Catatan Mauluda , Tim FILSOPIN, GYS Singapura Asean 2022
Anda mungkin sudah mengenal pria tampan disamping ini bukan?! Bagi anda yang belum mengenalnya mari berkenalan dahulu yuk! Dia bernama Mauluda Arjuna berbadan tegap meskipun kurus kering sebagai ciri khasnya.
Murid yang sedang mengambil program studi Matematika IPA di jenjang SMA. Pasti sudah tahu SMAN 1 Magetan bukan?! Nahh dia sedang menempuh pembelajaran disana, masih mau berkenalan lebih jauh apa tidak nih?! He.he. Kalau mau, silahkan follow IG @junfa_os dan pasti di follback kok tenang aja wkwk Siapa yang menduga kalau di umurnya yang masih begitu muda ini akhirnya bisa menjajakan kaki di negeri orang alias luar negeri untuk mengikuti perlombaan bergengsi tingkat ASEAN atau bisa disebut Asia Tenggara yaitu Global Youth Summit 2022 di Singapura sebagai tuan rumahnya
Begitu banyak kejadian yang dialami bahkan dari sebelum berangkat sampai sekembalinya dia dari sana. Sebelum berangkat itupun pada H-21, baru dapat kepastian dari orang tuanya untuk diperbolehkan atau tidaknya mengikuti kegiatan Global Youth Summit 2022 di Singapura. Setelah itu, akhirnya dia bisa membentuk kelompok proyeknya masing-masing.
Apalagi ada kejadian unik waktu ingin check in pesawat untuk berangkat ke singapura. Dikarenakan Mauluda baru melakukan vaksin dosis pertama, maka dia harus punya bukti hasil PCR dan kesalahannya adalah hasil PCR itu masih menggunakan bahasa Indonesia sedangkan pihak bandara internasional hanya menerima bahasa Inggris bukan dalam bahasa Indonesia. Akhirnya pria tampan inipun harus di sidang sambil menunggu hasil PCR yang berbahasa Inggris dan dikirim dari pihak laboratorium Magetan.
Perasaan dag dig dug serrr karena sudah ditinggal rombongan teman-temannya boarding. Setelah penantian panjang selama 10 menit, akhirnya datang juga kiriman surat keterangan dalam Bahasa Inggris itu. Itupun, Check In dari pihak bandara sudah ditutup. Tetapi dengan kebaikan pihak bandara, Mauluda diperbolehkan sebagai 1 penumpang tambahan dengan pertimbangan dan mengingat siswa delegasi lomba tingkat Asean. Dengan perasaan lega, si cowok tampan inipun berteriak kegirangan sambil berlari-lari di sepanjang lorong bandara yang kosong nan sunyi itu.
Sesampainya di Bandara Changi Airport Singapura, dia dikejutkan dengan perbedaan yang sangat jauh dengan negara tempatnya berasal. Semuanya serba otomatis dan sistematis, keamanan begitu ketat dari berbagai sisi serta para petugas yang begitu ramah dan sopan. Dia bagaikan ikan dari kolam yang baru saja terjun di perairan bebas menuju jala nelayan. Setelah itu, rombongan Indonesia dijemput dengan bis oleh pihak panitia GYS Singapore. Semuanya begitu bersih, bebas polusi, aman, nyaman dan serba otomatis.
Pada hari terakhir kegiatan, Mauluda menjelajah Singapura sendirian sambil ingin menghabiskan saldo e-money di kartu MRT yang disediakan panitia. Akhirnya, karena begitu percaya diri, dia tersesat di stasiun terakhir yaitu Dhoby Ghaut sampai harus bertanya ke orang-orang di sekitar sambil membuka google maps-nya.
Sungguh pengalaman yang begitu berarti baginya sampai belum bisa move on dari Singapura sampai sekarang. Sekian sedikit kisah perjalanan dari event GYS Singapura 2022. Terimakasih
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
