SYAFIRA, DUTA GENRE MAGETAN
Saya sedikit terkejut saat bertemu dengan sosok gadis cantik yang bernama Syafira di ajang Gebyar Literasi Magetan 2022. Ada kehadiran sosok Duta Genre Kabupaten Magetan.
Hampir saja tidak mengenalinya jika saya tidak disapa terlebih dulu. Ah, dia ternyata salah satu murid saya yang bertugas dan menyandang gelar Duta Genre Magetan 2021-2022.
Saya menjadi penasaran dan ingin tahu Apa sebenarnya Duta Genre itu? Anda pasti sering tahu bila ditanya tentang peran dan tugas pemilihan Duta pariwisata, Duta Lalu Lintas atau Duta-duta lainnya. Ternyata, itu adalah Brand Ambassador Program GenRe (Generasi beRencana) bagi remaja guna menciptakan generasi emas yang berkualitas dan siap dalam segala aspek kehidupan bersosial berbudaya dan berkeluarga.
Penjelasan itu saya terima dari si cantik Syafira dii waktu senggang pada kegiatan Gebyar Literasi Kabupaten Magetan 2022. Awalnya, Saya kira, Duta Genre itu ya khusus semacam Duta Literasi atau Duta jenis-jenis teks atau wacana. Saya, benar-benar salah besar. Artinya, kualitas literasi saya juga rendah nih. Kok bisa-bisanya sampai tidak paham dengan istilah Duta Genre itu tadi.
Syafira menjelaskan lebih bahwa persyaratan untuk ikut terjun ke dalam genre kabupaten Magetan haruslah menjadi anggota aktif PIK-R di kecamatan atau sekolah untuk bisa melaju kedalam seleksinya yang dimulai dari administrasi, cetak pemberkasan, dan mengisi aplikasi online. Setelah itu ada tahap tes tulis, unjuk bakat, dan wawancara, hingga dipilih 5 besar peserta untuk lolos ke tahap grandfinal.
Seperti yang sudah saya duga saat bercerita, Juara 1 Duta Genre Magetan diraih oleh Syafira Auli Putri Ifanda. Murid yang pernah berada dalam kelas pembelajaran saya semasa belajar di SMA 1 Magetan, itu memang mempunyai kecerdasan tinggi. Semangat literasi juga saya kagumi. Tipe anak yang santun, low profile, ramah dan murah senyum. Sebagai gurunya, saya tentu saja merasa bangga, terharu dan memberikan apresiasi yang tinggi atas pencapaiannya.
Tugas sebagai Duta Genre tidak berhenti sampai disitu saja setelah seleksi dan penobatan, namun harus menjadi remaja genre panutan yang tidak hanya berprestasi akademis/ non-akademis tetapi juga harus berkontribusi bagi masyarakat Magetan.
Sebut saja, misalnya bertugas menjadi pemateri sekaligus pembicara dalam penyuluhan upaya pencegahan stunting (kurang gizi) dan peran remaja dalam mewujudkan generasi emas yg berkualitas di desa-desa juga beberapa kecamatan di Pelosok Kabupaten Magetan. Kegiatan tersebut sering terpadu bersama perwakilan dari Duta Kesehatan, dari Kantor Urusan Agama yang bergantian memberikan penyuluhan Pentingnya Program Keluarga Berencana.
Tugas itu membuat Syafira menjadi lebih mengerti bagaimana ciri khas dan karakter berbagai macam remaja dengan segala kreativitas permasalahan yang mereka alami dalam kehidupan sehari-harinya. Disamping juga harus menjawab banyak pertanyaan dari para remaja serta menghadiri berbagai macam acara dalam naungan Dinas Dppkb dan Pa untuk menambah korelasi ilmu yang didapat kemudian disebar luaskan.
Syafira yang saat ini sedang menempuh perkuliahan semester satu di Fakultas Teknik Sipil Universitas Jember merasa mendapatkan pembelajaran dari semua kegiatan tesebut. Motto optimis yang dimilikinya yaitu selagi ada peluang, ambillah, berani mencobalah dan hasilnya pasti berharga dan bermakna untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat.
Syafira berpesan bahwa di bulan Maret 2022, bakal ada pemilihan Duta Genre 2022. "Ayo! jebolan smasamagetan lagi yang harus bisa memperebutkan juara nya! Persiapkan dirimu guys! Saya tunggu di grandfinal yaa!
More information, Stay tune di ig @dppkbpakabmagegan & @insangenremagetan Salam Genre! Berencana itu keren!"

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
