ANDA TIPE SECRET READER, SECRET ADMIRER ATAU STALKER DI SOCIAL MEDIA?
ANDA TIPE SECRET READER, SECRET ADMIRER ATAU STALKER DI SOCIAL MEDIA?
Oleh : E.A. Wahyudiono
By the way, anda pernah menemukan istilah tentang tipe-tipe tersebut di atas sebelumnya? Mungkin jika hanya mendengarkannya, saya rasa sudah sih, namun mungkin akan lebih paham lagi jika kita ulas di artikel ini yang siapa tahu, kita mempunyai salah satu dari tipe atau istilah tersebut di atas. Bisa jadi, malah bisa ketiga tipe itu ada dalam diri kita semua. Pada prinsipnya, ketiga tipe itu adalah orang yang mengagumi orang lain atau karya orang lain, namun beda pada perilaku dan tindak lanjutnya.
Tipe secret reader, artinya adalah pembaca rahasia yaitu mereka yang suka membaca dan tidak meninggalkan jejak apapun setelah membaca artikel atau tulisan dari anda yang mereka sukai. Hal itu positif saja dan sangat bagus, karena tingkat literasi yang bersangkutan termasuk pada tingkatan yang tinggi. Tipe ini akan membaca semua kategori dalam tulisan dari siapapun dan apapun. Mereka tidak peduli, apakah artikel dalam bentuk opini, kolom, puisi, cerpen atau cerber sekalipun akan dilahap untuk dibacanya. Wawasan tipe seperti ini sangatlah luas dan bisa dikategorikan atau dianggap tipe cerdas.
Mereka tidak peduli penulisnya, yang penting dalam artikel itu ada unsur yang baru dalam bentuk informasi, ilmu pengetahuan atau hanya bersifat artikel ringan sekalipun. Biasanya,artikel yang dipilih untuk dibaca adalah semua yang berhubungan dengan dirinya, sebagai misal tentang hobby, pekerjaan, nasib, hiburan dan itu tergantung dari kondisi kejiwaan saat senang atau sedih serta kemampuan yang dimilikinya. Satu contoh, jika dia menguasai komputer, maka tulisan yang berhubungan dengan dunia komputer akan menjadi santapan untuk dibaca tuntas. Mereka dalam tipe ini tidak akan peduli dengan siapapun penulis dari artikel tersebut. Tipe yang bersifat positif untuk semua pihak.
Untuk tipe secret admirer, biasanya mempunyai kecenderungan untuk memilih materi bacaan yang utamanya bukan pada judul, materi dari tulisan atau artikel, melainkan dari siapa yang menulisnya. Jika ada buku komik, begitu melihat nama Ganes TH, penulis si Buta dari Gua Hantu dan juga si Jampang atau Hasmi, penulis dari Gundala, Putra Petir, pasti semua pembaca akan berebut untuk membelinya. Sebut saja novelis Agatha Christie, pastilah novelnya akan laris diserbu oleh para kaum hawa.
Mereka yang ada di tipe ini juga sama banyaknya dengan tipe secret reader di kalangan gurusiana.id. Jika anda cermati, penulis populer seperti Radinopianto, Siti Ropiah, Raihana Rasyid, Mohammad Ihsan, Marlina dan masih banyak lagi. Nama-nama mereka akan dicari para pembaca untuk mendapatkan artikel atau buku terbaru mereka dengan rasa penasaran untuk tahu tentang apa yang mereka tulis. Biasanya, orang di tipe ini akan meninggalkan jejak dalam bentuk LIKE atau komentar yang positif di karya tulisan orang lain di media sosial.
Apabila ada judul film terbaru atau drama Korea yang baru dirilis, kita juga akan segera mencari tahu siapa dulu yang menjadi aktor dan aktris pemerannya, baru mencari kita mau untuk menonton film atau dramanya. Betul kan ? Semacam itulah contoh dari tipe secret admirer .
Tipe ini, disamping cerdas, juga mempunyai selera yang khusus yaitu passion akan isi dari artikel yang dibaca. Jika dia adalah penggemar puisi atau cerpen, pastilah semua akan mencari penulis genre tersebut. Siapakah yang menginspirasi bagi mereka?. Sebut saja Nopi Ranti, Herlina Indrawty, Ni’matul Khoiroh, Suryani Isnol, Yiyis Siti Badriyah, Suryani Tajuddin, Sri Utami, Faridawati Dmk, Sri Nurhayati, dan masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan semuanya. Nama-nama mereka pasti langsung diidentikkan dengan puisi, cerpen ataupun cerber.
Bagaimana dengan tipe stalker?
Arti stalker jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia yang bebas adalah penguntit atau pengikut dari tulisan orang lain dan sekaligus juga sisi personal dari penulisnya.
Dalam media sosial, terkadang mereka dari tipe stalker ini sering membuat anda jengkel dengan komentarnya yang pedas dan tidak mencerminkan kritikan atau saran yang konstruktif atau yang bersifat membangun. Mereka di tipe ini selalu KEPO (knowing every particular objects) dari mereka yang diikutinya. Bahayanya, tipe ini sering diasosiasikan dengan anggapan yang mengarah ke hal negatif. Suka mencari kelemahan orang yang diikutinya sampai urusan pribadinya. Biasanya minta berteman dengan anda dengan berbagai tujuan. Mungkin juga karena photo profile anda terlalu cantik atau tampan, atau kagum pada anda sebagai penulis di media sosial tapi tidak sanggup menirunya, sehingga muncul rasa ketidaksukaan pada anda dan karya anda walaupun anda kadang-kadang tidak mengenalnya di dunia nyata serta belum pernah bertemu dengannya sehingga mereka berusaha mencari kelemahan anda dengan menyerang melalui komentar verbal yang pedas.
Dari banyak kasus yang terjadi pada artis atau aktor, mereka selalu mengikuti orang yang dikuntitnya di media sosial baik foto, tulisan, komentar, kehidupan rumah tangga bahkan tahu semua tentang orang yang diikuti hanya untuk mencari sensasi kepuasan dirinya dengan cara mengganggunya untuk menarik perhatian dari orang yang diikutinya. Begitu ngefansnya mereka itu terkadang menjadikan orang yang dikaguminya menjadi tidak merasa nyaman, jengkel, dan tidak senang bahkan sampai menjadi gusar atau marah. Menanggapi orang di tipe ini juga sulit, diabaikan bisa jadi marah, kita beri perhatian juga akan mengganggu terus. Anda masih ingat kasus penembakan penyanyi grup musik Beatles, John Lennon? Penembaknya ada di tipe ini. Jadi sebaiknya hati-hati saja.
Nah, kira-kira diri kita ini termasuk tipe yang mana?
Salam literasi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
