Eko Adri Wahyudiono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Komedi Hidup Pak Guru Yudi dan Kisah Asmaranya Part 12
ilustrasicritadari.p3kcheckup.com

Komedi Hidup Pak Guru Yudi dan Kisah Asmaranya Part 12

SIAPA YANG TOLOL? PAK GURU YUDI ATAU SI RENTENIR?

Oleh : E.A.Wahyudiono

Saat Pak guru Yudi sedang menghitung uang di tangannya itu, Rentenir itu bertanya sekali lagi. “Apakah bapak mau saya bantu dalam meringankan cicilan hutang bapak saat membayar angsurannya nanti?”

Dengan segera tanpa basa-basi, Pak guru Yudi menganggukkan kepalanya tanda setuju.

Begini, daripada bapak membayar angsuran cicilan Rp.1 Juta perbulan dan ditambah bunganya Rp. 2 Juta per bulan yang itu artinya bapak harus membayar kepada saya sebesar Rp. 3 Juta.

Ucap si renternir sambil menambahi lagi kalimat sebelum Pak Guru Yudi sepenuhnya sadar dengan tipu dayanya.

Nah, mumpung di tangan bapak sekarang ada Rp. 20 Juta, kenapa tidak langsung dilunasi saja?, sehingga, bulan depan bapak hanya mengangsur bunganya Rp 2 Juta setiap bulannya selama 20 kali. Jadi ringan ,kan?” tambah si Rentenir dengan lembut.

Pak guru Yudi tanpa berpikir panjang, segera menjawab,” Benar sekali, tololnya saya ini. Itu artinya angsuran saya jadi ringan. Saya hanya membayar bunganya saja. Ide bagus sekali. Terimakasih bantuannya pada saya yang sedang kesusahaan ini”.

“Ah, itu sudah kewajiban saya untuk membantu bapak” jawab rentenir itu dengan gaya bahasa yang sopan.

Kemudian dia menerima uang dari Pak guru Yudi saat itu juga sebesar Rp. 20 Juta dengan menyerahkan surat perjanjian piutang kepada Pak guru Yudi sebagai bukti.

Setelah urusannya dengan rentenir selesai, Pak guru Yudi mengajak temannya Pak Purnomo untuk kembali pulang.

Saat di dalam mobil, Pak Purnomo sambil memegang kemudi dengan sedikit penasaran menanyakan pada Pak guru Yudi diletakkan dimana uangnya. Seingat dia tadi, Pak Yudi masuk dan keluar dengan tangan kosong.

Kemudian Pak guru Yudi bercerita bahwa uang pinjaman yang baru diterimanya langsung untuk pelunasan cicilan juga. Sungguh betapa baiknya si Rentenir itu karena telah menolongnya yang sedang ditimpa musibah dan masalah akhir-akhir ini.

Pak guru Yudi juga bercerita tentang sistem pembayaran yang dilakukan kepada rentenir tadi sampai cara pelunasannya termasuk pembayaran bunganya sebesar Rp. 2 juta per bulan.

Begitu mendengarkan cerita Pak Yudi itu, Pak Purnomo menjadi sangat terkejut dan secara tidak sadar kakinya menginjak rem dengan keras sambil berteriak, “ Ya ampun, kamu ini orang pandai yang tolol sekali ”.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post