terima dalam jaringan dari para guru mereka.

Saya sendiri, berusaha untuk tidak memberikan materi yang berat dalam penugasan daring (dalam jaringan) agar kondisi anak anak tetap sehat dan saya harapkan mereka tidak merasa tertekan atau stress. Paling paling juga hanya tugas membaca dan memberikan jawaban atau opini singkat. Lucunya, bagi murid yang tidak mempunyai minat baca, hal itupun tetaplah menjadikan beban berat baginya.

Sebaliknya, di posisi guru, situasi ini jugalah membuat kejenuhan karena sekolah yang biasanya ramai dengan hirup pikuk murid menjadi tempat yang yang lengang. Guru juga harus menyiapkan materi untuk penugasan bagi murid setiap harinya. Guru juga selalu mengukur apakah beban tugas yang diberikan nanti memberatkan apa tidak ? membuat murid menjadi tertekan apa tidak ? bagaimana dengan tingkat kesulitan tugasnya? dan seterusnya.

Saat ini materi belajar dalam jaringan akan ditentukan apakah kebermanfaatannya sangatlah efektif dalam situasi yang luar biasa ini ?

Belajar online secara otomastis akan teruji tingkat keberhasilannya oleh para guru dan murid setelah liburan KLB (Kejadian Luar Biasa). Efektif atau tidaknya ditentukan oleh banyak faktor di lapangan dalam pelaksanaannya. Apakah daring juga menyenangkan?. Apakah materi dieterima dalam daring bisa mudah dipahami oleh siswa ? apakah guru juga mudah membuat materi untuk mengajar daring pada siswanya ? dan masih banayk lagi.

Saya tidak bisa membayangkan, jika dalam satu hari ada 6 mata pelajaran dengan pemberian tugas yang bervariasi selama 14 hari. Guru akan merasa bosan juga, setiap hari harus memberikan tugas dengan banyak membuka portal belajar yang disediakan oleh pemerintah baik yang berbayar maupun tidak dan menghabiskan banyak waktu di depan laptopnya. Hal ini memang sudah disadari demi mencegah penyebaran virus Corona ini.

Saya sebagai guru hanya bisa membayangkan betapa beratnya orang tua murid yang mau tidak mau harus menyisihkan dana untuk paketan internet anak mereka dalam masa belajar di rumah selama 14 hari itu. Belum lagi topografi dan fasilitas internet yang berbeda. Saya yang berada di daerah pegunungan, amatlah sulit mendapatkan sinyal yang kuat untuk menyampaikan tugas dan mengunduh laporan para murid yang sudah terkirim.

Sungguh situasi yang membosankan baik bagi murid maupun guru, yang bisa jadi juga para orang tua dalam mengawasi putra putrinya untuk menjaga social distancing penyebaran virus Corona ini. Orangtua harus tahu kemana anak mereka berada selama masa social distancing ini semata demi keselamatan anak mereka.

Apapun, belajar melalui daring memang salah satu solusi dalam menyampaikan materi pelajaran, namun dalam memberikan pendidikan, tetaplah model semi daring, yaitu tetap menggunakan internet dalam mengunduh materi dan mendiskusikan di sekolah dengan siswa karena berinteraksi dengan mereka secara langsung itu tetaplah yang terbaik dalam transfer of knowledge. Di samping ada hubungan yang mengarah pada pendidikan dalam pembentukkan karakter dan budi pekerti para anak didik kita semua.

Jadi, sekali lagi, nak, gurumu ini sebenarnya juga ingin kamu semua segera masuk sekolah seperti biasanya. Guru tanpa murid adalah kelucuan, sedangkan murid tanpa guru adalah kebodohan.

Semoga, nak, masa masa sulit ini segera berlalu, dan aktifitas belajar mengajar segera menjadi normal kembali karena semua bangunan dan gedung sekolah di seluruh tanah air, sudah merindukan kehadiran murid dan guru dan saat itulah tanda tanda akan kehidupan yang sesungguhnya dari ras manusia terjaga.

Salam Literasi Pendidikan

Magetan, 20032020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post