Eko Adri Wahyudiono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
MEMBAKAR LANGIT BIRU-PART  23  (F-16 Mayor Pnb. Dedy muncul)
dokpri.ornate

MEMBAKAR LANGIT BIRU-PART 23 (F-16 Mayor Pnb. Dedy muncul)

MEMBAKAR LANGIT BIRU-PART 23 (F-16 Mayor Pnb. Dedy muncul)

Oleh : E.A.Wahyudiono

Sementara itu, di Pangkalan Udara di Ambon, setelah beristirahat dan mendapatkan asupan pagi sehabis menjalankan misinya, Letkol Pnb. Yudha duduk santai di kursi yang telah disediakan baginya di bawah hangar yang terbuka. Dia memperhatikan beberapa ground crew sedang memeriksa kondisi dan mengisi bahan bakar pesawat F-16 yang setia menemaninya dalam menjalankan berbagai misi.

Pikirannya teringat akan nasib dua wingmen pilot yang hilang dalam misi. Perasaan sedih, bangga, dan gusar berkecamuk di dalam dadanya. Apalagi kedua pilot pendampingnya selalu mengawal dan melindunginya selama menjalankan misi menghancurkan Gudang senjata (Arsenal) para gerombolan bersenjata. “Ya Allah, aku pasrahkan nasib Lettu Pnb. Novi dan Mayor Pnb. Dedy padaMU” terucap doa lirih dari Letkol Pnb. Yudha sambil menundukkan kepalanya.

Beberapa teknisi dan ground crew sudah memberikan aba-aba bahwa pesawat sudah siap untuk melanjutkan perjalanan menuju Pangkalan Udara di Kupang kemudian melanjutkan ke Pangkalan Utama di Jawa. Saat Letkol Pnb. Yudha bersiap dan mengenakan pakaian G-Suit anti gravitasi sanbil membawa helm pilot canggih yang bisa dihubungkan dengan selang dan tabung oksigen di dalam pesawat apabila berada di ketinggian yang kadar O2 nya tipis.

Tiba-tiba terjadi kepanikan dan beberapa ground crew dan Paskhas TNI AU berlarian. Mobil Pemadam Kebakaran (PMK) Lanud bergerak cepat memasuki landasan udara. Beberapa Perwira Komunikasi dan Penghubung (PHB) berlarian menuju ke arahnya. “Lapor..! Kondisi visual pesawat F-16 Mayor Pnb. Dedy terbang rendah dan pelan menuju landasan dengan kondisi mesin yang mengeluarkan asap putih!” kata salah satu perwira bagian komunikasi Air Traffic Control (ATC) setelah memberi hormat.

Tanpa menjawab, Letkol Pnb. Dedy yang tadinya berwajah muram segera bersemangat dan berlari yang diikuti oleh ground crew menuju pesawat tempur F-16nya. Begitu di dalam kokpit, segera dibuka transmitter komunikasi radio di pesawatnya. “Lion..! Lion..! Segera konfirmasi..!..Ulangi, segera konfirmasi status dan posisi..!” teriak Letkol Pnb Yudha dengan suara yang sedikit gugup. Kepalanya melihat langit kesana kemari untuk mencari posisi pesawat Mayor Pnb. Dedy.

“Dicopy,..konfirmasi..dicopy…Pesawat mengalami kerusakan mesin ringan. Canopi ada lobang karena peluru dari Shukoi Su-27. Pandangan di dalam kokpit dan canopy (Kaca tutup pesawat) kondisi buram. Ketinggian pesawat tempur 1000 feet dari arah timur laut. Radio komunikasi rusak dan hanya bisa kontak dalam radius dua kilometer. Juga bahan bakar menipis. Roger!” Suara Mayor Pnb. Dedy “Lion” terdengar lemah. “Mohon..dipandu mendarat!…Ulangi,..Mohon dipandu mendarat..!. Roger..!” kata Mayor Pnb Dedy sekali lagi menambahi.

“Siappp…!. Roger..!” Setelah merespon cepat, Letkol Pnb.Yudha segera bergegas memacu pesawatnya di landasan dan melesat vertical ke udara untuk memberikan bantuan dalam memandu pesawat F-16 Mayor Pnb.Dedy yang mengalami kerusakan dan masih berada di udara di dekat pangkalan. Dari ketinggian arah posisi yang diterima, Letkol Pnb. Yudha menemukan pesawat F-16 Mayor Dedy yang mengeluarkan asap dan terbang oleng ke kanan dan ke kiri.

Setelah bermanuver, Dia segera terbang mendekati dan berjajar di samping pesawat F-16 Mayor Pnb. Dedy. “Lion..! Senang melihat Anda selamat! Roger..!” sapa Letkol Pnb.Yudha sambil menggerakan tangannya (Gesture) untuk berkomunikasi. Terlihat olehnya, kaca canopy tertutup sedikit asap dan hal itu membuat Mayor Pnb Dedy tidak bisa melihat landasan. “Ikuti gerakkan pesawat saya! Roger..!” perintah Letkol Pnb. Yudha sambil mengarah ke landasan pacu untuk mendarat darurat.

Mayor Pnb. Dedy hanya mengikuti dan memperhatikan arah dan ketinggian pesawat F-16 Letkol Pnb. Yudha komandannya yang memandunya. Beberapa kali Letkol Pnb Yudha harus berteriak kepada Mayor Pnb. Dedy untuk mengurangi kecepatan, mengeluarkan roda dan bersiap untuk touch down (Roda pesawat menyentuh aspal landasan). Meskipun sedikit kesulitan karena pesawat oleng, akhirnya dua pesawat F-16 berhasil mendarat bersamaan dan beriringan menuju titik kumpul (Apron) ke arah hangar.

Begitu berhenti, Beberapa petugas medis dan ground crew segera mengeluarkan Mayor Pnb. Dedy dari dalam kokpitnya. Setelah berhasil dievakuasi, beberapa mobill pemadam kebakaran segera bertugas untuk menjinakkan percikan api yang meyebabkan kepulan asap dari pesawat F-16 Mayor Pnb. Dedy.

Kondisinya hanya luka ringan karena pecahan kaca dari Canopy yang pecah karena tertembak peluru pesawat lawan. Setelah bertemu Mayor Pnb. Dedy, Letkol Pnb. Yudha tak kuasa menahan haru dan memeluk erat dirinya yang mampu kembali ke Pangkalan dengan pesawat yang rusak dalam juga dalam keadaan sehat meskipun sedikit luka ringan.

“Terimakasih, Komandan, telah memandu saya mendarat dengan selamat. Saya tidak yakin bisa mendarat dengan selamat atau tidak sebelumnya!’ kata Mayor Pnb Dedy. Letkol Pnb. Yudha yang mendengarnya hanya menjawab dengan senyuman dan acungan jempol. “Sudahlah. Yang penting, Anda selamat dan misi berhasil!” kata Letkol Pnb. Yudha. “Oh, iya, bagaimana kabar dari Lettu Pnb. Novi!? Sudah diketahui kondisinya??!” tanya Mayor Pnb. Dedy dengan rasa penasaran yang dalam.

“Kita belum mendapat kontak dan kabar darinya. Kita hanya bisa berdoa saja saat ini!” Mayor Pnb. Dedy menjadi sedikit lemas mendengar informasi tentang sahabatnya yang masih Missing In Action (MIA) dalam tugas. Dia hanya tidak berani membayangkan kesedihan dari Berliani, istri Lettu Pnb. Novi. Dia sendiri juga jadi teringat dengan calon istrinya, Kapten Ckm. dr. Linda.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post