CINTA BERMUSIM Novel Yang Membuat Saya Menjadi Penuh Emosi
CINTA BERMUSIM – Novel Yang Membuat Saya Menjadi Penuh Emosi
Oleh : E.A. Wahyudiono
Alhamdulillah, dengan mengucap puji syukur kepada Allah SWT, akhirnya setelah jatuh bangun secara fisik dan mental, terbitlah novel kami, yaitu CINTA BERMUSIM. Novel dengan terbitan cetak dari Media Guru Indonesia (MGI). Rasanya masih tidak percaya setelah dalam waktu sekian bulan, novel Cinta Bermusim sudah masuk percetakan.
Novel yang ditulis berkolaborasi dengan Ibu Herlina Indrawaty dari Sumatra ini merupakan novel yang mengharu biru hati penulis dan semoga juga para pembacanya. Mungkin, para pembaca bisa ikut merasakan dan memahami bahwa umumnya selama ini sebuah novel pastilah ditulis oleh penulis individu. Memangnya kenapa jika sebuah novel ditulis oleh dua orang penulis?
Rasanya sesuatu banget dan sulit dijelaskan karena setting tempat, tokoh utama, pemeran pembantu, juga pemeran antagonis dan protagonis serta alur ceritanya sungguh memerlukan pemikiran yang rumit sehingga setiap kali menyelesaikan episode demi episode dalam novel Cinta Bermusim ini, saya dan ibu Herlina Indrawaty mengalami konflik yang sesungguhnya di balik konflik yang terjadi di dalam cerita novel itu sendiri. Kami sering berdebat melalui chatting di Whatsapp. Ibu Herlina di Sumatra, sedangkan saya di Jawa Timur. Mungkin ini kolaborasi yang pertama kali dengan penulis yang berdomisili saling berjauhan. Bisa jadi ini adalah bentuk penulisan novel kolaborasi yang pertama di MGI
Alhamdulillah, Ibu Herlina Indrawaty, seorang guru bahasa Indonesia dan novelis sekaligus, sangat sabar dalam membimbing saya dalam merampungkan novel perdana bagi saya pribadi. Beliau mengajari bagaimana membangun dan menyelesaikan konflik internal, konflik horizontal, dan vertikal dari para tokoh di dalam cerita novel Cinta Bermusim ini.
Sungguh menguras emosi di hati dan pikiran dalam menyelesaikan novel ini. Kadang-kadang saya ingin salah satu tokohnya mengalami sakit, tapi ditolak oleh penulis kedua atau sebaliknya saat penulis yang satu ingin salah tokohnya dimatikan karena kecelakaan atau sakit, saya menolaknya. Sungguh permasalahan yang sangat kompleks bagi kami berdua. Apalagi saat endingnya, apakah mau dibuat sad ending, happy ending atau floating ending? Itu permasalahan lain juga bagi kami berdua.
Sejujurnya, saya pertama kali menulis novel ini dan itu saja sudah menguras energi dan emosi saya habis-habisan. Saya juga tidak tahu kenapa saya ikut marah atau sedih pada tokoh di cerita dalam novel ini. Hal ini juga dialami oleh Ibu Herlina. Beliau juga bercerita bahwa sering kali kehabisan ide dan tidak bisa muncul ide untuk episode berikutnya.
Dari pengalaman itu, saya pribadi menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada rekan saya penulis novel CINTA BERMUSIM, Ibu Herlina Indrawaty, juga rasa hormat saya kepada para penulis novel lainnya. Saya bisa merasakan beratnya membangun cerita dan menuangkannya dalam bentuk novel. Apresiasi yang luar biasa juga kami tujukan kepada Pemred MGI, Bapak Eko Prasetyo, serta CEO MGI, Bapak Muhammad Ihsan dan Editor novel Cinta Bermusim Ibu Arie Pujiastuti yang telah memberikan bimbingan, ilmu, waktu, dan kesempatan dalam prroses penerbitan novel ini.
Bagaimanakah sinopsis novel CINTA BERMUSIM ini?
Kisah yang dibangun dengan setting dua negara, yaitu Jepang dan Indonesia dan diawali kisah cinta dari masa SMA antara Ryan, anak pegawai rendahan dan Dhina, anak pejabat tinggi, namun mengalami tantangan akan arti cinta mereka saat dipisahkan oleh budaya, adat, pendidikan, status sosial dan jarak. Ryan mendapat beasiswa untuk melanjutkan studi di Universitas Hiroshima, sedangkan Dhina kuliah di Indonesia. Ada juga tokoh dr. Johan, dosen yang juga menyukai Dhina sebagai mahasiswinya. Sedangkan Keiko, gadis Jepang, teman kuliah Ryan, juga berusaha mendekatinya. Belum lagi tentangan dari orangtua Dhina pada hubungan mereka berdua.
Bisakah cinta mereka bersatu? Antara Ryan dan Dhina? Akhirnya, bisakah Keiko memperebutkan hati Ryan? Bagaimana jika mereka menikah dengan perbedaan budaya Indonesia dan Jepang? Apakah dr. Johan jadi menikahi Dhina? Bagaimana respons kedua orang tua mereka? Siapakah yang harus dipilih untuk menjadi menantunya? Bagaimana ending cerita para tokohnya?
Jika Ingin tahu cerita selengkapnya, Segera dapatkan novelnya ya, karena di dalam novel ini juga ada dialog bahasa Jepang dan terjemahan bahasa Indonesianya sekaligus dan itu akan juga memudahkan bagi mereka yang suka belajar bahasa Jepang sederhana sekaligus menikmati cerita dalam Cinta Bersemi.
Silakan pesan ya dan semoga keuntungan dari semua novel ini bisa didonasikan untuk mengatasi penyebaran Covid-19.
Salam
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
