Eko Adri Wahyudiono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
SIAPKAH MASYARAKAT BILA AJARAN BARU PENDIDIKAN DIMULAI AWAL TAHUN 2021?
dokpri

SIAPKAH MASYARAKAT BILA AJARAN BARU PENDIDIKAN DIMULAI AWAL TAHUN 2021?

SIAPKAH MASYARAKAT BILA AJARAN BARU PENDIDIKAN DIMULAI AWAL TAHUN 2021?

Olrh : E.A.Wahyudiono

Sungguh bagaikan menelan buah simalakama saat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) merencanakan untuk membuka tahun ajaran baru pendidikan pada pertengahan bulan Juli tahun 2020. Kegiatan rutin kalender pendidikan nasional yang sesuai dengan rencana seperti tahun sebelumnya yaitu di pertengahan bulan Juli pastilah akan berjalan normal bila tidak adanya wabah Covid-19 yang masih mewabah di negeri ini.

Seperti yang bisa kita prediksi, rencana dari kementerian itu segera menimbulkan polemik di media massa. Siapapun yang merasa berkepentingan terhadap dunia pendidikan nasional segera menyampaikan pandangannya. Pengumuman yang saya kutip dari **(censored)**,9/5/2020, "Kita merencanakan membuka sekolah mulai awal tahun pelajaran baru, sekitar pertengahan Juli," ujar Plt. Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Muhammad Hamid. Namun demikian, pro dan kontra pendapat dalam menanggapi pengumuman itu adalah hal yang biasa dalam dunia polemik.

Para stakeholders pendidikan dalam hal ini adalah pemerintah pusat atau daerah, Kemdikbud, orangtua siswa, anak didik dan dunia industri masih dalam kondisi wait and see pada hasil pengumuman terkait awal tahun ajaran baru pendidikan tahun 2020 sambil menunggu hasil keputusan satuan gugus tugas Covid-19 yang saat ini masih belum memberikan sinyal tentang pelonggaran PSBB ( Pembatasan Sosial Berskala Besar) perihal perkembangan penanganan wabah Corona di negeri kita ini.

Bahkan Dewan Perwakilan Rakyat dari komisi X, meminta kepada Kemdikbud untuk memberikan jaminan akan keselamatan siswa dan guru bila tahun awal ajaran baru tetap dilaksanakan di bulan Juli 2020. Juga meminta pemerintah untuk menyiapkan dua opsi.

Pertama adalah opsi optimis, bila Corona sudah bisa diatasi penyebaran minimal akhir bulan Juni 2020. Satunya lagi adalah opsi pesimis, yaitu apabila wabah Corona ternyata semakin memburuk penyebarannya. Jika opsi kedua terjadi, bisa dimungkinkan ajaran baru terpaksa akan dimulai awal tahun 2021.

Usulan dari salah satu pemerhati pendidikan tanah air, Ki Darmaningtyas sangat mengejutkan semua stakeholders pendidikan karena beliau meyakinkan untuk memulai ajaran baru di awal tahun 2021 dengan beberapa aspek pertimbangan. Hal itu seperti yang disampaikan oleh mediaindonesia.com,19/5/2020.

Salah satu aspeknya adalah memburuknya standar perekonomian semenjak mewabahnya Covid-19 yang otomatis menurunkan pendapatan atau penghasilan dari masyarakat. Saat ini mereka semua masih merasa kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya apalagi bila ajaran baru dimulai Juli 2020. Hal itu ditakutkan akan semakin membebani pembiayaan pendidikan disamping juga masih memenuhi kebutuhan lainnya.

Siapkah kita bila ajaran baru dimulai awal 2021?

Jika itu benar terjadi, itu artinya kita akan mengembalikan tahun ajaran baru seperti halnya tahun 1979. Tahun di mana semua siswa di semua tingkatan termasuk mahasiswa di perguruan tinggi harus menambah masa belajarnya selama 6 bulan sebelum dinyatakan tamat belajar di satuan pendidikan.

Bagaimana dengan gaji para guru honorer dan sekolah swasta apabila ajaran baru dimulai awal tahun 2021? Siapa yang akan membayar mereka? Apakah diambilkan dari dana BOS? Sungguh permasalahan yang rumit bagi dunia pendidikan serta perlu pemikiran yang lebih mendalam sebelum membuat sebuah keputusan.

Dengan skenario pembelajaran yang dimulai awal bulan Juli 2020 dengan tetap melaksanakan pembelajaran daring masih perlu untuk dibuatkan pedoman yang mengatur pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara lengkap dan menyeluruh. Dalam kegiatan daring terus menerus, para guru tentu akan mendapatkan kesulitan untuk menentukan penilaian afektif dan membentuk pendidikan karakter bagi siswa mereka.

Saat ini, kita hanya mampu untuk menunggu apakah PSBB selama hari raya idul fitri ini bisa ditaati oleh warga masyarakat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah? Apabila dampak terburuk ketidakdisiplinan masyarakat selama masa itu meningkatkan lagi jumlah korban yang terpapar virus Corona, mau tidak mau skenario awal tahun ajaran baru dalam pendidikan kita bisa diprediksikan akan dimulai pada awal tahun 2021. Siapkah kita?

Salam Literasi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post