GURU PENGGERAK MENGGERAKKAN APA, SIAPA DAN BAGAIMANA ?
GURU PENGGERAK : MENGGERAKKAN APA, SIAPA DAN BAGAIMANA ?
Oleh : Eko Adri Wahyudiono
Masih teringat dengan jelas saat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia yang baru, Bapak Nadiem Makarim menyampaikan pidatonya secara eksplisit dalam acara Hari Guru Nasional (HGN) di bulan Nopember tahun 2019 tentang perlunya seorang guru penggerak di negeri ini. Akan tetapi secara implisit, kalimat harapan beliau bahwa seorang guru penggerak ternyata menimbulkan banyak pemikiran dan pertanyaan pada bapak ibu guru seluruh tanah air maupun stakeholders pendidikan untuk mencari penjelasan yang tepat akan istilah guru penggerak itu sendiri seperti apa.
Dalam sambutan berikutnya di pengarahan para kepala sekolah dan pengawas seluruh Indonesia di Jakarta pada acara simposium Internasional ( kemdikbud.go.id.,tanggal 02/12/2019), Mas Nadiem, panggilan akrab, untuk Mendikbud R.I. yang baru, bahkan meminta semua pengawas dan kepala sekolah yang hadir dan se-Indonesia pada umumnya untuk berani memasang badan mereka pada guru penggerak yang digambarkan oleh Mas Menteri sebagai sosok yang di luar kebiasaan pola mengajar yang konvensional di kelas dan berusaha untuk mengembangkan pola sendiri dalam mengajar. Guru penggerak selalu berusaha untuk mengembangkan kurikulum dengan gayanya sendiri agar pembelajaran menjadi efektif dan menyenangkan bagi siswa dan guru.
Untuk mengetahui secara komprehensif tentang istilah tersebut, penulis mencoba untuk membatasinya dengan membahas yang dimaksud dengan Guru penggerak itu apa? Apa dan Siapa yang digerakkan? Bagaimana cara menggerakannya? Sehingga kita bisa bersama sama mencari penjabaran dari pertanyaan pertanyaan tersebut di atas yang muncul di tengah masyarakat maupun dari para guru sendiri.
Apa Guru Penggerak itu ?
Guru penggerak adalah mereka semua yang dianggap mampu untuk memberikan inspirasi kepada orang lain dalam upaya peningkatan kualitas dirinya sendiri maupun murid di sekitarnya agar menjadi individu yang lebih berkualitas dalam aspek kognitif, psikomotorik dan afektif para murid. Guru yang mampu menggerakan dirinya sendiri (drive). Guru seperti ini selalu berusaha untuk meningkatkan kemampuan dirinya (soft skill) dan mempunyai motivasi tinggi dalam bekerja sebagai pendidik. Dia bekerja dari dalam hatinya dan menyadari bahwa panggilan menjadi guru bukanlah semata suatu pekerjaan seperti halnya profesi yang lainnya. Dalam dunia pendidikan, seorang guru akan mewarnai perjalanan anak didiknya untuk meraih mimpi dan cita cita mereka. Guru ini tahu bahwa di kehidupan nyata setelah bersekolah ada tantangan besar yang akan dihadapi oleh anak didiknya (need) di masa depan.
Siapa dan apa yang harus digerakkan oleh guru penggerak ?
Sebutan Guru profesional bagi guru penggerak, sudah pasti tercakup di dalamnya, dimana guru sebagai suatu pekerjaan profesi yaitu merencanakan pembelajaran dan pengajaran, melaksanakan pengajaran dan mengevaluasi hasil pengajaran dan pembelajaran. Ketiga hal tersebut, tentulah sangat mudah dilakukan, namun menjadi guru penggerak yang bisa menggerakkan muridnya untuk belajar mandiri, meningkatkan soft skillnya dan membuat murid bisa mengajar diri sendiri menjadi insan yang lebih bertanggung jawab, disamping juga harus bisa menggerakkan pengawas, kepala sekolah, guru-guru lain, orang tua siswa dan lingkungannya serta bagi wadah organisasi profesinya. Kunci dari semuanya itu adalah menggerakkan hati stakeholders pendidikan. Hati nurani insan pendidikan yang harus digerakkan melalui dirinya sendiri.
Bagaimana guru penggerak bisa menggerakkan perubahan pendidikan ?
Tuntutan global dalam dunia insdustri 4.0 serta daya saing sumber daya manusia selanjutnya bagi generasi milenial adalah motivasi yang membuat guru penggerak tahu, apa yang dibutuhkan oleh anak didiknya. Guru penggerak mampu mengantisipasi adanya perubahan global. Oleh karena itu, kunci keberhasilan dari guru penggerak adalah adanya Inovasi pengajaran dan pembelajaran. Dia selalu berusaha meningkatkan keilmuan diri untuk menjadi guru penggerak. Dia menginginkan agar semua guru dan murid menjadi bersinergi serta bergerak bersama tentang pentingnya transfer of knoweldge, Inovasi dan kreatifitas dalam pengajaran dan pembelajaran.
Siapapun diri kita ini adalah guru, guru semua anak suku bangsa Indonesia yaitu guru yang menginspirasi orang lain untuk menggerakan diri mereka betapa pentingnya Inovasi Lliterasi Pendidikan kita di masa depan. Dalam hal ini, sosok Mas Nadiem adalah juga merupakan guru penggerak, Juga Seperti Bapak Muhammad Ihsan, CEO MGI, jugalah pantas jika disebut guru penggerak yang menginspirasi para guru untuk menjadi guru penggerak dalam literasi pendidikan negeri.
BIODATA PENULIS :
Perkenalkan, Nama saya Eko Adri Wahyudiono dan lahir di Madiun, 18 Oktober 1965 dan saya saat ini sebagai Guru Bahasa Inggris di SMA Negeri 1 Magetan, Jawa Timur. Alamat email saya adalah **(censored)**. Nomer WA yaitu **(censored)**Dengan nomer Kartu Anggota MediaGuru Indonesia nomer 20200115-001526.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
