Eko Adri Wahyudiono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Komedi Hidup Pak Guru Yudi dan Kisah Asmaranya Part 8
ilustrasidari.freepik.com

Komedi Hidup Pak Guru Yudi dan Kisah Asmaranya Part 8

PEMBALASAN DENDAM BU ROCHMA PADA DUKUN WAHYU, SUAMINYA

Oleh : E.A.Wahyudiono

Sepeninggal Pak guru Yudi dari rumahnya dan juga Pak Purnomo, orang yang dulu pernah singgah di hatinya membuat Bu Rochma, istri pak dukun Wahyu teringat kembali ke masa mudanya saat sedang tahap pendekatan dengan pak Purnomo.

Dia sekarang menyadari, ternyata dia memilih pak dukun Wahyu untuk menjadi suaminya itu ternyata karena diguna-guna.

Sambil meneteskan air matanya, Bu Rochma menatap bungkusan yang dititipkan pak guru Yudi untuk suaminya sebagai syarat memberi mantra kepada istri dan janda cantik idamannya. Dia menyadari bahwa pernikahan tanpa dasar cinta akan membuatnya hatinya hampa seperti dirinya saat ini.

Semenjak menikah dengan dukun Wahyu, dia hanya menjalankan kewajiban di rumah saja dan tidak pernah mengeluh. Perasaan rindu dan cinta pada suaminya saat ini berubah menjadi kebencian dan dendam.

Segera dia membuka bungkusan titipan dari Pak Yudi itu dan diamati dengan teliti. Dia segera mengenali, itu adalah rambut dari istri Pak Yudi dan juga rambut dari janda cantik idaman Pak Yudi.

“Oh, jadi suamiku selalu menggunakan media rambut korbannya bila ingin menguna-gunai orang lain agar jatuh cinta padanya. Jadi, aku dulu juga diguna-gunai olehnya sehingga melupakan kekasihku, Mas Purnomo” Itulah yang berkecamuk di pikiran bu Rochma.

Tiba-tiba, dia mempunyai cara yang gila dan kesempatan untuk membalaskan dendamnya. Tanpa membuang waktu, dia membuang bungkusan rambut dari pak Yudi tadi dan segera keluar rumah.

Dia menuju ke rumah tetangganya, Bu Wati, seorang janda yang sudah berusia setengah abad lebih. Bu Wati ini sangat membenci Bu Rochma dan sering menjelek-jelekan dirinya pada tetangga yang lain.

Hal itu dilakukan Bu Wati karena dirinya iri dengan kecantikan dan keanggunan bu Rocma.

"Ini saatnya aku akan membalaskan dendamku pada orang yang telah membuatku menderita" kata Bu Rochma dalam hatinya.

Bu Wati sangat terkejut saat tahu yang berkunjung ke rumahnya adalah Bu Rochma orang yang tidak disukainya apalagi istri pak dukun Wahyu.

Bu Rochma sengaja membawa masakan untuknya. Saat ada di ruang tamu, sambil menunggu bu Wati membuatkan teh untuknya, Bu Rochma segera melihat ada beberapa sisir rambut di atas meja.

“Ah, ini yang aku cari, di sisir itu pasti ada rambutnya Bu Wati, bisa aku ambil untuk pengganti rambut dari Bu Yudi dan janda cantik yang sudah aku buang tadi” bisik hati Bu Rochma pada dirinya sendiri.

Takut Bu Wati tahu, Bu Rochma dengan cepat mengambil rambut yang tertinggal dari semua ruas sisir yang berukuran besar maupun kecil di atas meja di ruang tamu tadi dan segera diletakkan di dalam bungkusan dari Pak Yudi untuk suaminya, dukun Wahyu.

Namun bu Rochma tidak menyadari bahwa banyak sisir di atas meja di rumah Bu Wati tadi memang ada satu sisir rambutnya janda tua itu, sedangkan sisir yang lainnya adalah untuk menyisir serta merapikan banyak bulu kucing dan bulu dua ekor anjing piaraan bu Wati.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post