Eko Adri Wahyudiono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
SURAT UNTUK KEKASIH MASA KECILKU YANG ADA DI ALAM SANA
imagesourcefrom.ask-angels.com

SURAT UNTUK KEKASIH MASA KECILKU YANG ADA DI ALAM SANA

SURAT UNTUK KEKASIH MASA KECILKU YANG ADA DI ALAM SANA

Oleh : E.A.Wahyudiono

Assalamualaikum!

Tak terasa, sudah satu tahun lebih kamu telah meninggalkan dunia yang fana ini. Waktu yang sangat cepat berlalu membuatku tetap merindumu. Masih terbayang jelas masa kecil kita berdua yang sering bertemu dan hanya tersenyum tanpa sepatah kata serta tatapan mata bening yang saling beradu pandang lama.

Tahukah kamu, bahwa, sejak itu kamulah yang telah menjadi kekasihku. Saat itu, sengaja aku berangkat atau pulang sekolah melalui jalan kenangan itu hanya agar bisa bertemu denganmu dan itu sudah cukup menggembirakan serta memberikan semangat pada hatiku.

Namun, lidahku kelu untuk mengatakan bahwa aku jatuh hati padamu hanya karena rasa penakut dan pengecutku. Derajat orang tua kita berbeda membuatku menjadi kecil di mataku sendiri tanpa pernah tahu isi hati dan pikiranmu. Aku tahu bahwa kamu juga mencintaiku. Hanya menyebut namamu saja, sudahlah cukup bagiku.

Waktu dan tempat pun harus memisahkan keberadaan kita untuk bertemu. Sesekali hati dan pikiran ini selalu mencari berita tentang diri dan keberadaanmu yang ternyata sudah pindah karena mengikuti ayah dan ibumu. Tahukah kamu, bahwa selama aku melanjutkan studi di negeri orang, aku selalu menanyakan dan mencari alamatmu, namun sia-sia belaka.

Sejenak aku bisa melupakan dirimu karena harus belajar di negeri yang jauh. Sekian tahun berlalu dan berkat media sosial, akhirnya aku bertemu dirimu serta dengan tidak yakin aku menanyakan apakah itu benar dirimu. Sungguh kebahagiaan yang luar biasa bisa bercakap denganmu meski melalui whatsapp. Baru aku tahu, ternyata kamu juga mencari keberadaanku diriku saat itu. Terharu mendengar perihal itu.

Bahagia hatiku saat melihatmu juga berbahagia dengan dikaruniai keluarga yang sempurna dan anak-anak yang pintar, tampan, jelita dan lucu. Pekerjaanmu pun sangatlah membanggakanku. Pendidikanmu juga membuatku bangga dan salut padamu. Aku pun juga sudah berkeluarga dan bahagia serta dianugerahi anak yang tampan dan cantik dengan pekerjaan yang mapan pula.

Semenjak itu, kita sering bertukar pikiran dan mencurahkan isi hati melalui gawai kita. Ternyata benar, bahwa dulu kamu juga menganggap diriku sebagai kekasihmu masa kecil. Kita berdua tidak pernah menyesali karena semua ini sudah takdir-NYA. Namun saat itu pula, kita berjanji berdua akan menjadi sahabat dan sodara seperti kakak dan adik untuk saling membantu. Kita selalu menanyakan kabar dan perkembangan studi, kesehatan, kebahagiaan dan kerja anak-anak kita.

Di saat kegembiraan kita bisa berdiskusi namun tidak pernah sekalipun untuk bertemu secara fisik dan bertatap muka, itu sudah suatu hal yang patut kita syukuri berdua. Sampai aku mendapat kabar dari temanku bahwa hari itu, kamu telah meninggalkan dunia ini. Rasanya masih tidak percaya hal itu terjadi padamu. Dunia terasa gelap seketika. Segera aku tersadar dan ingat akan kalimat pesanmu untuk menitipkan anak-anakmu padaku dan ternyata itu adalah kalimat pamitmu padaku.

Belum genap dua tahun kita bisa bertemu untuk berkomunikasi, ternyata Allah SWT telah memanggilmu terlebih dahulu dengan meninggalkan anak-anakmu yang masih belum mandiri. Ternyata, selama ini kamu menyembunyikan penyakit kanker dalam dirimu agar aku tidak mengetahuinya. Kamu berjuang melawan penyakit itu sendirian tanpa aku ketahui, tanpa bisa aku membantumu dan tanpa pernah mendoakan untuk kesembuhanmu.

Sekarang hanya doaku yang selalu terkirim kepadamu setiap waktu, duhai kekasih masa kecilku. Beristirahatlah kamu dengan tenang di alam sana dan semoga penyakitmu di dunia menjadikan penebus dan penghapus dosamu . Insyaallah Sorga Allah SWT telah menunggumu .

Wassalammualaikum.

Dari seseorang yang selalu mengenangmu

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post