Eko Adri Wahyudiono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
MEMBAKAR LANGIT BIRU-PART  28  (Kembali ke Pangkalan Udara Utama)
dokpri.Lettu.Pnb.Novi"Ornate"

MEMBAKAR LANGIT BIRU-PART 28 (Kembali ke Pangkalan Udara Utama)

MEMBAKAR LANGIT BIRU-PART 28 (Kembali ke Pangkalan Udara Utama)

Oleh : E.A.Wahyudiono

Setelah bersusah payah dalam penerbangan, akhirnya ke tiga helikopter Puma milik TNI AU yang mengemban misi penyelamatan Lettu Pnb. Novi mendarat dengan selamat di Pangkalan Udara Ambon. Semua ground crew dan staf perwira yang bertugas menyambut gembira.

Petugas para medis pun tetap melakukan tugasnya untuk memeriksa kesehatan semua pasukan yang baru datang terutama melakukan pemeriksaan pada Lettu Novi, Letkol Pnb Yudha dan Mayor Pnb. Dedy yang belum beristirahat sehabis mengemban misi penting dan rahasia. Kesempatan itu juga digunakan oleh Letkol Pnb Yudha melaporkan status dan situasi mereka pada Markas Komando Operasi di Jawa.

Mission Accomplished..! (Misi telah sukses dilaksanakan)” lapor Letkol Pnb Yudha. Markas Komando Operasi di Pangkalan Utama menyambut gembira akan keberhasilan operasi dengan sandi Sikatan Jaya. Mereka semua diperintahkan untuk beristirahat selama satu hari dan setelah itu kembali dengan pesawat tempur dan semua ground crew serta Paskahas akan diangkut dengan pesawat Hercules yang telah stand by Pangkalan selama misi dijalankan.

“Assalamualaikum..!” Mayor Pnb. Dedy mencoba menghubungi dokter Linda. Dia tidak ingin calon istrinya itu cemas akan keadaannya karena sudah beberapa hari tidak melakukan komunikasi. Dokter Linda yang melihat nama orang yang menghubunginya berusaha untuk tegar dan pura-pura tidak mengetahui tugas rahasia calon suaminya.

“Waalaikumsalam.!, Bagaimana kabarmu, Mas!? Sehat saja khan? Latihan sudah selesai kan? Kapan pulang!? "jawab dokter Linda setelah bisa menekan perasaan antara sedih, gembira, cemas dan haru. Semua perasaan bersatu dalam hatinya. Sambil berbincang dengan Mayor Pnb Dedy, air matanya mengalir dari sudut matanya.

Mayor Pnb Dedy sangat bersyukur bahwa dokter Linda, calon istrinya tidak mengetahui misi dan kondisinya dalam penugasan yang hampir menghilangkan nyawanya. “Insyaallah, besuk sore, aku sudah tiba di Madiun. Semua Sehat khan? Bapak ibu juga?, eh, Letda Rio sudah lulus sekolah penerbangnya ya? Aku dengar adikmu jadi pilot pesawat tempur Hawk tuh..selamat ya!” kata Mayor Dedy untuk mencegah dokter Linda bertanya-tanya lebih dalam tentang misi dan kondisinya.

“Kok, suaranya seperti sedang pilek, begitu?” Tanya Mayor Dedy saat mendengar ada sedikit suara dengan nada sengau dari calon istrinya. Sebenarnya, dokter Linda tidak sedang sakit pilek, namun menahan air matanya tidak turun dan harus berbicara dengan nada gembira adalah dua hal yang sulit dilakukan. Oleh karena itu, untuk membuat calon suaminya tenang, dia pun menjawab, ‘Iya, sedikit pilek nih!”.

Keesokan harinya sehabis makan pagi, dua pesawat tempur F-16 Letkol Pnb Yudha dan Mayor Pnb Dedy sudah dalam kondisi prima sehabis dirawat di DePoHar (Depot Logistik dan Pemeliharaan) dan siap untuk terbang kembali. Sedangkan Lettu Pnb Novi, bersama seluruh ground crew dan Paskhas diangkut dengan pesawat Hercules.

Pilot Mayor Pnb Fajar dan Co-pilot Hercules, Letda Pnb. Irvansyah melapor pada Letkol Pnb Yudha selaku komandan operasi Lapangan bahwa pesawat siap berangkat ke Bandara Kupang untuk transit pengisian bahan bakar, kemudian melanjutkan penerbangan ke Madiun.

Terbang di langit yang biru dan damai, pesawat Hercules melesat dengan di kawal oleh F-16 Letkol Pnb. Yudha di sebelah kanan dan F-16 Mayor Pnb. Dedy di sebelah kiri. Lettu Pnb Novi mengamati warna kontras langit saat malam hari dia bertugas dan warna biru saat dia pulang dari misi. Seketika, muncul kerinduan yang tak tertahankan pada Berliani, istrinya yang cantik dan sedang mengandung buah cinta kasih mereka saat ini.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post