TWELVE MONKEYS, MUSNAHNYA RAS MANUSIA DI 2023 KARENA VIRUS
“TWELVE MONKEYS”, MUSNAHNYA RAS MANUSIA DI 2023 KARENA VIRUS
Oleh : E.A.Wahyudiono
Anda tahu “Twelve Monkeys” ? Itu adalah penggambaran kiamat di tahun 2023 yang disebabkan oleh virus yang terjadi di tahun 1996. Begitu dasyatnya kekuatan virus itu sampai tidak diketemukannya vaksin ataupun obatnya. Mahluk hidup yang bisa hidup di permukaan bumi hanyalah hewan. Sementara itu umat manusia digambarkan tidak bisa bertahan hidup di permukaan tanah. Sehingga untuk melangsungkan kehidupan mereka, mau tidak mau, semua harus berevolusi dan hidup berada di bawah tanah. Dengan begitu, virus tidak mampu menyebar pada mereka yang bersembunyi dari udara permukaan bumi. Penyebaran virus juga digambarkan sangat cepat dari bandara ke bandara udara dan orang ke orang lainnya. Sama seperti kondisi saat ini.
Akhir dari umat manusia digambarkan hampir musnah dengan serangan virus yang mematikan itu. Rasanya tidak terlalu berlebihan, jika saya membahas apa sih Twelve Monkeys itu ? Film di HVS Video, yang masih memakai pita besar dengan video player yang besar pula, saya pinjam dari senpai (senior ) saya saat berkuliah di Universitas Nagasaki. Beliau adalah bapak Yusli Wardiatno. Sekarang beliau sudah Professor di kampusnya di IPB. Setiap malam minggu, terkadang dalam musim dingin, daripada homesick, saya sering menyewa video cassete itu (Belum ada DVD Movie saat itu) dan saya tonton sambil makan makan di asrama mahasiswa di Nishimachi, Nagasaki. Judul filmnya adalah “Twelve Monkeys” itu tadi.
Iya, itulah film yang saya tonton di tahun 1998. Film Hollywood yang dibuat dengan bergenre mistery, horror, fiksi ilmiah, drama dan thriller sekaligus itu dibuat pada tahun 1995 dengan pemeran yang tidak tanggung tanggung yaitu Bruce Willis, Brad Pitt, dan Madeleine Stowe. Mereka aktor dan aktris papan atas semua di Hollywood. Siapa sih yang tidak kenal mereka ? Anda gimana ? jika tidak tahu, sekarang saatnya menghabiskan waktu anda dengan nonton film itu tuh. Jadi kelihatan kalau masa bahagia anda dulu kurang kecil tuh !.
Suasana yang digambarkan dalam film itu sangat realisits dan hampir sama dengan situasi saat ini, dimana Covid-19 menyebar luas ke seluruh dunia dan menjadi ancaman pandemic yang belum diketemukan vaksinnya. Sebegitu menegangkan cerita dalam film ini, rasanya saya masih tidak percaya bahwa saat film itu saya tonton, ternyata hal itu mungkinkah terjadi di zaman sekarang ini ?.
Mereka yang terpapar dipastikan tidak tertolong dan berjatuhan di jalanan dan mati mendadak satu demi satu seperti daun-daun di musim gugur. Sebegitu putus asanya, para ras manusia yang tersisa danbertahan hidup di bawah tanah. Akhirnya berusaha mencari cara bagaimana mengatasi penyebaran Virus itu. Solusinya adalah, ini hal yang belum masuk akal, mereka membuat mesin waktu dan mengirim seorang tahanan yang bernama James (Bruce Willis) untuk kembali ke tahun 1996 di tahun saat virus itu mulai menyebar ke seluruh dunia. Tugasnya adalah menghentikan pembuatan virus itu dan mencegahnya tersebar.
Namun, terjadilah kesalahan fatal, James (Bruce Willis), tidak mendarat kembali di tahun 1996, melainkan di tahun 1990. Itu artinya, masih ada waktu 6 tahun untuk menghentikan virus itu tersebar. Yang jadi masalah adalah tidak satupun orang yang percaya kepadanya. Justru karena perjuangannya itu, dia dianggap “gila” dan dimasukkan ke rumah sakit khusus orang gila. Nah, di rumah sakit itulah, dia bertemu dengan Jeffrey (Brad Pitt) yang menjadi akrab dan mereka berdua berusaha keluar dari rumah sakit jiwa itu, karena hanya Jeffrey yang mempercayai ceritanya.
Ternyata, selama pelarian dari penjara, James baru tahu kalau si Jeffrey merupakan anggota teroris “Twelve Monkeys”, yang akan berusaha menghancurkan tatanan dunia dengan virus dan Jeffrey adalah pelakunya. Wah, ceritanya jadi berputar putar kan ? Dengan di bantu si cantik Kathryn ( Madeleine Stowe), pacar si Jeffrey. Selama kurun waktu 5 tahun, mereka berusaha menyebarkan virus yang mereka buat melalui bandara bandara di dunia dengan cara bepergian dengan berpura pura sebagai suami istri di setiap Negara yang mereka kunjungi. Wow, terus bagaimana nih ? Jangan tanya saya lho, apakah Virus Corona itu buatan manusia? Wallahualam.
James (Bruce Willis), yang awalnya membantu akhirnya, berusaha menghentikan penyebaran virus itu dengan melawan Jeffrey dan Kathryn saat di bandara. Namun terlambat, justru di Bandara ini, si James (Bruce Willis) bertemu dengan dirinya sendiri saat berusia masih berusia belasan tahun yang sedang digandeng orang tuanya di bandara, secara otomatis rencana pencegahan tidak berjalan sempurna, yang justru karena pikiran James bercabang antara merasa senang bertemu dengan kedua orang tua dan dirinya sendiri saat masih kecil atau segera menangkap hidup hidup si Jeffrey. Saat detik terakhir dia ditembak, terbukalah koper ‘pandora” yang berisi virus, dan di situlah kiamat terjadi karena virus tersebar dan sudah tidak bisa dihentikan lagi. Pelakunya, apakah si James sendiri, ataukah si Jeffrey ? Anda tonton sendiri saja deh jika penasaran.
Mari kita buat hidup ini seperti happy ending di dalam film, dan terkadang film juga dibuat seperti halnya kehidupan manusia, yang berakhir sedih atau gembira. Semua ada di Sutradaranya, yaitu Allah SWT. Kita banyak berdoa, berusaha mencegah, bersatu dan mengikuti arahan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus itu. Dengan begitu diharapkan, hidup kita ini tidak berakhir dan menjadi kiamat bagai ras manusia seperti cerita dalam film Twelve Monkeys itu.
Salam Literasi Movie
Magetan, 19032020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
