Eko Adri Wahyudiono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
HIDAWATINUR, Guru Biologi yang juga Seorang Penerbang
dokpri.selfdesignedbycanva

HIDAWATINUR, Guru Biologi yang juga Seorang Penerbang

Bagaimana bisa, seseorang yang berprofesi guru, ternyata juga seorang penerbang? Saya sendiri juga tidak habis pikir akan hal itu. Siapa juga yang punya profesi ganda seperti itu? Namun tunggu sebentar, jangan salah persepsi dulu, ya!

Hidawatinur, nama lengkap yang diberikan oleh orangtuanya saat lahir. Guru Biologi ini lahir pada tanggal 4 September 1965. Anehnya, setahu saya, beliau ini hobinya 'bekerja', meskipun bukan tipe workaholic. Selain hobi itu, rasa-rasanya hampir tidak diketahui oleh para rekan guru lainnya. Awal karir sebagai guru pernah mengajar di SMA 2 Ngawi dan selanjutnya mutasi ke SMA 1 Magetan sampai dengan sekarang.

Sosok yang ramah meskipun jarang tersenyum ini terkesan selalu serius. Saat sedang bercandapun, mimik wajahnya juga serius. Jika belum kenal baik dengan beliau, bisa jadi salah paham dalam menerima candaannya. Guru yang mendapat tugas sebagai Wakil Kepala Sekolah untuk urusan sarana prasarana sekolah ini dikenal sangat disiplin dan relijius.

Hebatnya, pada tahun 2008, setelah melalui seleksi yang ketat dan bertahap, beliau menyabet juara 1 Guru berprestasi Kabupaten Magetan lho! Sebagai salah satu dewan juri dalam kepanitian, saya tahu betul akan kompetensi beliau di bidang profesionalisme, akademis, kepribadian dan sosial. Maka tak heran bila beliau menjadi juaranya.

Saat saya beritahu bahwa hadiah juara 1 Gupres adalah dikirim ke Luar negeri yang saat itu ke Jepang, beliau terlihat bersuka-cita, namun berubah cemberut saat saya beritahu dengan catatan tidak boleh pulang lagi ke tanah air. Mohon maaf bu Hida, saat itu hanya bercanda saja kok!

Seperti disebutkan di atas, bu Hida, nama akrabnya yang juga guru Biologi kenapa juga berprofesi sebagai 'penerbang'? Di sini, bukan penerbang dalam arti seorang 'pilot', yaitu orang yang menerbangkan pesawat udara, melainkan seseorang yang punya keahlian sebagai pemukul alat musik 'Rebana' atau gendang dalam kesenian 'Hadrah' atau 'Samroh'.

Sebutan itu sudah dikenal oleh umum di daerah Jawa Timur. 'Rebana' , dalam kata lain adalah 'Terbangan', makanya mereka semua yang tergabung dalam group musik yang konon berasal dari daerah Timur tengah disebut sebagai para ' Penerbang'. Di sini, bu Hida didaulat sebagai pemukul alat seperti drum, yaitu ' Remo' nya di kelompok musik di desanya.

Itulah hobi beliau sebagai penggerak kesenian Hadrah, baik di sekolah maupun di lingkungan desanya. Guru yang dianugerahi 2 anak dengan putra pertama berprofesi sebagai dokter gigi di Bima dan yang kedua sebagai guru juga di SMA 1 Magetan. Luar biasanya, beliau dan kedua anaknya, sama-sama alumni Smasa Magetan semua.

Tetap semangat menabuh Rebana hati dan pikiran anak didik, bu Hida!. Iramakan ilmu dunia dan akhirat agar mereka semua menjadi insan yang berguna di masa depan! Jadilah 'Penerbang' yang mampu menghantarkan anak didik dalam mewujudkan cita-citanya!

You Are The Chosen One!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post