Eko Adri Wahyudiono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
APLIKASI ALAT PENGUKUR SUHU TUBUH UNTUK SMARTPHONE, BISAKAH  DIPERCAYA ?
imagesiurcefromdailymail.uk.co

APLIKASI ALAT PENGUKUR SUHU TUBUH UNTUK SMARTPHONE, BISAKAH DIPERCAYA ?

APLIKASI ALAT PENGUKUR SUHU TUBUH UNTUK SMARTPHONE, BISAKAH DIPERCAYA ?

Begitu memasuki kantor tata usaha di sekolah pagi hari ini tadi, saya melihat beberapa bapak dan ibu guru yang sedang berteriak kegirangan dan senang karena mendapatkan informasi bahwa mereka bisa memeriksa suhu tubuh mereka sendiri melalui gawai mereka dengan cara men-download aplikasi yang sudah disediakan oleh jaringan provider dalam search engine android atau lewat playstore yang tersedia. Setelah menginstall aplikasi tersebut, dan mengikuti petunjuk penggunaannya, mereka merasa sehat karena rata-rata suhu tubuh mereka berkisar antara 35,5 sampai dengan 36 derajat celcius.

Saya merasa heran kenapa mereka langsung menginstalnya dan saling menginformasikan tanpa check and re-check terlebih dulu apakah aplikasi tersebut aman, akurat, dan bisa dipercaya. Rekan-rekan guru dan staff tata usaha merasa ketakutan apabila suhu tubuh mereka 37,5 celcius ke atas , pastilah akan mereka akan merasakan demam. Mereka semua takut apakah mereka terpapar virus Corona atau tidak. Bisa–bisa dijadikan ODP (Orang Dalam Pengawasan) nih.

Tujuan saya yang tadinya untuk menyelesaikan urusan administrasi guru dan membahas E-master ASN menjadi terbagi dengan informasi itu. Akhirnya, untuk memperjelas rasa penasaran saya, setelah berada di rumah, segeralah saya surfing di search engine untuk mencari dan membandingkan secara adil dan tranparan dari aplikasi yang dimaksud.

Seperti yang dilansir oleh Agustin Setyo Wardani di situs **(censored)**,07/04/2020, tentang aplikasi Body Temperature Diary untuk smartphone, dianggap bisa mendeteksi suhu tubuh pemilik handphone atau gawai dengan cara menempelkan sidik jari user atau pengguna smartphone untuk mengetahui berapa suhu tubuhnya. Aplikasi itu bahkan sudah diinfokan lewat aplikasi Whassaps untuk diunduh dan diinstall oleh pemilik gawai.

Saya juga menemukan bahwa banyak situs atau blog yang langsung membahas dan menyebutkan bahwa ada 5 sampai dengan 10 aplikasi serupa lewat HP android bagi user bila ingin mengetahui suhu tubuhnya sendiri tanpa perlu pergi ke dokter.

Sungguh berita yang menggembirakan di tengah ketakutan akan penyebaran wabah Corona dan juga mengingat harga dari termometer suhu tubuh yang saat ini harganya langsung melangit. Mau tahu harga Thermo Gun,yaitu alat dengan infra red yang diarahkan ke leher atau dahi pengguna untuk mendapatkan informasi suhu tubuh ? Dari harga sekitar 400 Ribu Rupiah pertama kali dijual, saat ini harganya menjadi 2,2 juta Rupiah.

Harga itu bisa anda check di situs **(censored)**,10/04/2020 apabila anda tidak percaya. Wow, Bisa anda bayangkan, bila ada aplikasi gratis untuk mengukur suhu tubuh anda. Saya yakin, tanpa pikir panjang langsung saja diunduh.

Ternyata berita yang menggembirakan itu harus membuat kita semua menjadi kecewa karena aplikasi dengan nama Body Temperature Diary tidak bisa dipakai untuk mengukur suhu tubuh hanya dengan cara menempelkan sidik jari user / pengguna smartphone.

Nah, anda harus waspada juga karena si pembuat aplikasi tersebut tidaklah salah karena mereka sudah mengingatkan dalam disclaimer-nya bahwa aplikasi itu dibuat untuk menjadi buku harian yang baik untuk (mencatat) suhu badan dan nadi Anda. Aplikasi itu tidak mengukur suhu dan nadi tubuh Anda. Kalimat itu jelas tertulis dalam peringatan bagi penggunanya, namun ketidak jelian kita sebagai pengguna smartphone menganggap bahwa aplikasi itu dapat dipercaya dan akurat. Hal itu seperti yang disampaikan oleh Agustin Setyo Wardani, “aplikasi Body Temperature Diary ini hanya berfungsi untuk merekam suhu tubuh yang sudah diukur dengan termometer pribadi milik pengguna. Pengguna bisa meng-input suhu badan mereka secara manual ke kolom yang disediakan.” Nah tuh, masih percaya ?

Apakah semua android demikian ? Memang ada dijeaskan bahwa beberapa smartphone sudah dilengkapi dengan fitur pengatur suhu tubuh manusia dan tidak semua gawai bisa menyediakan aplikasi itu bagi usernya. Mencermati kasus tersebut, salah satu pabrikan smartphone dari negeri ginseng, menolak untuk menggunakan aplikasi itu di dalam fiturnya.

Bahkan dalam **(censored)**,05/03/2020 secara lebih tegas menuliskan bahwa aplikasi termometer di smartphone itu hanya untuk lucu-lucuan saja karena tidak akurat dan seharusnya pengukuran suhu tubuh pengguna atau pengguna gawai (smartphone) diukur dengan sensor khusus seperti infra red yang dihubungkan dengan alat khusus dan terhubung dengan handphone anda. Wow !, semakin jelas kan ? Jadi bukan langsung mengukur suhu tubuh dari gawai anda tanpa ada alat lainnya.

Selanjutnya terserah pengguna dari aplikasi pengukur suhu badan ini bagi pemilik smartphone, masih mau menggunakannya atau tidak. Namun jika hanya untuk bermain-main dan kemudian membuat rasa percaya diri anda menjadi lebih bagus serta rasa senang diri anda akan meningkatkan imun tubuh, ya tidak ada salahnya untuk menginstalnya di gawai atau smartphone anda.

Salam Literasi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post