Rahmad, Kisah Hilang di Hutan Kota GYS Singapura 2022
Hello, Guys!
Ini ada kisah lain dari Rahmad, seorang peserta GYS Singapura 2022 yang ingin berbagi cerita. Simak, Ya!
Perkenalkan nama lengkap saya, Rachmad Chandra Kartika. Saat ini masih duduk di kelas 1 SMA dan bersekolah di IIS PSM MAGETAN. Oh, iya!, Saya berasal dari sebuah desa terpencil di kabupaten Magetan.
Selanjutnya. Ini adalah cerita pengalaman saya saat mengikuti lomba di Singapura.
Berawal dari tim INOTEK SMA IIS, Magetan, saya awalnya ragu dan tidak yakin untuk ikut lomba ini, tapi guru saya meyakinkan saya untuk mengikuti lomba.
Akhirnya saya memutuskan untuk ikut lomba bersama tim saya, yaitu MAGIC yang terdiri dari 3 teman lain dalam satu tim.
Pada lomba INOTEK di Kabupaten Magetan pada bulan September 2022, tim kami, MAGIC, dengan menyesal hati, masih belum mendapatkan hasil yang maksimal.
Setelah lomba itu usai, saya sendiri harus mengubur mimpi saya dalam dalam. Namun, para guru kami tetap memberi motivasi dan mengajak untuk tetap melanjutkan Inovasi kami ini ke ajang Internasional.
Tim kami ternyata sudah didaftarkan oleh guru pada lomba Global Youth Summit 2022 di Singapura. Itu sungguh mengasyikkan karena akan menjadikan pengalaman pertama kali bagi saya pribadi untuk pergi ke luar negeri.
Dengan bermodalkan semangat dan tekat yang kuat dalam mengikuti lomba GYS dengan tema inovasi lingkungan global, saya berpendapat bahwa, mungkin pada lomba kali ini akan berat saingannya tapi itu tidak mematahkan semangat tim kami. Untuk itu, saya akan berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi tim, sekolah dan bangsa Indonesia.
Akhirnya tiibalah pada hari perlombaan yang sudah saya tunggu dengan sedikit nervous. Hari itu adalah hari penentuan bagi tim kami setelah berjuang dengan usaha dan kerja keras selama ini. Ini saatnya, kami hanya pasrah dan berdoa.
Setelah penantian panjang, akhirnya tibalah waktu pengumuman bagi para pemenang lomba.Akhirnya kerja keras kami selama ini terbayarkan dengan tuntas dan tidak sia-sia. Walaupun tim kami tidak meraih predikat sebagai juara 1, tetapi hasil ini sudah sangat memuaskan dan patut disyukuri oleh kami semua.
Ini adalah lomba pertama kami di ajang Internasional dan langsung mampu mendapatkan Juara 2. Prestasi itu sudah lebih dari kata 'cukup' untuk kami.
Selain event lomba, kami juga mengunjungi beberapa tempat di negara Singapura, seperti Sentosa Island dan Garden By The Bay.
Di sana, banyak tempat wisata yang indah seperti Cloud forest. Jujur, tempat itu sangat indah dan bagus. Demikian juga dengan Sentosa Island. Rombongan peserta GYS dari berbagai negara, sengaja datang pada sore hari karena ingin melihat sunset yang konon, katanya sangat indah.
Saya tidak mau melewatkan momen itu untuk berfoto ria dengan teman-teman. Di pantai itu, saya sangat kagum karena tidak ada sedikitpun sampah yang berserakan disana. Semua orang sangat patuh, karena penggaran bisa berujung pada hukuman pidana atau denda.
Saya sungguh nyaman berada di negara Singapura dan ingin hilang tersesat di hutan kita ini. Berat rasanya untuk pulang ke tabah air dan kembali lagi ke dunia rutinitas yang nyata.
Itulah sedikit cerita tentang pengalaman saya saat mengikuti lomba di Inovasi teknologi lingkungan para pelajar ASEAN di Singapura 2022.
Ada sedikit kalimat yang mau saya sampaikan pada para sahabat semua: "Teruslah bekerja keras dan jangan mudah menyerah Jika gagal coba lagi. Jika gagal lagi, terus coba lagi sampai jatah kegagalan kalian habis dan tinggal mendapatkan jatah kemenangan".
Salam GYS Singapura!
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
