Eko Adri Wahyudiono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
BEDANYA RIDDLE, QUIZ DAN QUESTION DALAM PEMBELAJARAN
selfdesigned by Canva

BEDANYA RIDDLE, QUIZ DAN QUESTION DALAM PEMBELAJARAN

Kemarin, saya mencoba menulis tentang satu artikel tentang fenomena para penonton pada berbagai cabang olahraga, baik dari sisi emosi, fisik atau pun dukungannya yang bersifat positif dan negatif pada tim yang menjadi unggulannya.

Para penonton pertandingan pada setiap cabang olahraga, utamanya sering manjadi pengamat pada semua atlit, namun pada artikel kemarin, sisi atlit sesekali menjadi pengamat kepada para penontonnya. Semua itu diulas dengan santai tanpa ada maksud apa-apa selain memberikan satu wacana untuk menyegarkan otak.

Di akhir artikel saya, ada sebuah riddle atau teka-teki pada pembaca yang setia. Apabila dari mereka ada satu yang mampu menjawab, satu buah souvenir akan terkirim pada alamatnya. Akan tetapi sayang sekali, tidak ada satu pun yang bisa menjawab atau menebak riddle atau teka-teki yang diberikan sampai dengan sekarang.

Sebenarnya riddle atau teka-teki itu apa? Apakah sama dengan quiz? Apa bedanya dengan question? Padahal, itu semua artinya sama, yaitu ‘Pertanyaan”. Jangan salah memilih, mana yang boleh diberikan dalam pembelajaran baik di atau luar kelas untuk anak didik kita. Semua itu, para guru harus mengenalinya terlebih dulu semuanya.

Riddle, yang dalam bahasa Indonesianya bisa diterjemahkan menjadi 'teka-teki'. Nah, Sebaiknya berhati-hati lah dengan teka-teki karena umumnya mempunyai dua makna, yaitu terbuka dan tertutup (enigma). Bisa diberikan dalam bentuk pernyataan atau juga pertanyaan untuk dijawab. Mereka yang mendapatkan riddle ini, harus cerdik dalam cara menjawabnya dengan syarat bisa diterima dalam logika berfikir tentunya. Terkadang, riddle diberikan hanya untuk lucu-lucuan, namun tetap masuk akal juga bila bisa mendapatkan penjelasannya.

Sedangkan, makna tertutupnya, hampir dipastikan bahwa jika ada teka-teki, sejujurnya, jawaban pastinya belum tentu bisa diketemukan juga dan tetap dibiarkan menjadi misteri. Katakanlah kasus yang belum terungkap selalu disebut 'masih menjadi teka-teki', kan? Seperti itu lah gambaran riddle secara garis besar dalam penjelasannya di artikel ini. Pada makna terbuka, materi riddle, bisa saja keluar dari substansi materi yang diberikan atau bahkan tanpa ada penjelasan sebelumnya. Hal itu semata untuk mengetahui background knowledge dari anak didik.

Bagaimana dengan Quiz?

Lucunya lagi,bila kita surfing ke Wikipedia.org, Riddle dan quiz itu mempunyai arti yang sama, yaitu 'teka-teki'. Namun secara harfiah, arti Quiz ini sebenarnya adalah ‘ulangan’. Nah, ulangan dari apa? Tentu saja dari materi pelajaran di kelas saat pembelajaran atau materi lainnya yang telah disampaikan dan diterangkan pada penerimanya yang dalam hal ini anak didik kita.

Jika Anda salah satu guru mata pelajaran, kemudian mengajar di kelas pada hari itu selama 2 jam tatap muka, pada akhir penjelasan, Anda pasti memberikan pertanyaan terkait materi pelajaran yang baru saja disampaikan pada anak didik, itu lah yang dinamakan 'ulangan' atau quiz. Hal itu Untuk mengetahui daya serap mereka pada penguasan materi yang baru saja diterimanya. Biasanya, anak didik diiming-imingi dengan nilai bagus atau diberi sebuah hadiah kecil lainnya.

Sebaliknya, jika semua materi selama satu semester diulangkan dalam bentuk teka-teki (kita menyebutnya soal ulangan), namanya sudah bukan quiz lagi, melainkan 'Ujian' atau 'Test'. Misalnya Ujian tengah semester, ujian akhir semester, ujian kelulusan dan seterusnya. Quiz, bisa diberikan di awal atau di akhir pembelajaran di kelas untuk memberikan stimulus dalam mengasah aspek kognitif dan meningkatkan minat serta talenta anak didik kita.

Bagaimana dengan question?

Lucunya, masih dari sumber yang sama, bahwa pertanyaan dalam bahasa Inggris, juga bisa berarti 'quiz'. Rasanya semua jadi berputar putar saja artinya. Bedanya, untuk 'question' atau pertanyaan dengan 'quiz', terletak pada tingkat korelasi materi yang diajarkan dan pembeda pada jenis pertanyaannya. Kita menyebutnya ‘soal’. Soal yang diberikan dalam ujian pada anak didik harus bisa diukur yang dalam hal ini bisa dikategorikan dalam bentuk soal mudah, sedang dan sulit.

Bagaimana menurut pendapat Anda?

Salam

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post