Retna Wahyu P., Guru Bahasa Indonesia yang Mahir Bahasa Jepsng
Membaca judulnya saja, rasanya sudah aneh. Bagaimana bisa, seorang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, mampu menguasai Bahasa Jepang? Semua pasti ada penjelasan logisnya.
Retna Wahyu Purwaningsih, adalah sosok guru cantik yang saya maksud. Beliau dilahirkan di Magetan pada tanggal 12 Januari 1963. Alumnus Smasa Magetan tahun 1981 ini mengawali karirnya di SMA Karangjati Ngawi pada tahun 1987 dan April 1990, mulai mengajar di SMA 1 Magetan. Nah, uniknya beliau tidak mengajar Bahasa Indonesia, melainkan Bahasa Jepang.
Saat itu, kebutuhan guru Bahasa Indinesia sudah lebih dari cukup. Juga, karena di SMA 1 Magetan ada Jurusan Bahasa Selain IPA dan IPS. Bahasa Jepang adalah salah satu mata pelajaran wajib. Alasan lain, belum ada guru yang memang lulusan jurusan Bahasa Jepang saat itu. Untungnya, Bu Retna, nama panggilan akrab beliau, pernah belajar Mata kuliah Bahasa Jepang selama beberapa semester sebagai Jurusan Minor-nya di IKIP Surabaya.
Karena ketekunannya, beliau sering diberi tugas untuk menjadi guru pamong bagi mahasiswa PPL ( Praktik Pengalaman Lapangan) dari IKIP Surabaya tahun 1991-2004 ( Sekarang UNESA). Terakhir mengajar bahasa Jepang sekitar tahun 2010 an , karena aturan sertifikasi dan kembali mengampu Bahasa Indonesia.
Jadi definisi yang mengatkan bahwa "Language is a set of habit" (Bahasa adalah seperangkat kebiasaan) adalah keniscayaan dan benar adanya. Jadi hal ini satu motivasi untuk siapa saja yang ingin belajar bahasa asing. Gunakan saja dan jangan takut salah! Lama-lama akan menjadikan suatu kebiasaan sehari-hari. Itulah pesan beliau yang selalu ditekankan pada anak didiknya.
Suaminya, almarhum Bapak Sutrisno, adalah juga guru di SMA 1 Magetan dan mengajar Bahasa Indonesia juga. Ibu dari 3 anak dan juga 1 cucu ini sangat dikenal ramah, baik oleh guru maupun para muridnya. Hebat, satu keluarga ini, semuanya adalah alumni SMA 1 Magetan. Saya mengenal bu Retna ini sebagai profil guru yang ramah dan sederhana. Juga rajin dan teliti. Tidak heran bila beliau menjabat sebagai bendahara komite sekolah sampai sekarang.
Tetap semangat mengajar bu Retna! Kita para guru, akan berikrar untuk membimbing dan menghantarkan anak didik menjadi insan yang lebih kreatif dan kritis agar siap menghadapi gelombang perubahan global yang cepat.
You Are The Chosen One

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
