Yenidha R.Priskiana, Eiffel, I'm in Love
Pernah nonton film Indonesia yang ber-setting di Paris? Iya, "Eiffel, I'm in Love", dengan Shandy Aulia untuk aktrisnya. Anda pasti sudah pernah nonton atau minimal pernah dengar kisah ceritanya, kan?! Cerita bisa ber-ending berbeda dalam film itu bila guru yang manis ini meniadi aktrisnya. Maaf, bercanda nih, guys!
Kali ini, artikel yang mengulas satu sosok guru cewek yang berkesempatan untuk menjelajahi Kota Paris. Menara Eiffel, yang dibangun oleh Gustav Eiffel, juga jadi salah satu destinasinya di saat ada waktu luang dalam tugasnya ke negara Jerman.
Yenidha Rusna Prikiana, guru Bahasa Jerman yang jelita dan anggun adalah guru yang beruntung bisa berkunjung ke berbagai Universitas di Jerman dan beberapa negara lainnya seperti Perancis, Belanda, Swiss, Luxemburg, Belgia dan Austria berkat undangan dari Yayasan Alpha-Aktiv, yaitu Lembaga Pendidikan Bahasa Jerman di Kota Heidelberg.
Guru ramah kelahiran Ponorogo, 11 Juni 1985 ini penghobi traveling, jadi rasanya pas sekali dengan mimpi hidupnya. Hobi lainnya? Agak aneh juga sih saat ditanya. Yaitu, mengoleksi kenangan bukan benda atau dalam bahasa Jermannya "Sammle kostbare momente nicht Dinge". Nah, hanya murid yang pandai bahasa Jerman yang paham akan istilah itu, kan!? Ayo ! Segera buka kamus jika penasaran!
Beliau menyelesaikan sekolahnya di SMA 2 Nganjuk dan Sarjana pendidikannya di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Lahir dari seorang ibu yang menjadi guru SMP di Ponorogo, dan ayahnya seorang perangkat desa. Anak sulung dari 3 bersodara yang kesemuanya adalah perempuan. Uniknya, Frau Kiki, nama panggilan akrab guru ini, malah dianugerahi 3 orang anak yang kesemuanya adalah cowok dalam keluarganya yang bahagia. Masyallah! Itu tetap rezeki Allah SWT. Keren habis dah!
Kisah terseru saat berada di Kota Frankfurt, Jerman, Frau Kiki berkesempatan bertemu dengan Katrin Voss, murid cewek pertukaran pelajar di bawah program AFS dari Jerman yang pernah bersekolah di SMA 1 Magetan juga lho. Juga, beberapa murid Smasa Magetan, salah satunya, Arif Rizky Darmawan yang sedang menempuh kuliah di Jerman. Sungguh momen yang mengharukan pasti bagi beliau.
Tetap semangat menghantarkan anak didik untuk belajar di Universitas di Jerman, Frau Kiki! Di tangan ikhlasmu dan semangatmu, Membuat anak didik hebat dalam Bahasa Jerman akan bisa membangun teknologi lebih maju bagi bangsa kita, Indonesia!
You Are The Chosen One!

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
