Eko Adri Wahyudiono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Komedi Hidup Pak Guru Yudi dan Kisah Asmaranya Part 14
ilustrasiceritadari.id.pinterest.com

Komedi Hidup Pak Guru Yudi dan Kisah Asmaranya Part 14

POLISI DAN PAK PURNOMO UNGKAP KASUS PENIPUAN PAK GURU YUDI OLEH RENTENIR (2)

Uang Rp. 20 Juta baru Anda berikan, terus Anda minta lagi, serta teman saya tinggal membayar bunganya. Itu jelas penipuan. Sekarang mana surat perjanjiannya atau Anda saya bawa ke Kantor Polisi” kata Pak Purnomo dengan nada membentak dan wajah sangar.

Renternir itu sangat ketakutan, apalagi Pak Polisi yang duduk di situ tidak tersenyum sama sekali. Dia hanya mengamati dan mendengarkan pembicaraan di situ saja.

Begitu takutnya rentenir itu saat melihat Pak Polisi memegang sedang memainkan android di tangannya.

Haduuh, ini pasti direkam oleh Pak Polisi ini, dan aku akan dimasukkan penjara. Sebaiknya damai sajalah daripada nanti usahaku juga rugi” kata si rentenir dalam hatinya.

Dengan gemetar, dia segera masuk ke dalam kamarnya dan keluar lagi dengan membawa sebuah amplop dan map.

Begini Pak Purnomo dan Pak Yudi, saya minta maaf, tolong kasus ini jangan dibawa ke kantor polisi, kita damai saja. Ini saya kembalikan surat perjanjian hutang dengan Pak Yudi pada Anda berdua, serta terimalah amplop yang berisi uang Rp.10 Juta ini sebagai uang damai dan selanjutnya kita anggap tidak ada urusan dan permasalahan lagi di antara kita”

Kalimat itu keluar dati bibir si rentenir sambil menyerahkan uang itu dengan tangan gemetar pada Pak Purnomo.

Dalam perjalanan pulang, Pak Yudi terlihat gembira dengan bantuan Pak Purnomo serta berkali-kali mengucapkan terimakasih pada temannya yang setia itu.

Begitu tiba di traffic light perempatan kota, Pak Purnomo meminta Pak Polisi itu turun sambil memberikan sejumah uang untuk makan siang dan meminta handphone android dari tangan Pak Polisi itu.

Pak guru Yudi bingung dengan Polisi yang selalu diam dan cuman tersenyum itu. Akhirnya merasa penasaran, dia pun bertanya pada Pak Purnomo.

Oh, Polisi itu ya? Aku juga nggak kenal. Kata orang-orang di situ nama aslinya Suyitno, namun sering dipanggil Suyik".

Pikirannya agak terganggu tapi jadi diam jika dipinjami android karena dia suka bermain game online. Dia aku ajak untuk menggertak rentenir itu saja". Jelas Pak Purnomo lagi.

"Kasihan!, dia seperti itu karena pernah daftar Polisi beberapa kali namun selalu gagal. Dia sangat rajin membantu mengatur lalu lintas disitu apalagi jika lalu lintas ramai di pagi hari, makanya pihak berwajib membiarkan dia memakai seragam Polisi karena pikirannya yang tidak penuh itu” tambah Pak Purnomo.

Pak guru Yudi jadi terkagum-kagum dengan temannya yang cerdas dalam mencari akal penyelesaian kasusnya itu.

Tiba-tiba Pak Purnomo menepuk bahunya dan memberikan uang damai dari Rentenir itu pada Pak guru Yudi.

Sudahlah bawa saja semua uang ini untuk bekalmu selama mutasi ke sekolah di kota sebelah, sedangkan surat perjanjian hutangmu akan aku bakar saat tiba di rumah nanti”. kata Pak Purnomo seraya masuk mobil.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post