Eko Adri Wahyudiono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Komedi Hidup Pak Guru Yudi dan Kisah Asmaranya Part 9
ilustrasigambardari.sonomaschools.org

Komedi Hidup Pak Guru Yudi dan Kisah Asmaranya Part 9

KACAUNYA PAK GURU YUDI DI SUPERVISI KELAS DAN RAMUAN PAK DUKUN WAHYU

Oleh : E.A.Wahyudiono

Begitu sudah berada di sekolah, masih terngiang jelas kalimat dari Pak Purnomo, guru SMK yang menemaninya saat berkunjung ke rumah pak dukun Wahyu tentang kasus kekasihnya, Bu Rochma dahulu yang sekarang didijadikan istri oleh dukun itu.

“Itu pasti diguna-guna oleh dukun yang kurang ajar itu” kata Pak Guru Yudi dalam hatinya. Nampak sekali ketakutan pada wajahnya jika istrinya yang cantik dan janda idamannya akan diguna-guna dan dijadikan istri dukun yang malah dimintai tolong oleh Pak Yudi.

“Huh, menyesal aku datang ke sana, tapi jika aku batalkan nanti aku malah ditenung? Haduh, aku harus bagaimana ini?” Pikiran kalut Pak guru Yudi mempermainkan perasaannya.

Apalagi hari ini sesuai surat edaran dari sekolah, Pak guru Yudi akan disupervisi kinerjanya saat mengajar di kelas menambah keruwetan pikirannya.

Dengan langkah gontai dan ditemani seorang pengawas sekolah, Pak Yudi memasuki kelas yang akan diajar materi Matematika.

Setelah mengucapkan salam dan dijawab serentak oleh semua murid, masuklah mereka berdua ke dalam kelas. Pengawas tersebut duduk di kursi yang paling belakang sambil menilai Pak Yudi.

Keringat dingin sudah mulai menetes karena saat ini pikirannya sedang kacau memikirkan banyak masalah mulai dari istrinya, pernikahan sirinya dengan janda cantik juga gagal gara-gara penghulu dan sekarang ditambah dengan kasus dukun Wahyu yang dinilai berniat jahat dan diduga akan mengguna-guna istrinya dan janda cantik idamannya.

Murid di kelas dan pengawas menjadi bingung saat mendengarkan penjelasan Pak Guru Yudi.

“Apabila di dalam rumus di gambar Geometri ini muncul angka 1 istri dikalikan luasnya 1 janda cantik kemudian dibagi dengan 2 penghulu, maka hasilnya akan diketemukan dengan cara…..”.

Belum selesai Pak guru Yudi menerangkan, kelas menjadi gaduh karena tertawa. Serta merta, pak Pengawas berdiri dan memanggil Pak guru Yudi untuk kembali ke ruang guru.

Pak Guru Yudi bengong karena belum menyadari akan kesalahannya pada materi yang dijelaskannya di papan tulis. Dia juga heran kenapa semua muridnya tertawa dan juga belum tahu apa yang membuat wajah Pak Pengawas itu menjadi merah padam seperti menahan geram.

Sementara itu, setelah kembali ke rumahnya, Bu Rochma, istri pak dukun Wahyu, segera membungkus rambut yang dia dapatkan dari banyak sisir yang dia dapatkan saat bertamu ke rumah Bu Wati, seorang janda tua yang jahat dan mempunyai banyak kucing dan 2 ekor anjing sebagai piarannya.

Setelah memberikan bungkusan pada suaminya, dia mengatakan bahwa itu adalah titipan dari Pak guru Yudi, namun tidak memberitahukan perihal kedatangan mantan kekasihnya dulu, yaitu Pak Purnomo.

Tanpa banyak bicara, wajah pak dukun Wahyu terlihat gembira karena dia sudah membayangkan akan bisa menggaet istrinya pak Guru Yudi yang cantik itu sekaligus janda cantik idamannya.

“Lengkap sudah, ini yang saya nanti-nanti” bisik pak Wahyu pada dirinya sendiri saat berada di kamarnya. Begitu dibuka, dia heran melihat kenapa rambut yang dikirm oleh Pak Yudi berbagai macam warna juga ada yang hitam dan putih panjang serta pirang, hitam, dan coklat.

Namun semua keheranan itu ditepisnya.” Ah, ini khan rambut dua orang itu pasti dicampur. Orang cantik biasanya warna rambutnya warna warni ”.

Segera dia juga memotong rambutnya sendiri agar menyatu dan bisa menjadi saling mencintai atau tertarik saat mantra guna-guna aji memelet wanita diucapkan olehnya.

Dia tidak menyadari bahwa rambut yang dia terima itu sebenarnya adalah rambutnya bu Wati, janda tua sebelah rumahnya, namun pak dukun Wahyu tidak menduga bahwa rambut itu dengan tidak sengaja telah tercampur dengan banyak bulu kucing dan anjing piaraan Bu Wati.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post