Eko Adri Wahyudiono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Joni Siswo Irwanto, Guru Bahasa yang Juga Dewa Kucing
dokpri.freedesignedbycanva

Joni Siswo Irwanto, Guru Bahasa yang Juga Dewa Kucing

Baset, adalah nama dewa kucing dari zaman Mesir kuno. Tidak heran jika semua mural dan artefak yang ada di Piramid, tempat makam para Raja Mesir, selalu menggunakan simbol kepala kucing.

Nah, kali ini, ada satu sosok guru yang bisa dan layak disebut sebagai dewanya kucing di SMA 1 Magetan. Beliau mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris. Kenapa bisa disebut seperti itu? Tak lain dan tidak bukan karena hobinya yang unik. Di rumah beliau, bisa sampai ada lebih dari 20 ekor kucing sebagai piaraan kesayangannya.

Joni Siswo Irwanto, guru ganteng seperti mantan menteri, Andi Malarangeng ini, kelahiran Sukabumi, 19 Juni 1964. Ayahnya yang seorang perwira Polisi berasal dari daerah Pare-pare, Kota sebelah utaranya Makasar. Artinya, beliau berdarah Bugis lho! Maka tak heran, ada sedikit logat bugis dalam setiap tutur katanya jika Anda dengarkan. Hidupnya nomaden karena mengikuti tugas orangtuanya, jadi tak aneh bila jenjang SD, SMP dan SMAnya diselesaikan di kota yang berbeda pula.

Alumnus SMA 1 Bojonegoro ini, harus hijrah ke Malang karena kuliah di IKIP Malang. Setelah itu mengawali karir sebagai guru di SMA Jatirogo Tuban tahun 1987, dan mutasi ke SMA 1 Magetan tahun 2000. Guru dengan hobi bulutangkis ini, kemana-mana selalu membawa makanan kucing di dalam mobilnya. Unik, kan?! Setiap melihat ada kucing yang kelaparan di pinggir jalan, beliau menyempatkan berhenti sejenak hanya untuk menyediakan makanan bagi para kucing itu.

Banyak jenis kucing di rumahnya, seperti angora, persia, eropa dan asia, bahkan, ada yang berharga jutaan rupiah. Wow banget! Sebetulnya, saya sendiri juga punya kucing angora atau persia, namun jenisnya tetaplah kucing kampung yang hanya diberi nama angora atau persia. Biar terdengar keren dikitlah!

Hebatnya, Pak Joni beserta istrinya yang menjadi guru di SMP dan juga kedua anaknya adalah penyayang kucing berat. Ketelatenan dan kesabaran dalam merawat para kucing tersebut memantik perasaan empati dan kesabaran pak Joni dalam mengajar di kelas. Beliau saat ini menjabat sebagai Wakil kepala sekolah urusan Hubungan Masyarakat atau Humas. Tugas yang sangat berat bagaimana harus membangun hubungan mutualisme dengan pihak luar dan masyarakat demi kemajuan sekolah dan anak didik tentunya.

Jabatan sebagai Volunteer di pertukaran pelajar program American Field and Study (AFS) atau Youth Exchange and Study (YES) di bawah Bina Antarbudaya, Chapter Malang untuk mengurusi pertukaran pelajar antar negara menjadi tanggung jawabnya bagi murid di SMA 1 Magetan.

Sedangkan, saya sendiri, yang juga terlibat di Chapter ya sama, ada di dalam divisi hosting, yaitu yang mengurusi penerimaan, pengiriman dan penempatan murid dari negara lain bila datang ke wilayah Magetan. Ayo!, Adakah murid Smasa Magetan yang berani mengikuti program ini? Pastikan untuk menghubungi kami, ya!?

Selamat berbagi ilmu bahasa asing dan melayani kebutuhan anak didik, pak Joni! Di pundak Anda, bukakan wawasan mereka semua agar berani menaklukan dunia!

You Are The Chosen One!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post