TERBACA APA NOMOR PELAT SEPEDA MOTOR ATAU MOBIL ANDA?
TERBACA APA NOMOR PELAT SEPEDA MOTOR ATAU MOBIL ANDA?
Oleh : E.A.Wahyudiono
Wah, jika kita pernah memperhatikan pelat nomor sepeda motor atau mobil yang lalu lalang di sekitar, terkadang membuat kita tertawa atau minimal tersenyum. Sebenarnya secara tidak sengaja angka pada pelat nomer kendaraan itu bisa dibaca seperti halnya huruf alfabet.
Semenjak 1 Mei 2019, para pemilik kendaraan entah roda 2 atau roda 4 bisa memesan nomor yang dianggap cantik dan memiliki makna bagi pemiliknya. Apalagi jika hal itu menyangkut mobil atau sepeda motor baru yang harganya mahal. Pastilah pemilik akan segera berusaha untuk mendapatkan nomor atau angka pelat kendaraannya karena dianggap bisa membawa keberuntungan.
Sebentar, mau tahu biaya pesan pelat nomor khusus itu? Wow, harganya selangit deh. Bisa-bisa akan lebih mahal dari pada harga kendaraan itu sendiri. Yang termahal adalah sekitar 20 juta rupiah dan termurah adalah 5 juta rupiah dengan hanya berbeda pada jumlah angka dan huruf yang tercantum di pelat kendaraan itu.
Sebagai misal, jika anda menemukan pelat dengan nomor seperti ini, “H 45 NA”. Langsung kita tahu, itu kendaraan area Kota Semarang dan terbaca HASNA sebagai nama pemiliknya. Betul kan? Masih ingatkah dengan mobil Mercedez milik Idris Sardi, sang maestro biola Indonesia? Pelat nomor mobilnya adalah “B 10 LA” dan terbaca biola kan?
Mau tahu pelat nomor seharga 25 juta rupiah untuk 5 tahun? Yaitu “AB 3”. Kendaraan milik penyanyi grup wanita AB THREE yang sempat populer di tanah air. Harga pesannya mahal karena pelat tersebut tidak menggunakan huruf khusus di belakang angka itu.
Jika anda tinggal di Kota Surabaya dengan kode kendaraan “L”, dan inisial nama anda dimulai dengan huruf itu, wah, Anda tinggal pesan saja. Misalnya, “L 3 NI”, atau “L I NA”. Seru kan? Contoh lagi, tinggal di Pulau Madura dan kebetulan nama anda Masidi, tinggal pesan saja, “M 451 DI”, atau jika dia bekerja di perminyakan, bisa saja pesan “M 164 S”, yang terbaca Migas. Jika anda guru, bisa pesan,”G O3 RU” bagi guru yang tinggal di daerah Pekalongan, tapi biayanya bisa 1 bulan gaji tuh.
Namun, jika kita membahas angka, tidak semua orang menyukai angka-angka tertentu karena dianggap membawa sial. Di China dan Jepang, angka yang paling dibenci adalah angka 4 karena berhubungan dengan kematian. Alasannya bisa bermacam-macam jika dijelaskan. Orang China menyukai angka 8 dan 9. Saat Anda melihat lukisan tentang sekumpulan burung atau ikan, pastilah jumlahnya 8 atau 9. Bahkan sampai ada nama toko “99” atau “88” jika membuka usaha. Masih ingat Toko Kyukyu (99), dealer sepeda motor terkenal di negeri kita dulu? Itu contohnya.
Orang di negara Eropa dan Amerika, mereka tidak menyukai angka 13 karena dianggap membawa sial. Lucunya di negeri kita juga ada. Bahkan saya pernah ke satu perumahan, mencari rumah nomor 13 hampir-hampir tidak diketemukan . Rata-rata dituliskan dengan nomor 12A , untuk urutan setelah rumah nomor 12, baru lanjut ke rumah nomor 14. Aneh kan?
Nah, selanjutnya, silakan anda utak-atik pelat nomor kendaraan Anda ya. Bisa terbaca apa tidak. Jika Anda mampu menghafalkan saja nomor pelat sepeda motor dan mobil Anda, hal itu sudah bagus tuh. Oh iya, mungkin jika mau pesan, silakan datang saja ke SAMSAT (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) untuk memesan nomor itu dan mendapatkan informasi yang lebih lengkap. Semua tergantung dari kocek dan nama anda tentunya. Jika ditanya, pelat nomor mobil apa yang terkeren? Pastilah jawabannya adalah “RI 1 atau RI 2”. Pesan nomor pelat kendaraan itu saja jika Anda berani.
Mulai sekarang, tolong cermati pelat nomor kendaraan semisal saat berhenti di traffic light, nomor pelat kendaraan yang ada di situ terbaca apa? Terkadang hal itu bisa membuat anda tersenyum saat membaca pelat mobil dengan nomor “ AB 15 ML”.
Salam
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
