Komedi Hidup Pak Guru Yudi dan Kisah Asmaranya Part 13
POLISI DAN PAK PURNOMO UNGKAP KASUS PENIPUAN PAK GURU YUDI OLEH RENTENIR (1)
Oleh : E.A.Wahyudiono
Saat Pak Purnomo, teman Pak guru Yudi menginjak pedal rem mobilnya dengan keras, tanpa disadari olehnya, hampir saja terjadi kecelakaan karena pengendara mobil sedan di belakangnya juga kaget mengetahui mendadak ada mobil berhenti di tengah jalan.
Untungnya dia bisa menghindarinya dan saat melewati mobil Pak Purnomo, sopir sedan tersebut memaki-maki Pak guru Yudi karena yang terdekat dengan jendela.
Begitu menepikan mobilnya, Pak Purnomo sangat marah besar pada Pak guru Yudi kenapa bisa menjadi bodoh sekaligus tolol sampai tidak menyadari telah ditipu mentah-mentah di depan mata oleh rentenir yang jahat itu.
Pak Purnomo merasa menyesal telah mebantunya mencarikan pinjaman uang sekaligus heran kenapa pak guru Yudi tidak meminjam uang di koperasi sekolah atau bank saja.
“Maafkan aku, semenjak banyak masalah, otakku sudah tidak bisa diajak untuk berfikir jernih. Belum juga masalah aku dipindah ke sekolah lain di luar kota. Sejujurnya aku butuh uang, tapi tidak berani pinjam ke bank karena gajiku sudah habis, juga tidak berani pinjam ke koperasi simpan pinjam. Sudah minus gajiku. Aku hanya mengandalkan tunjangan sertifikasi guru saja” kata Pak guru Yudi dengan wajah memelas.
Mengetahui penjelasan Pak guru Yudi, Pak Purnomo sebagai sahabat karibnya tidak bisa membayangkan uang dari mana temannya itu akan bisa membayar bunga pada rentenir yang padahal uang pinjamannya baru saja dipegang dan belum digunakan.
Pak Purnomo menduga bahwa Ini jelas penipuan juga saking tololnya Pak guru Yudi. “Sudah ,jangan kawatir, serahkan padaku besuk pagi aku akan mengajak seorang polisi untuk menyelesaikan kasusmu pada renternir” jawab Pak Purnomo pada Pak guru Yudi karena dia merasa bersalah telah mengantarkan ke rentenir kejam itu.
Keesokan harinya, Pak Purnomo menjemput pak guru Yudi dengan mobilnya namun kali ini mereka ditemani oleh seorang polisi.
Saat Pak guru Yudi mengamati polisi itu, tiba-tiba dia merasa mengenalinya namun lupa tepatnya di mana mereka pernah bertemu.
Polisi itu duduk di kursi belakang mobil dan tidak berbicara apa-apa. Dia lebih sering bermain game online dengan android di tangannya daripada berbicara.
Betapa terkejutnya renternir itu saat ada 3 orang yang mendatangi rumahnya, apalagi disebelahnya ada seorang polisi yang mengamatinya. Dia menjadi gemetar serta menyilahkan masuk rumahnya.
Tanpa basa-basi, Pak Purnomo langsung mengancam renternir jahat itu untuk dimasukkan ke dalam tahanan karena telah melakukan penipuan perihal hutang piutang dengan Pak guru Yudi.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
